
Setelah mengetahui rencana keluarganya dan keluarga suaminya. Kini Acha menghubungi saudaranya, tapi bukan saudara kandung atau lebih tepatnya sepupu.
Karena saat ini sepunya itu sedang ada tugas atau bisa di bilang perkerjaan di kota ini.
Acha memberitahu masalah ini atau rencana ini ke sepupunya itu agar membantu untuk menggagalkan rencana mereka.
Rencana pertama Sepupunya itu akan membawa kabur Acha tapi Ia masih bingung bagaimana caranya, karena sekarang sekarang ini mereka mulai menjaga Acha. Dimana pun Acha berada pasti ada salah satu di antara mereka yang mengikuti Acha.
Entah itu Riya, Aryan dan Vika, Eva dan Rafa, Tiara, Putri dan Aris, Ryana dan Adrian.
Dan hari ini hari ke 7 setelah pembahasan rencana mereka. Karena hari ini entah ada apa, salah satu dari mereka gak ada yang mengikuti Acha.
Lalu rencana kedua. Sepupunya itu akan tinggal bersama Acha. Tapi itu gak mungkin. Kalau semua orang ada disana pasti Sepupunya ini gak bisa apa apa.
Gak ada pilihan lain, Akhirnya sepupunya ini menyarankan untuk mengikuti kemauan mereka. Tapi Acha gak mau. Mana mau Acha berhubungan suami istri dengan orang yang gak Ia cintai.
Sepupunya itu meyakinkan Acha kalau hal ini yang terbaik. Ini demi Ia dan juga keluarga keluarga nya. Kalau rencananya ini berhasil, pasti mereka akan menyesal dan meminta maaf dengan apa yang salama ini mereka lakukan.
__ADS_1
Akhirnya Acha setuju. Walaupun hatinya enggak
🌊🌊🌊🌊🌊🌊
Sepupunya Acha sedang mengawasi Acha dan sahabat sahabat Acha. Tak sengaja Ia melihat Permata dan Ryana yang menggunakan baju serba hitam.
Yakin gak yakin sih. Tapi Ia harus yakin kalau orang itu pasti Putri dan Ryana.
Dekat untuk memastikan apakah benar kalau itu orang tua Acha? Dan ternyata benar. Orang itu adalah Putri Adik dari Papahnya.
"Put, kamu udah bawa obat nya belum," tanya Ryana ke Putri.
"Udah donk Na, Oh iya Alkohol nya udah ada".
Alkohol, apakah alkohol itu buat Acha. Pikir sepupu Acha
Oh iya gue lupa, entar dulu kayak nya ini......
__ADS_1
Putri dan Ryana langsung memasukkan Obat itu ke dalan minuman yang beralkohol.
sedangkan orang yang membantu Acha juga menyiapkan minuman sendiri buat Acha.
Sepupu Acha ini memakai pakaian Serba hitam, sama seperti Putri dan Ryana.
Sepupunya Acha menghampiri meja Putri dan Ryana. Meminta ijin buat duduk dan saat ada celah, menukar minumannya dengan minuman milik Putri dan Ryana.
Sepupunya Acha pergi tanpa pamit ke Putri dan Ryana. Ia pergi untuk mendekat ke arah Acha.
Acha bisa melihat kalau ada sepupunya disana dan sepupunya itu memberi kode dengan senyum dan mengedipkan sebelah mata yang artinya rencana mereka berjalan lancar.
Sebelum Acha meminum minuman itu, Acha melihat ke arah sepupunya dan di angguki oleh sepupunya itu.
Acha acting sebelum meminum minuman iti sepeti Part sebelumnya nya.
Karena Acha bisa melihat kalau Iqbal dan Rafa sebenarnya itu gak pergi buat memesan minuman. Eh maksud udah pergi membeli minuman tapi Acha gak tau iti beralkohol atau tidak. Acha melihat Iqbal dan Rafa duduk di meja yang lumayan jauh tapi masih Ia lihat.
__ADS_1
Mata Acha menyusuri ruangan ini dan Acha juga melihat Vika dan Aryan yang ternyata udah sampai tapi tak menghampirinya. Begitu juga dengan Riyan, Acha juga melihat Riyan dengan 2 orang yang memakai pakaian serba hitam, Bisa Acha yakinin kalau mereka adalah orang tua dan mertuanya.