Cinta Acha

Cinta Acha
Acha selingkuh


__ADS_3

Sudah 2 minggu keadan Riyan sudah membaik bahkan bisa di bilang kaki Riyan sudah sembuh 100%, Rencana Acha untuk pergi dari kehidupan Riyan semakin besar karena Acha sudah bilang kalau Riyan sembuh Acha akan pergi dan hari ini hari rencana Acha untuk pergi bersama Abang dan Aliano.


Hari ini juga Acha sudah menyiapkan barang-barang nya yang akan di bawa ke London, karena Mommy dan Daddy nya di London, jadi Acha memutuskan untuk pergi ke London. Itu juga karena Ia ingin tinggal lagi di London seperti beberapa bulan yang lalu.


Kini mereka bertiga sedang berada di sebuah café milik keluarga Andriyan, yaitu cafe Ar-Ryan. Kenapa Acha milih café tersebut karena jarak dari rumah ke café hanya beberapa menit dan karena Acha tidak tau kalau itu café keluarga Andriyan.


“Kak, Bang, Kayaknya kita undur aja ya Bang ke London nya, tiba-tiba Acha gak enak badan Bang, kak”. ucap Acha mengelus leher belakangnya.


“Yaudah kita undur aja, tapi Abang mau periksa Acha dulu, Abang takut terjadi sesuatu sama Acha, Abang gak mau penyakit kamu kambuh lagi,”. ucap Abang lalu memeriksa Acha dengan peralatan dokternya.


“Kak Lian gak bisa ikut Dek, maaf ya kak Lian ada urusan yang harus di selesaikan segera jadi, kak Lian harus pulang sore ini juga”. ucap Aliano.


“Iya gapapa kok Kak, Acha besok nyusul sama Abang, iya kan Bang?." ucap Acha.


“Iya sayang, besok kita ke London tapi, kamu harus sehat dalu ya. Abang tau kok kenapa kamu gak enak badan kayak gini”. ucap Abang setelah memeriksa Acha.


“Maksud Abang?”. ucap Acha bingung

__ADS_1


“Gapapa kok Dek, mending sekarang kita antar Aliano aja yux”. ucap Abang


“Gapapa Bang, gue sendri aja, lagian kan kasian Acha nya. Gue takut Acha kenapa-kenapa, Bang”. ucap Aliano


“Gue jamin Acha gak kenapa-napa kok. lagiankan Acha minum vitamin iya kan Dek?" ucap Abang


"Iya donk Bang. setiap hari Acha minum kok obat dan Vitaminnya." ucap Acha


"Tuh, Acha nya aja gapapa kok Lian, emang loe gak mau di antar Acha?”. Ucap Abang


“Mau sih Bang tapi....


“Gak usah mbak, ini semua udah di bayar”. ucap Pelayan itu


“Udah di bayar mbak?". ucap Acha dan Pelayan itu mengangguk


“kak Lian udah bayar ini semua?" ucap Acha ke Aliano dan diberi gelengan oleh Aliano

__ADS_1


"Ouh atau Abang ya yang udah bayar?" ucap Acha ke sepupunya tapi, sang sepupu juga memberi gelengan.


“Bukan lah sayang, dari tadi kita disini loh. Iya kan Bang”. ucap Aliano


“Tapi siapa kak yang bayar kalau bukan kalian”. tanya Acha bingung


“Kita gak tau lah sayang, udah yux kita pergi”. ucap Abang menarik lembut tangan Acha.


Saat Abang bicara sayang Mama Ryana datang dan kaget saat Abang menarik tangan Acha. Karena Ryana tidak tau siapa itu Abang sebenarnya tetapi Ryana pura-pura tidak melihat Abang.


“Mama Cha, udah kamu gk usah bayar ya”. ucap Ryana


“Loh kok Mama bisa ada disini, sih”. tanya Acha


“Kamu gak tau sayang, ini café kan punya nya Mama! Jadi, kalau kamu mau makan disini gak usah bayar ya”. ucp Ryana


“Aduh gawat nie, jadi dari tadi Mama udah disini? Mama denger pembicaraan kita gak ya? Semoga aja Mama gak denger semua nya, kalau sampai Mama denger bisa gawat nie?”. Batin Acha

__ADS_1


“ewh iya Ma, makasih ya Ma kalau gitu Acha pamit dulu ya, Acha mau ngantar kak Lian ke Bandara, Assalamu’alaikum Ma”. ucap Acha lalu pergi dan diikuti Aliano dan Abang


“Siapa laki-laki itu? kenapa kali-laki itu memanggil Acha denga sebutan SAYANG? Masa Acha selingkuh, sih?l? Kayaknya gak mungkin deh kalau Acha selingkuh tapi..... udah lah nanti aku tanya Acha aja”. Batin Ryana saat melihat kepergian Acha, Aliano dan Abang


__ADS_2