
Putri langsung masuk dan membuka isi bingkisan itu, dan ternyata ada surat yang berisi
kalau Mami belum percaya sama surat yang di kirim oleh Rendy kemarin, Aliano ada bukti Ma! Tonton video itu sampai selesai kalau Mami dan Papi gak percaya! Semua yang di omongin Rendy itu benar, Mi! Selamat menyaksikan Mami tercinta :-)
Setelah membaca surat tersebut Putri mengambil sebuah bingkisan yang di dalam nya ada buku. Di dalam buku itu ada kaset bundar. Putri memasang kaset tersebut ke laptop dan mulai menonton video tersebut bersama Aris, Ryana dan Andri.
“Mami ingat gak sama aku! Iya Mami pasti ingat donk, aku anak Mami yang gak pernah Mami urus ups Mami. Sorry Mi, Lian keceplosan! To the point aja deh Mi, Aliano mau Mami nonton video ini sampai habis agar Mami tau dimana Acha sekarang dan sama siapa Acha sekarang, ini ”. ucap Aliano di dalam video itu.
Video itu berisi saat Acha di mall bersama tiga orang lainnya yaitu satu laki laki dan dua perempuan lainnya. Mami Putri tau siapa laki laki yang bersama Acha di mall dan itu adalah anak kedua nya, Aliano. Tapi Mami Putri, Aris, Ryana dan Andri tidak tau siapa dua perempuan yang ikut bersama Acha dan Aliano, karena mereka belum pernah melihat dua perempuan itu.
Kak Diva dan kak Nadia. Nama itu yang sering Acha sebut. Jadi, Mami Putri, Papi Aris, Mama Ryana dan Papa Andri yakin kalau dua perempuan itu adalah sahabat baik Acha.
Di dalam video tersebut, Acha nampak bahagia karena jauh dari Maminya. Di dalam video itu juga, nampak Acha, Aliano, Diva dan Nadia ke mall. Mengelilingi Mall tersebut dan berakhir pergi ke café yang ada di mall tersebut. Di dalam café Acha memesan makanan yang Acha suka tetapi saat Acha ingin memakan makanan tersebut Acha merasa mual lalu lari ke Kamar Mandi.
“Mami percaya kan kalau Acha lagi hamil? Gak mungkin kan Mi, kalau Acba sakit itu mual? Mami tau kan kalau Acha sakit itu gimana? Jadi Aliano mau Mami minta maaf sama Acha. ouh iya Mi, Lian Cuma mau bilang kalau Mami masih Egois, siap siap aja Mami dan Papi akan kehilangan anak dan cucu Papi karena Mommy and Daddy gak setuju kalau Acha tinggl bersama orang yang mempunyai sikap Egois seperti Mami dan Papi. Apalagi sikap egois Mami dan Papi itu nyangkut Acha. Mommy, Daddy, Lian dan Bang Rendy gak akan biarin Mami dan Papi ngerusak kebahagiaan Acha dengan sikap egois Mami dan Papi. Oh iya Lian lupa. Tolong Mi, Pi kasih tau ke besan Mami dan Papi kalau menantu dan calon cucunya akan baik baik aja kalau nenek dan kakeknya jauhin Riyan dari Acha”. ucap Aliano di akhir Video dengan senyuman meremehkan.
“Pi, Mami yakin kalau Acha beneran hamil! Papi tau sendiri kan kalau Qcha sakit itu gak akan muntah atau mual! Jadi Mami mau kita pergi ke London sekarang”. ucap Putri
“Iya Mi, Papi juga yakin. yaudah ayo kita sekarang kita pergi ke London”. ucap Aris
“Yaudah mending sekarang kalian pergi ke Rumah untuk memberekan pakaian kalian!! Kmungkinan kita disana 2 hari”. ucap Putri
“Yaudah kalau gitu kita pergi dulu ya, Assalamu’alaikum”. ucap Ryana dan Andri lalu pergi.
🌊🌊🌊
Acha sedang berada di cafe. Sudah tiga hari semenjak Vidio itu di kirim tapi gak ada tanda tanda kalau mereka akan jemput Acha.
Apa vidio itu sudah sampai? pikir Acha
Kalau sudah sampai kemungkinan besok orang tuanya akan sampai di London dan bertemu dengannya.
Acha di cafe bersama seorang laki laki yang suka sama Acha. Acha tau kalau laki laki itu memulainya tapi mereka gak jadi pasangan kekasih karena Iqbal. kenapa? rahasia.
Orang itu teman dengan Acha waktu SMP dan SMA. Dulu orang itu smp di Indonesia dan SMA di London. hingga kulian tapi Acha harus pindah kuliah di Indonesia karena permintaan kedua orangtua.
Tadi Acha tak sengaja bertemu dengan laki laki itu di jalan. Dan laki laki itu mengajak Acha ke cafe hanya sekedar melepas rindu untuk kedua nya. kenapa? nanti tau sendiri.
"Gue kangen sama lo, Cha" ucap laki laki tersebut dan Acha hanya tersenyum. yang ada di pikiran Acha saat ini adalah. Ia harus secepatnya balik ke Indonesia.
__ADS_1
"Lo kangen gue" tanya Acha dan di jawab anggukan oleh laki laki itu.
"Kenapa gak balik ke Indonesia aja"
"Enggak Cha, gue belum siap"
"Gue yakin kok. Kak Iqbal pasti maafin lo"
"Enggak Cha, gue tau kak Iqbal gimana. Gak mungkin Dia akan maafin gue"
"Dan, bagaimana pun lo itu adiknya kak Iqbal. gak mungkin kak Iqbal gak maafin lo".
"Lo tau Cha, gue kangen sama keluarga gue. keluarga yang utuh"
"Dan, Ini bukan kemauan lo. Siapa sih yang mau sakit"
"Lo ngerti Cha tapi kak Iqbal enggak"
"Lo mau ikut gue ke Jakarta gak"
Orang yang di panggil Dan itu hanya diam. Gak tau harus jawab apa. Ia ingin sekali bertemu dengan kakak satu satu nya tapi Ia takut. Takut Iqbal akan marah atau lebih tepatnya masih marah.
"Cha, tanpa gue jawab pun lo tau. kalau gue masih sayang sama lo"
"Lo tau kalau gue juga sayang sama lo"
"Gue tau Cha tapi hati lo udah ada kak Iqbal"
"Iya Dan, lo benar kalau hati gue ada kak Iqbal tapi lo yang pertama ngisi hati gue. gue lakuin itu semua buat lo Dan. Lo yang minat gue buat nerima kak Iqbal dan mencintai kak Iqbal. dan lo juga yang minta kalau gue harus bilang ke kak Iqbal kalau kak Iqbal itu cinta pertama gue tapi ternyata cinta pertama gue itu lo Dan. bukan Kak Iqbal"
"Lupain gue Cha"
"Apa lo bisa lupain gue Dan"
Dan gak jawab. Dan gak bisa berbuat apa. karena Dan sendiri gak bisa melupakan Acha.
"Dan Sorry. Gue maksa lo. Lusa kita harus ke Jakarta. Gue gak mau tau lo harus ikut. kalau lo gak mau gue akan marah sama lo, Dan"
"Tapi Cha gue"
__ADS_1
"Dan, gue sayang sama lo, gue cinta sama lo. lo tau sendiri kan kita udah lama bersama dari kita masih smp sampai sekarang. Kita baru pisah kurang satu taun dan itu buat gue tersiksa, Dan"
"Lo gak mungkin tersiksa Cha. karena ada kak Iqbal yang lo cintai. gue tau lo sayang dan cinta sama gue tapi rasa sayang dan cinta itu hanya sedikit, dikit banget. gue tau cinta lo itu buat kak Iqbal"
"Yaudah kalau lo gak mau ikut gue. gue pergi. Oh iya gue lupa ngasih tau lo kalau gue udah nikah" ucap Acha dan orang itu tersenyum kecut.
"Kak Iqbal bahagia kan" ucap Dan dan Acha menggelengkan kepalanya.
"Bukan, gue nikah sama kak Riyan sahabat kak Iqbal"
"Cha, lo maiin kak Iqbal" Dan gak mau sampai kakaknya itu tersakiti.
"Iya dan sekarang gue hamil anak sahabat kak Iqbal"
"Lo, lo keterlaluan Cha. kak Iqbal kurang apa buat lo"
"Kak Iqbal baik Dan, tapi gue terpaksa lakuin hal itu. Dan, sebenarnya gue gak mau hamin anak kak Riyan tapi kak Iqbal terlibat rencana merek Dan. Kak Iqbal terlibat dengan rencana yang udah buat gue hamil anak kak Riyan"
"Maksud lo,Cha. gue gak ngerti"
Acha menceritakan semua ke Dan. Dan gak nyangka kalau Iqbal terlibat dalam rencana keluarga Acha. Dan juga gak habis pikir. kenapa kakaknya itu ngelakuin hal yang akan menyakiti hati dan perasaannya.
Acha juga menceritakan Acha yang balikan sama Iqbal.
"Cha, boleh gue ngelindungi lo" Acha tersenyum.
"Itu yang gue mau Dan. jadi lo ikut gue kan"
"Ya Cha, gue ikut lo"
"Yaudah, anterin gue pulang yuk, gue udah capek ni"
"Let's go Little Girl" ucap Dan mengulurkan tangannya
"Apaan sih, Dan" ucap Acha menerima uluran tangan Dan
Disini Hati Acha yang di permainankan. Dan Acha juga mempermainkan hati Riyan dan Iqbal. Impaskan. Lalu, sekarang Acha juga ingin dejat dengan cinta pertamanya sebelum Iqbal.
🌊🌊🌊
__ADS_1
UDAH PANJANG KAN ADA 1285 KATA LOH. SEE YOU