Cinta Acha

Cinta Acha
Air Mata


__ADS_3

Iqbal, kekasih Acha sedang berada di sebuah tempat yang membuat ia tenang. Bersama sang sahabat, Rafa yang selalu menemani kemampuan ia pergi. Saat Iqbal sedang mencurahkan segala yang ada di hati dan pikirannya, Ia dan Rafa tak sengaja melihat orang yang tak asing bagi nya, orang itu adalah Tiara dan Eva.


Tiara, Sahabat Acha sekaligus kekasih Riyan. Tiara sama seperti Iqbal yang sedang menenangkan hati dan pikiran karena kekasih yang ia cintai sekarang telah menikah.


Eva, adalah sahabat Acha sekaligus kekasih Rafa.


Iqbal dan Rafa menghampiri Tiara dan Eva. Eva kekasih Rafa sekaligus sahabat Acha dan Riyan.


"Tiara, Eva kok kalian disini? Kenapa lo sedih Ra?". ucap Iqbal setelah sampai di tempat Tiara dan Eva.


"Kalian gak tau kalau Riyan, sahabat kita hari ini nikah". ucap Eva, karena Tiara masih enggan buat berbicara.


"Hah nikah? ". ucap Iqbal dan Rafa kompak


"Iya, Riyan mau nikah hari ini, trus kalian kenapa ada disini, bukannya nemenin Riyan?". ucap Tiara


"Kita gak tau kalau hari ini Riyan nikah dan kita kesini karena ni, Iqbal lagi galau, sama-sama di tinggal rabi". ucap Rafa


"Nikah? pacar lo nikah Bal? kok sama ya? ". ucap Eva


"Atau jangan-jangan". ucap Tiara yang sengaja ia gantung

__ADS_1


"Hah, maksud lo Riyan dan Elva nikah". ucap Iqbal


"Ya gue gak tau sih, Gimana kalau kita samperin ke tempat nikahan mereka?". ucap Rafa


"Benar, Yuk kita kesana". ucap Iqbal, Tiara dan Eva


Iqbal, Eva, Rafa dan Tiara pergi ke rumah Acha untuk memastikan apakah benar kalau Acha dan Riyan itu menikah? ataukah hanya pikiran mereka saja.


Mereka sudah sampai di depan rumah Acha dan benar saja kalau Acha menikah dengan Riyan. Di depan rumah Acha ada foto Acha dan Riyan yang artinya Acha dan Riyan yang menikah hari ini.


Hati Iqbal dan Tiara hancur. Orang yang mereka cintai telah menikah dengan sahabatnya sendiri. Bagaimana mungkin Acha menikah dengan Riyan? Apakah Acha dan Riyan tidak tau kalau Kekasihnya itu adalah sahabat nya sendiri.


"Apa yang gue lihat? Pacar gue nikah sama sahabat gue. Gila. apa-apaan ini, bahkan Riyan gak bilang mau gue kalau mau nikah dan sekarang yang ada di hadapan gue? nyata ini nyata, gue gak mimpi!." Iqbal mencoba menyadarkan dirinya sendiri kalau yang ia lihat itu bukan kenyataan dan Iqbal masih nggak nyangka kalau sekarang ini kekasih yang selama ini Ia rindukan nikah dengan orang lain dan orang itu adalah sahabatnya sendiri.


"Kalian gapapa kan?" pertanyaan konyol, jelas-jelas ia lihat ada air mata yang berlinang di kedua mata Iqbal maupun Tiara. Rafa sendiri gak yakin dengan pertanyaan tapi entah lah itu yang terucap tanpa ia sengaja.


"Lo pikir gimana perasaan gue Raf? Kalau lo jadi gue lo bisa apa selain lihat orang yang lo cintai nikah sama orang lain dan itu sahabat lo sendiri, gimana Raf kalau lo jadi gue, gimana" tanpa sadar air mata Iqbal kembali menetes.


"Sorry Bal, Gue emang gak tau perasaan lo sekarang gimana tapi lo harus kuat. Lo tau kan kalau Acha nikah itu karena perjodohan dan lo juga tau kalau Acha itu ijin ke lo dulu sebelum nikah jadi gua yakin kalau hati Acha itu cuma buat lo" Rafa memberi semangat untuk Iqbal agar Iqbal tidak terpuruk dan persahabatan mereka yang akan jadi rusak


"Ra lo... " Eva menoleh ke Tiara tapi Tiara sudah tidak ada, Tiara lari karena gak sanggup lihat kekasih nya bersanding wanita lain walau itu sahabat nya sendiri tapi mana yang hati seseorang.

__ADS_1


Eva, Iqbal dan Rafa menyusul Tiara....


🌊🌊🌊


Disini lah sekarang di basecamp anak meteor. Sejak mereka menemukan Tiara, mereka memutuskan untuk ke basecamp agar mereka bisa mencari jalan keluar. Masalah ini sangat besar, Agak sulit untuk mereka pecahkan.


"Jadi gimana? kalian udah nentuin pilihan kalian". Sejak tadi mereka sampai tak ada satu orang pun yang berbicara sampai akhirnya Eva jengah dan mulai pembicaraan mereka.


"Kenapa jadi dieman kayak gini sih, Mau cari solusi gak sebenarnya?". Bukan cuma Eva aja yang jengah tapi juga Rafa, Rafa juga kedal karena dari tadi gak ada yang mulai pembicaraan.


"Gue sayang sama Acha dan gue gak mau kehilangan Acha. Gue akan tetap pacaran sama Acha walau Acha sudah punya toh Acha gak cinta sama Riyan". Iqbal gak mau penantian yang selama ini untuk Acha sia sia karena masalah ini.


"Bal, Gue juga sama kayak lo tapi kita gak bisa kayak gini terus. Cepat atau lambat mereka akan saling mencintai dan gue gak mau sampai sakit hati untuk yang kedua kali nya Gue akan relain Kak Riyan buat Acha". Tiara yakin suatu saat nanti Riyan dan Acha akan saling mencintai karena bagaimana pun mereka tinggal satu atab bahkan satu kamar. Gak kan kalau mereka gak saling mencintai.


"Lo gila Ra, gue gak mau penantian gue selama ini sia sia cuma gara gara Acha nikah sama Riyan, Gue gak rela kalau Acha nikah selain gue, Hanya gue yang berhak buat nikah sama Acha dan satu lagi gue gak akan putusin Acha sampai kapanpun". Iqbal tetap pada pendiriannya untuk mengikat Acha.


"Lo gila Bal, kalau kak Riyan dan Acha saling mencintai gimana dengan cinta lo, Lo pasti sakit hati Bal. Gue gak mau lihat lo. sakit hati untuk yang kedua kalinya, Lo sahabat gue dan gue cuma mau yang terbaik buat lo. Terserah lo mau lakuin apa yang jelas lo jangan nyesel kalau cinta lo bertepuk sebelah tangan". Sebelum pergi Tiara juga bilang "Bukan cuma lo aja yang sakit hati Bal tapi juga gue, Mungkin Kak Riyan bukan jodoh gue dan gue juga yakin pasti ada orang jauh lebih dari kak Riyan buat gue".


"Renungin kata kata Tiara Bal, Lo emang sakit hati tapi bukan cuma lo, Gue dan Rafa juga sakit lihat lo kayak gini".setelah mengucap kalimat itu Eva pergi menyusul Tiara.


"Bal, Gue cuma minta sama loe, Jangan cuma gara gara perempuan persahabatan kita hancur. Kita udah kayak saudara, kalau salah satu dari kita ada yang terluka pasti yang lainnya ikut merasakan apa yang dirasakan. Gue tinggal ya, Renungin apa yang Eva dan Tiara mau, dan lo pasti ngerty. Bye". Rafa memberi waktu Iqbal untuk memikir kan perkataan Tiara, Eva dan Dirinya agar persahabatan pereka tetap kompak tetap nomor satu

__ADS_1


🌊🌊🌊🌊🌊🌊


Sorry for Typo


__ADS_2