
Pagi harinya. Acha, Ana dan Reza sedang duduk berseda gurau di ruang keluarga. Untuk Aliano sedang berada di kamar'nya masing kalau Vino sedang ada kerjaan di rumah sakit, dari kemarin setelah ijin ke Mommynya, Ia gak pulang sampai sekarang. Sedangkan, Riyan masih di dalam belum bangun. Tadi, Acha udah bangunin Riyan tapi gak tau tuh Riyan bangun atau belum. Kalau'pun udah pasti Riyan sedang mandi.
"Seneng banget deh, kayaknya" tiba tiba aja Aliano datang dari atas tangga.
"Kak Lian"
"Kangen" setelah sampai di ruang keluarga Acha langsung memeluk Aliano.
"Lebay, Dek. Padahal kemarin baru ketemu"
"Mana. gak tu. Udah beberapa hari tau"
Tiba tiba aja bunyi ketukan pintu. Tak lama kemudian pintu itu kebuka dari luar. Tak tau siapa yang datang, karena gak ada sati dari mereka yang ingin beranjak dari tempat'nya.
Tuk tuk tuk. Suara langkah kaki seseorang yang semakin dekat dengan mereka. Siapakah orang itu?.
Mereka melihat kearah pintu masuk ruang keluarga. Dan nampaklah sosok laki laki yang memakai kaos hitam, di pundaknya terdapat jas putih. laki laki itu juga membawa tas yang berisi alas medis. Siapa lagi kalau bukan Vino, Virza Rendy Adhiavino.
"Assalamu'alaikum" Vino memasuki ruang keluarga. Manaruh tas ke meja terdekat.
"Wa'alaikumsalam"
__ADS_1
"Gimana Dek. Kondisi kamu, udah baikan'kan. hem"
"Alhamdulillah Bang, Adek udah baik kok. Abang kok baru pulang"
"Gapapa, enak kok tidur disana. oh iya suami kamu mana?"
"Masih di kamar Bang. mungkin lagi mandi"
"Yaudah Bang ke kamar dulu. mumpung suami kamu masih di kamar"
"Nanti, Bang. Makan dulu ya," ucap Mommy Ana
"Ya udah yuk. kita makan dulu aja," ucap Daddy Reza
"Mommy gak masak ,Bang. Adanya cuma roti aja. Gapapa'kan kalau kalian sarapan dengan Roti aja"
"Gapapa, Mom. Mau Mommy masak atau enggak gak masalah. yang penting kita makan," ucap Aliano
Oh iya gue' kan mau makan masakan Bang Vino. nanti deh gue minta Bang Rendy buat masak.
Mereka sudah sampai di ruang makan yang bersebelahan dengan ruang tamu dan dapur.
__ADS_1
"Eh iya. Nanti gimana ya kalau Riyan tau kita disini, Bang," ucap Aliano
"Emm gimana ya Kak"
"Eh gini aja. Mom Dad nanti kalau Riyan tau Vino disini bilang aja Rendy itu udah Mommy anggap sebagai anak Mommy dan Daddy sendiri. Kalau soal Aliano, mending sementara waktu kamu ngumpet aja ya. Kita gak ada cara yang lain. Karena Riyan udah tau siapa Kamu. Salah satu caranya cuma itu. Ngumpet"
"Et dah, apa Bang. Emang gue maling apa, pakek ngumpet segala"
"Gak ada cara lain, Al"
"Ya udah deh, iya. gue ngumpet kalau Riyan kesini"
"Eh, hai mas Riyan. Mas Riyan udah Bangun." Acha melihat pintu ruang makan. Ada Riyan disana. Apakah Riyan denger atau enggak.
Semua orang yang mendengar kalau Acha menyebut nama Riyan langsung tegang. Apa ini udah waktu yang tepat buat bongkar kalau Aliano dan Vino itu masih hidup. Dan kalau Rendy dengan Vino itu orang yang sama.
Posisi mereka masih berdiri ya bukan duduk. Acha bisa melihat muka Riyan yang kaget, tegang, dan bingung. Gak tau deh. Acha gak bisa rasain itu bener bener atau enggak. Eh mungkin Riyan kaget melihat Aliano dan Vino.
🌊🌊🌊🌊🌊🌊
Jangan lupa like ya kak. Kalau bisa share juga. see you
__ADS_1
💝 Minggu, 03 Januari 2021💝