
Diperjalanan Eva bingung mau mulai permbicaraan nya dari mana. lalu, Eva memberanikan diri untuk bertanya ke Iqbal
“Lo tau kan Bal dimana Acha sekarang?”. tanya Eva yang membuat Iqbal kaget dan langsung menghentikan mobilnya
“enggak, enggak kok Va, Aku gak tau apa-apa soal Acha”. ucap Iqbal gugup.
“Aku udah tau Bal, mending sekarang lo cerita sama gue atau gue akan bilang ke Riyan soal lo menyembunyikan keberadaan Acha”. ucap Eva yang membuat Iqbal mengatakan sejujur nya tapi denga satu syarat yaitu, Eva harus menyembunyikan semua ini sampai Wcja bilang sendiri ke keluarga Thebe dan Andriyan.
🌊🌊🌊
Sudah dua hari Acha berada di tengah tengah keluarga Adhiv, di tengah tengah keluarga yang menyayanginya seperti Anak mereka sendiri. Sejak Acha tinggal di keluarga Adhiv, Acha sangat bahagia karena dikelilingi oleh orang yang menyayanginya dengan tulus.
Dua hari ini Acha merasa ada yang berbeda, karena Ia merindukan sosok Riyan ataukah Iqbal. Acha gak tau. karena mereka sama sama ada di hati Acha.
Soal penyakit Acha yang tiba tiba datang dua hari yang lalu, sekarang sudah membaik. Asalkan, Acha gak banyak pikiran atau stres. ya mungkin Acha memikirkan masalah keluarga nya yang membuat terus berpikir. Dan bisa juga karena Acha kelelahan perjalanan ke London.
Sekarang Acha, Vino dan Aliano sedang berada di kamar Acha. Walaupun kondisi Acha sudah mulai membaik tapi, mereka tetap gak bolehkan Acha keluar kamar. Karena itu semua demi kebaikan Acha. Mereka gak mau Acha kenapa napa.
"Dek" panggil Vino ke Acha.
"Iya Bang, kenapa?"
"Riyan baik tapi Iqbal juga baik," ucap Vino yang membuat Acha dan Aliano bingung. Kenapa Vino tiba tiba bilang gitu?.
__ADS_1
"Iya, lalu napa Bang"
"Kamu pilih mana" tanya Vino ke Acha yang membuat Acha diam karena Acha bingung harus jawab apa.
"Maksud Bang Vino, gimana" tanya Aliano ke Vino, karena Aliano gak ngerty apa maksud Vino yang bertanya Riyan atau Iqbal yang Acha pilih.
"Lo tanya sama Acha aja, gue pergi dulu" ucap Vino lalu pergi.
Aliano memandang Acha dengan penuh tanda tanya.
"Eh kak aku ngantuk ni"
"Huft oke Acha gak mau jujur sama kakak" ucap Aliano lalu pergi, Acha? Acha merasa bersalah gak jujur sama Aliano tapi Acha masih bingung dengan perasaannya. Riyan atau Iqbal?
🌊🌊🌊
Ia sebenarnya orang yang baik. Ia gak mau bikin sahabat marah dan kecewa. Akhirnya Ia mengikuti rencana keluarga Thebe tapi, beberapa hari saat keputusannya untuk ikut dalam rencana itu, Ia berpikir kalau Acha sampai tau ini adalah rencana keluarganya pasti Acha marah dan pergi dari keluarganya, termasuk dari suaminya. Dan benar saja sekarang Acha pergi dan Ia harus bisa mengambil hati Acha kembali.
Ia yakin hati Acha masih buat dirinya. Yang ia harus lakukan saat ini berbuat baik buat Acha dan selalu ada saat Acha membutuhkannya.
Ia juga gak enak hati sebenarnya kepada Riyan tapi hati Iqbal sakit saat melihat Acha dengan Riyan dan mulai saat itu Iqbal bertekat kalau Acha harus bisa menerima dirinya lagi seperti dulu.
🌊🌊🌊
__ADS_1
Sejak Acha pergi tanpa kabar dan sejak saat itu Riyan selalu menyalahkan semua keluarga dan sahabat-sahabatnya karena mereka yang udah membuat rencana gila ini sampai membuat Acha pergi diri hidupnya. Keadaan Risky sekarang berbeda 360• dengan sikap yang sebelumnya. kini Riyan lebih tertutup dengan semua orang, termasuk keluarganya sendiri. Semua orang yang melihat perubahan sikap dan penampilan Riyan merasa bersalah karena mereka sudah melakukan hal itu ke Acha dan membuat Acha pergi dari mereka.
Dan kini, Andri, Ryana, Putri, Aris, Iqbal, Tiara, Vika, Riyan, Fiyan, Eva dan Rafa sedang berada di rumah Riyan. Mereka belum putus untuk mencari keberadaan Acha. Setiap hari mereka selalu mencari keberadaan Acha kemanapun.
“Pa, Mama gak tega deh lihat Riyan kayak gitu, Mama merasa bersalah soal rencana kita dulu”. ucap Ryana
“Iya Ma, Papa juga merasa bersalah, andai aja Papa tau kalau akhirnya kayak gini, Papa gak akan setuju dengan rencana kita dulu”. ucap Andri
“Sama An, Ndri, aku juga gak nyangka kalau akhirnya kayak gini! Aku nyesel udah udah lakuin rencana itu ke Acha, padahal aku tau kalau Acha itu belum siap buat jadi Ibu tapi aku........”. ucap Putri menangis
“Bukan Cuma kalian aja tapi aku juga nyesel karena udah nurutin ego ku! Karena ke egoisan ku putri keyangan ku jadi jauh dari aku! maafin Papi Dek, Papi nyesel udah lakuin itu ke kamu, Dek”. ucap Aris
“Gue gak tega sama keadaan Riyan tapi gue udah terlanjur janji sama Acha kalau gue gak akan ngasih tau kemana Acha tinggal dan tanpa Acha suruh pun gue gak akan ngasih tau ke mereka dimana Acha sekarang, karena gue gak mau Acha sama Riyan, Sorry Yan, gue egoin”. Batin Iqbal
“Aku harus apa? Aku bingung, aku gak tega lihat Riyan kek gitu tapi aku udah terlanjur janji sama Iqbal kalau aku gak akan ngasih tau dimana Acha sekarang, kalau sampai kalian tau pasti kalian akan marah ke aku dan karena udah nyembunyiin keberadaan Acha dari kalian”. Batin Eva.
Eva tau keberadaan Acha dimana tapi Eva gak tau kalau Iqbal masih sayang dan cinta sama Acha. Eva juga gak tau kalau ada rencana Iqbal yang akan membuat Acha ke pelukan Iqbal. Iqbal hanya kasih tau Eva kalau Acha tau rencana mereka dan pergi ke London.
“Ouh iya Yank, kamu tau gak siapa orang yang membantu Acha pergi, maksud aku siapa orang yang menjemput Acha malam itu? kamu pasti tau donk”. tanya Vika ke Aryan. Karena Vika gak tau apa apa. Setelah mendengar kalau Acha kabur, Ia panik sampai melupakan siapa yang membantu Acha untuk kabur dari rumah.
“Aku tau orang nya, kita kenal kok orang nya, bahkan orangnya tau dimana rumah kita dan siapa aja keluarga kita”. ucap Aryan yang membuat Eva dan Iqbal kaget. Apa Aryan tau kalau Iqbal lah orang yang membantu Acha untuk pergi dengan menukar mobil Iqbal sama mobil Rendy? apa secepat ini rencana Iqb berakhir? padahal belum apa apa sudah berakhir. enggak? ya masa sih belum berperang sudah kalah.
🌊🌊🌊
__ADS_1
Semoga aja enggak ya