
Hai gaes. maaf ya cerita ini udah lama gak up. Gak tau kenapa udah lupa alur ceritanya. Aku yang buat sendiri aja lupa apalagi kalian yang baca. Aku mau namatin cerita ini di part ini. Semoga suka ya. Dan juga maaf kalau cerita ini gak nyambung. Dari pada aku ada beban mending aku tamanat'in aja.
Ike gaes selamat membaca cerita ini.
🌊🌊🌊
Acha dan Riyan keluar dari kamar menuju Belakang rumah. Tangan kanan Riyan masih senantiasa ada di pinggang Acha. Memeluk Acha. Riyan melihat Acha yang tersenyum kembali setelah tadi melihat muka Acha yang sedih saat mereka belum bertemu.
"Cie yang udah baik'an," Bener yang Vino katakan kalau ada acara keluarga di Belakang rumah. Keluarga itu maksudnya cuma Acha, Riyan, Vino, Ardiva, Aliano dan Nadia.
"Thank Bang. Rencana gue berhasil," ucapan makasih dari Riyan ke Vino membuat Acha bingung. Makasih? Rencana? maksudnya rencana yang gimana ni.
"Sans aja Yan. Makan makan yuk. Kasihan tuh adek gue udah laper." Acha baru ngeh kalau Riyan memanggil Vino dengan sebutan Bang. Jadi, Riyan udah tau kalau Vino itu sepupu Acha? duh Acha bingung, nanti deh Acha tanyakan ke Vino atau Riyan. Acha gak mau merusak acara makan makan saat ini.
Acha bahagia karena udah gak ada salah paham lagi. Karena Acha mikir Riyan marah karena Acha gak ngasih tau ke Riyan soal hubungannya dengan Vino dan Aliano, juga sih.
__ADS_1
🌊🌊🌊
Pagi harinya. Di rumah Vino, sudah ada keluarga besarnya. Dari orangtua Acha, Riyan dan Vino.
Suasana di ruang keluarga di rumah Vino sangat haru. Banyak air mata yang keluar dari tempatnya. Bukan cuma satu atau dua orang yang menangis. Tapi, hampir semua orang menangis. Terutama yang merasa punya salah dan masalah.
Kedua orangtua Acha dan Riyan meminta maaf dengan tulus dan menyesali perbuatannya dulu. Sekarang, mereka bener bener menyesal dan gak akan mengulangi perbuatannya dulu. Mereka sadar apa yang mereka perbuat dulu itu salah dan gak mestinya mereka lakuin hal itu.
Acha juga minta maaf ke Riyan atas apa yang Ia rencanakan dulu untuk balas dendam. Walau dulu Acha udah minta maaf tapi, sekarang beda.
Iqbal dan Danial udah Ikhlas kalau Acha bersama Riyan. Karena yang terpenting bagi mereka yaitu kebahagiaan Acha. Dan mereka juga yakin kalau kebahagiaan mereka sudah menunggu untuk mereka jemput.
Acha berharap gak ada lagi masalah masalah di dalam rumah tangganya dengan Riyan. Semoga kebahagiaan selalu ada di rumah tangga Acha dan Riyan. Berharap yang baik baik buat mereka.
🌊🌊🌊
__ADS_1
🌊🌊🌊
🌊🌊🌊
Bye Bye Bye Bye Bye Bye Bye Bye Bye Bye Bye Bye
🌊🌊🌊
🌊🌊🌊
Semua udah selesai tapi, ada beberapa orang yang gak suka dengan kebahagiaan Acha. Orang itu berniat membalas dendam kepada Acha. Tunggu kelanjutannya di season dua. Mohon dukungannya ya. semoga season dua cepat up. dan semoga masih ada yang mau baca ya ceritanya.
Maaf kalau ada salah kata dalam penulisan novel ini. Maaf kalau ceritanya gak nyambung. Akhir kata dari author.
SALAM
__ADS_1
🌊🌊🌊🌊