Cinta Acha

Cinta Acha
Perasaan yang Gak Enak


__ADS_3

Malam ini adalah malam minggu, malam special buat mereka yang mempunyai kekasih. Kebanyakan sepasang kekasih menghabiskan malam minggu di luar rumah tapi, tidak dangan pasangan yang satu ini. karena mereka masih sama sama melepas rindu eh bukan maksudnya Riyan yang melepas rindu kepada Acha.


Tadi Iqbal sempat memberi pesan kepada Acha untuk malam mingguan tapi Acha menolak karena Acha ada acara bersama Danial.


Iqbal mengajak Acha malam mingguan karena Iqbal ingin menanyakan hal serius tapi saat ini Acha gak bisa.


Saat Acha sudah siap dan ingin pergi. Danial menghubungi Acha kalau Ia sedang sakit. Acha ingin sekali menemai Danial tapi Danial tak mengijinkan Acha.


Jadilah sekarang ini Acha bersama dengan Riyan di kamar mereka. Dengan posisi Acha yang sedang di peluk Riyan dari samping dan menyenderkan kepelanya di pundak Riyan.


“Acha tau gak hari ini mas Riyan itu bahagia?”


“Gak tau mas emang kenapa?”


“Karena bidadari surga nya mas Riyan udah balik lagi ke mas”


“Maaf mas, karena Acha sempat pergi dari kehidupan mas Riyan tapi ituuu....


“Mas Riyan udah tau Dek, sebelum Acha pergi Acha pernah bilang ke mas Riyan kalau Acha pergi itu karena sikap egois mereka jadi kamu gak perlu minta maaf soal itu”


"Iya emang gue pergi gara gara sikap egois mereka tapi lo juga ada di dalam rencana itu" batin Acha

__ADS_1


“Makasih Mas”. ucap Acha memeluk Riyan


“Sama sama, sayang”. ucap Riyan mengtcup kening Acha


Hening hening hening


“Acha kenapa kok diam aja sih? mikirin apa sih Yank?”


“Gak tau mas, tiba tiba aja perasaan Acha gak enak. Acha kepikiran sama kak Lian dan Bang Rendy”


“Apa sih Acha kok bahas Rendy. bikin kesel aja?”. batin Riyan


"Kok kak Riyan diem ya. emang gue salah apa? oh iya ya gue kan tadi nyebut nama Bang Rendy. bodo lah. emang gue pikirin. Mau cemburu kek mau enggak kek terserah lah" batin Acha


“Mas Riyan marah ya sama Acha, gara gara Acha mikirin Bang Rendy?”


“Kalau iya kenapa Yank? Emang Mas Riyan gak berhak marah sama istri Mas Riyan sendiri karena istri mas Riyan mikirin laki laki lain”


“Bukan gitu mas tapi gak tau kenapa perasaan ku gak enak, mas!! mas Riyan, Acha boleh pinjam hp mas Riyan gak?”


“Bukan buat telepon Bang Rendy kok mas tapi, Acha mau telepon kak Lian”. lanjut Acha karena Riyan diam

__ADS_1


“Yaudah nie”. ucap Riyan memberikan hp nya


“Ihh kok gak di angkat sih, kemana sih kak Lian!! Angkat donk kak jangan bkin Acha khawatir”. ucp Acha karena Aliano tidak mengangkat telepon nya


“Yaudah kamu istirahat aja ya, pasti kamu capek kan?”


“Gak mas, aku gak bisa tenang kalau aku belum dapat kabar dari kak Lian”


“Sayang dengerin mas Riyan, kamu istiraha dulu. nanti kalau Aliano telepon mas, mas Riyan kasih tau kamu deh tapi, yang penting Acha tidur dulu ya”


“Bener mas?”


“Iya sayang, yaudah kamu tidur ya”


“iya mas”


Sebelum Acha tertidur bunyi notifikasi hp Acha berbunyi. Acha melihat layar hp itu dan ada pesan dari Danial.


Danial menyuruh Acha untuk ke rumahnya besok pagi dan dengan senang hati, Acha menurut perintah Danial. Karena saat ini perasaan Acha sedang gak enak.


Acha memikirkan Vino dan Lian. Acha juga sedih karena penyakit Danial kambuh.

__ADS_1


Acha menaruh kembali hp nya ke meja yang ada di samping tempat tidurnya.


Riyan tau isi pesan tersebut tapi Riyan gak tau siapa yang mengirim pesan tersebut. Dari nomer itu, Riyan yakin kalau nomer itu adalah nomer yang menghubungi Acha kemarin.


__ADS_2