Cinta Acha

Cinta Acha
Acha Pergi


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 12.00, yang artinya sudah waktunya untuk istirahat. Tapi bukannya pergi untuk mencari makan tapi Riyan hanya duduk di dalam ruang nya. Entah kenapa Riyan gak mau beranjak dari tempat duduk nya. Sepertinya Riyan memikirkan sesuatu.... apa ya yang di pikirkan Riyan saat ini sampai Riyan gak menyadari jalau sudah waktunya istirahat.?


“Kenapa ya, kok perasaan gue gak enak gani ya? Acha? Ada apa dengan Acha, kenapa gue kepikiran Acha terus? Apa Acha mau ninggalin gua ya? gak gak boleh, Acha gak boleh ninggalin gua, udah lah gue pulang aja untuk pastiin Acha di rumah atau enggak”. Ucap Riyan lalu pergi


Sesampainya di rumah, Riyan mencari keberadan Acha di semua ruangan tapi gak ada tanda-tanda Acha di rumah itu. Riyan bingung kemana Acha sekarang?akhirnya Riyan menelpon Mami Putri dan Papi Aris untuk menanyakan apakah Acha bersama mereka atau tidak dan jawabannya adalah tidak! Acha tidak ada di kantor orang tua nya dan di café lalu dimana ya Acha sekarang?


“Sayang kamu dimana, sih? mas Riyan khawatir sama kamu, Cha! kenapa telepon mas gak kamu angka sih, Cha? Sayang kamu dimana, jangan kek gini donk Yank, aku gak bisa hidup tanpa kamu,Cha”. ucap Riyan sambil mencoba menghubungi Acha


“ouh iya Acha kan sama Aliano, yaudah deh gue telpon Alianl aja tapi gue gak punya nomer nya Aliano. Ahk kenpa sih gue bisa gak punya nomer kakak ipar gue sendiri, yaudah deh gue minta ke Papi aja”


Setelah mendapatkan nomer Aliano, Riyan langsung menelpon Aliano.


🌊🌊🌊

__ADS_1


Disisi lain Aliano sedang bersama Acha menuju rumah Abang.


“Apa benar kak, tadi kak Iqbal bilang kalau kak Iqbal itu masih cinta sama Acha, kalau benar kak Iqbal msih cinta ke Acha kenapa kak Iqbal lakuin itu ke Acha, kak”


“Udah lah Dek, Adek gak usah nangis lagi! Rencana kita gak akan lama lagi kok Dek! Setelah itu kak Lian dan Abang akan bawa Adek pergi ke London, kita hidup disana bersama Mommy dan Daddy” ucap Aliano


“Siapa kak yang menelpon”. tanya Acha saat mendengar hp Aliano berbunyi


“Foto aku? mana coba aku lihat kak”. Aliano memberikan hp nya ke Acha. “ini kan nomernya kak Riyan, kak, aku angkat ya”


“Angkat aja, gak usah ijin”


“hallo Assalamu’alaikum Al, gue Riyan suaminya Acha, gue nelpon loe buat nanya soal Acha. Acha ada sama loe kan Al, soalnya Acha gak ada di rumah, gue khawatir sama keadaan Acha. Hallo Ran loe masih disana kan?”

__ADS_1


Hahahahahahahahha. Acha tertawa karena mendengar suara Riyan yang panik dan beruntun tanpa jeda.


“Mas Riyan lucu Deh, cie khawatir sama aku Ya mas? Uluh uluh pasti lucu deh muka mas Riyan sekarang, coba aku ada disana,”


“Acha? ini beneran kamu kan Yank, kamu gapap kan”


“Aku gapapa kok mas, aku mau minta ijin ke mas Riyan kalau aku mau nginap di rumah Abang aku boleh kan?"


“Boleh kok asal kamu gak pergi dari hidup aku aja”


“Yaudah aku tutup dulu ya mas, Assalamu’alaikum”


Sebenarnya Riyan gak tau siapa itu Abang, apakah kakaknya? Aliano? bukannya Acha memanggil Aliano itu kak bukan Bang. lalu, siapa yang di maksud Acha ABANG itu?

__ADS_1


__ADS_2