
Riyan pergi ke bagasi mobil dan mengambil mobilnya lalu menyusul Acha. Untung Acha dan orang itu belum terlalu jauh pergi dan Riyan bisa mengejarnya tetapi saat di pertengahan jalan....
“Dek itu mobil siapa ya kok dari tadi ngikutin mobil kita. Apa jangan-jangan Dia penjahat ya?"
“Bukan Bang, itu kayak nya mobil kak Riyan, deh”
“Riyan? Apa segitu cintanya Riyan sama Acha tapi gue harus bisa nerusin rencana gue dan Acha”. Batin orang itu
“Bang cepat Bang, aku gak mau ketemu sama kak Riyan, aku belum siap Bang”
“Iya sayang, kita ngebut ya”. ucap orang itu lalu menancap gas
Riyan mulai kehilangan jejak karena tadi Riyan kejebak tata tertib lalu lintas dan saat Riyan menoleh ke kanan ke kiri, Riyan tidak menyadari kalau dari samping ada sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi. Mobil itu dan mobil Riyan saling menabrak dan membuat seisi mobil tersebut pingsan.
Di lain tempat, tepat nya di mobil. Acha merasa perasaan tak enak. Tiba tiba Ia kepikiran dengan Riyan. Ada apa dengan Riyan? kenapa Ia jadi gak niat buat pergi. ada apa ini? pikir Acha.
Sesaat setelah kejadian itu Aryan dan Vika melewati jalan tersebut. Aryan melihat mobil Riyan yang sudah tak berbentuk. Lalu, Aryan turun dari mobil dan menanyakan kecelakaan itu ke salah satu warga yang ada disana.
“Maaf pak ini ada apa ya," tanya Aryan ke salah satu orang yang ada di tempat kejadian.
“Loh kok muka mz nya mirip yang kecelakaan tadi ya?. Ucap Warga tersebut.
“Maksud bapak, kembaran saya kecelakaan," tanya Aryan syok
“Oh iya maz, tadi kembaran mz kecelakaan dengan mobil yang di depan dan sekarang di bawa ke Rumah sakit terdekat," ucap warga itu lagi
__ADS_1
“Kalau boleh tau apa nama Rumah sakit nya ya pak??”
“Iya mz, Rumah sakit nya di..............
🌊🌊🌊
Sedari tadi perasaan Acha mengatakan kalau Ia harus kembali. Karena sekarang Ia sedang gak enak hati. Tiba tiba aja gitu, Acha gak tau apa yang sebenarnya terjadi.
Sekian menit dengan pikirannya sendiri, Acha tersadar dan ingin bilang ke sepupunya agar menghentikan rencana ini. "Tapi gimana cara bilangnya ke Abang ya?," pikir Acha
"Tapi gak mungkin. Rencana ini sudah berjalan dengan lancar, gak mungkin kan kalau harus batal?," pikir Acha lagi
Huft Acha harus gimana? akhirnya Acha bertanya kepada sepupunya.
“Apa selanjutnya rencana kita Bang? Apa aku kembali atau aku pergi?”. tanya Acha ke Abang
“Tapi Bang, apa yang kita lakukan ini benar? Ini gak seharusnya kita lakuin Bang”. Tanya Acha tentang kegundahan hatinya.
“Abang tau sayang tapi mereka juga harus tau kalau setiap keinginan itu tidak bisa kita dapat kan”. ucap Abang
“Aku tau Bang, aku di paksa menikah dengan kak Riyan tapi aku tau mereka melakukan itu karena mereka sayang sama aku Bang”. ucap Acha
“Abang tau sayang tapi mereka juga harus tau kalau mereka memaksa kehendak mereka, itu tidak baik sayang, jadi kita harus terusin ini samua ya dan kakak yakin kamu pasti bisa”. ucap Abang
“Iya Bang aku akan lanjutin ini semua kok”. ucap Acha dengan senyum, walaupun hatinya masih memikirkan Riyan.
__ADS_1
Tapi tiba-tiba handphone Acha berbunyi dan yang menelpon Acha itu adalah Vika!! Vika bilang ke Acha kalau Riyan butuh Acha karena Vika tau kalau mereka sedang ada masalah.
Terbukti dengan bekas air mata dan mata Riyan yang mulai membengkak. Ia bisa menyimpulkan kalau sekarang Acha dan Riyan sedang ada masalah.
“Siapa sayang yang menelpon”. tanya Abang
“Kak Vika Bang, kata kak Vika kak Riyan ada di Rumah Sakit”. jawab Acha
Acha berpikir bagaimana keadaan kak Riyan? apa ini yang membuat perasaan nya tak enak dan yang membuat Ia gak mau pergi?
Hening hening hening........... Acha dan Abangnya sedang ada di pikiran masing masing.
“Oke Abang udah mengambil keputusan, sekarang Acha pergi ke rumah sakit dan temui Riyan!! Abang tau kalau Riyan udah cinta sama kamu jadi, apa salah nya jika sebelum kamu pergi nemuin Riyan dulu”. keputusan Sang Abang yang membuat Acha senang sekaligus gelisah. Acha senang karena ingin bertemu dengan Riyan tapi Ia gelisah kalau sampai Ia bertemu dengan Riyan, Ia tak akan tega meninggalkan Riyan.
“Tapi Bang....”. ucap Acha
“Udah yux, Abang yang antar kamu ke Rumah saki tapi, nanti Abang langsung pulang aja ya takut mereka tau”. ucap Abang dan langsung berputar balik menuju rumah sakit tempat Riyan di rawat.
“Iya Bang, aku ngikut Abang aja deh”. ucap Acha pasrah
🌊🌊🌊
🌊🌊🌊
Hayo Acha udah punya rencana loeh untuk bls dendam.
__ADS_1
Apa motiv Acha buat balas dendam?
Gimana ya keadaan Riyan sekarang?