
Beberapa menit kemudian Eva, Vika, Rafa dan Aryan datang. Mereka melihat Riyan yang masih didalam mobil.
Vika keluar dari mobil Aryan dan langsung menbuka pintu rumahnya. Lalu, mempersilahkan sahabat sahabatnya masuk. Melihat Riyan yang masih di mobil, Vika menghampiri dan membuka pintu mobil Riyan.
Vika melihat Riyan yang menutup mata dengan satu tangan di pelipis. "Riy" Vika menepuk pundak kanan Riyan. Membuat Riyan membuka mata dan melepas tangan yang memijit pelipisnya.
"Masuk yuk. Kita bicarain di dalam" setelah ngucapkan kalimat tersebut. Vika langsung pergi, masuk ke rumahnya.
Riyan keluar dari mobilnya dan langsung masuk ke rumah Mami Putri. Lalu, Riyan bergabung dengan para sahabatnya.
Riyan duduk di dekat Aryan. "Gimana ceritanya, Bang. Acha bisa pergi". Mau gak mau Riyan cerita soal kemarin siang saat Acha ingin masakan Rendy dan sampai saat ini, mereka di rumah Thebe.
"Enggak Riy, Mami dan Papi ke luar kota dari tiga hari yang lalu. Sedangkan, Acha perginya baru pagi atau enggak siang. Gak mungkin mereka sama Acha" memang bener kalau Mami Putri dan Papi Aris pergi ke luar kota itu tiga hari yang lalu.
"Lagian ya Riy, setau gue Tante Putri dan Om Aris itu yang jodohin Acha dengan lo. Gak mungkin'kan mereka pergi bawa Acha," pendapat Eva.
"Bener Lo, Va. trus Acha kemana? Kenapa gak ngabarin gue"
__ADS_1
"Bisa aja hp Acha mati, Riy atau Acha lupa ngasih kabar ke, lo" pendapat Rafa
"Enggak Raf, gue udah coba nelpon hp Acha tapi gak aktif. Gak mungkin kan kalau Acha lupa, padahal gue udah coba telpon Acha.
"Gini aja deh Bang. Kita cari Acha di sekita rumah lo, rumah Mama dan rumah Vino. siapa tau Acha main sama tetangga" pendapat Aryan.
Riyan gak yakin kalau Acha main sama tetangga sampai gak ngabarin Riyan. Kalau hp Acha mati, kan bisa pulang ke rumah atau pinjam ces ke temennya. Tapi, ini enggak.
"Yuk" coba dulu deh ya. pikir Riyan
Rafa dan Eva pergi ke rumah Riyan yang dulu Riyan dan Acha tempati sebelum tinggal di rumah Vino. Ya' kan siapa sangka Acha pulang ke rumahnya dengan Riyan.
Sedangkan, Aryan dan Vika pergi ke rumah keluarga Andriyan. Siapa tau Acha pulang ke rumah Mama Ryana atas permintaan Mama Ryana.
πππ
Jam lima tepat. Mereka belum menemukan Acha. Tapi, Rafa dan Eva tak sengaja melihat orang yang mirip Acha. Orang yang mirip Acha itu sedang berjalan berdua dengan laki laki.
__ADS_1
Rafa memelankan laju mobilnya untuk memastikan kalau orang itu Acha atau bukan. Pelan pelan sampai mobil Rafa di depan Acha dan temen Acha, Danial. Rafa dan Eva terkejut karena Acha sedang bersama Danial.
Bukan apa apa tapi, kenapa gak ngasih tau ke Riyan. sampai membuat Riyan khawatir dan yang di khawatir itu sedang berduaan dengan laki laki lain.
Rafa menghentikan mobilnya di depan Acha tapi lumayan jauh. Sedangkan Eva mengambil hp dan memfoto Acha. bukan maksud apa apa, tapi cuma buat jaga jaga. Siapa tau penting.
Eva gak akan macam macam. Rafa dan Eva gak akan bilang kalau Acha dengan Danial. Mungkin mereka cuma gak sengaja ketemu trus ngobrol sambil berjalan kaki.
πππ
Sedangkan Acha yang berjalan berduaan dengan Danial merasa bahagia dan sekaligus sedih. Tadi, tak sengaja Acha bertemu Danial di jalan dan mereka memutuskan untuk makan di pinggir jalan. Mereka mengobrol sesuatu dan Danial bilang kalau Danial akan pergi ke London, Lagi. Tapi, bukan sendiri. melainkan berdua dengan kakak kandungnya. Danial bercerita kalau Danial ingin mengenalkan dengan Ayah yang sudah merawatnya saat Ibunya udah gak ada sampai sekarang.
Acha senang bisa bertemu dan bercerita kepada Danial, sahabatnya. Tetapi, Acha juga sedih saat mendengar Danial akan pergi.
ππππππ
πKamis, 14 Januari 2021π
__ADS_1