
Dua jam. Baru dua jam mereka makan tapi, sekarang Acha udah laper lagi.
Acha mencari makanan yang membuat Ia penasaran dengan rasanya atau apalah itu. Eh iya Acha kan belum minta Bang Rendy buat masakin makanan kesukaan Rendy. Nah itu tu, itu aja.
Langsung aja Acha keluar kamar mencari keberadaan Rendy. Acha mengetuk pintu kamar Rendy tapi gak ada sautan dari dalam kamar.
Setelah berkeliling Acha gak nemuin dimana Rendy berada. Nah saat di luar rumah ada tu Mommy Ana yang sedang duduk sendiri. Karena Daddy Reza sudah pergi bekerja.
"Mom" panggil Acha saat di depan Ana.
"Kenapa, Dek"
"Bang Rendy, mana"
"Rendy, bukannya Abang ada di kamarnya"
"Gak ada Mom. Tadi, Acha udah ngetuk pintu kamar Bang Rendy tapi, gak di bukain. Apa tidur kali ya Mom"
"Mungkin Dek. emang kenapa?"
"Emm, mau makan tapi, Bang Rendy yang buatin"
"Kamu ngidam, Dek"
"Mungkin, Mom. Dari kemarin Adek mau makan masakan Bang Rendy"
"Ya udah, nanti aja ya. Sekarang biar Mommy yang masak"
"No Mom. Adek cuma mau makan masakan Bang Rendy"
"Iya Dek. Tapi nanti ya, kalau sekarang Bang Rendy lagi tidur" Ana mencoba memberi pengertian kepada Acha.
__ADS_1
"Dek,
Acha pergi, Acha ngambek. Acha cuma mau makan masakan Bang Rendy tapi, gak bisa. Bang Rendy lagi tidur. Acha inginnya bangunin Bang Rendy tapi gak di bolehin sama Mommy. Ya udah deh Acha pergi ke kamarnya.
Acha mengambil hp lalu, menghubungi Riyan. Acha ingin mengadu ke Riyan. Bukan maksud tertentu tapi, gak tau kenapa Mendengar suara Riyan mampu menenangkan Acha. Setelah mengucap Salam Acha langsung bilang ke Riyan.
"Mas, mau makan"
"Makanlah Yank, kenapa Bilang mas"
"Is mas gak peka"
Riyan menarik nafas lalu membuangnya. "Mau makan apa. mau mas beliin"
"Bukan"
"Lalu"
"Mas"
"Mau makan masakan Bang Vino eh maksud nya Bang Rendy. Boleh ya"
"Huft. Mas aja ya Yank. Mas pulang sekarang"
Setelah mengucap salam. Riyan menutup teleponnya yang membuat Acha kesel. Acha kan cuma mau makan masakan Bang Rendy bukan yang lainnya.
"Cha, adek"
Acha mendengar Mommy Ana yang memanggilnya. Dengan muka di tekuk, Acha keluar kamar menuju asal suara. Sesampainya di tempat tujuan, Acha melihat Rendy yang masih mengantuk. Kayak nya Mommy bangunin Bang Rendy deh. pikir Acha.
"Kenapa Dek. Mau makan. Makanlah"
__ADS_1
"Bang"
"Abang cepek, dek. besok aja ya. atau enggak nanti deh. Nanti malam Abang masakin buat kamu. Tapi, sekarang Abang tidur ya. Abang masih ngantuk"
"Abang tega sama Adek. Bang mau ya. Ini demi keponakan Abang. lho"
"Iya, Abang ngerty Dek. Tapi, nanti ya. Abang bener bener capek. huahhh"
"Ya udah"
Acha langsung pergi. Tadi mommy Ana yang bikin Acha kesel sekarang Rendy yang bikin Acha kesel. Huft.
Riyan denger. Riyan baru aja sampai langsung denger kalau Rendy gak mau masakin buat Acha. Otomatis Riyan juga kesel. Ini itu permintaan anaknya bukan Acha. Ia akan coba bilang ke Rendy kenapa gak mau masakin buat Acha. masak cuma bentar kok. Nanti bisa tidur lagi. Itu pun kalau Rendy niat masakin buat Acha.
"Kenapa lo gak mau masakin buat Acha. Apa karena gue. Karena gue, lo gak bisa bersama Acha"
Rendy bingung. Kenapa tiba tiba Riyan bilang kek gitu. Bukannya Ia dan Acha itu saudara. Oh iya, bukannya Rendy ngenalin ke Riyan itu sebagai sahabat Aliano. Kenapa Riyan marah? Kenapa Riyan cemburu?. Bukannya selama ini Ia dan Acha gak nampak mesra cuma sekedar kakak beradik kalau di hadapan Riyan. Enggak lebih.
"Buat apa gue marah sama lo. Gue dan Acha itu cuma adik kakak. Gak ada sangkutannya dengan gue suka sama Acha"
"Kalau gak suka ngapain bilang sayang ke Acha"
wait wait wait. Bilang sayang ke Acha. Kapan?
"Lo gak ingat, gapapa. Gue akan lupain itu. Sekarang gue minta ke lo. masakin buat Acha. Kalau emang lo gak ada masalah sama gue. lo harus lakuin itu"
"Gue gak mau. Gue capek. Gue mau istirahat. dan gue gak tau apa maksud lo yang bilang gue sayang sama Acha" Rendy langsung pergi.
"Maaf ya Yan. Rendy cuma capek, kok. Kalau udah pasti Rendy baik lagi. Kamu tau kenapa Rendy bilang sayang ke Acha. itu karena Rendy bagian dari keluarga Mommy. Ya udah kamu ke kamar gih. Bilang ke Acha, Mommy yang akan masakin buat Acha"
"Gak usah Mom. Nanti kalau Mommy yang masak Acha yang marah. Biarin Riyan bujuk Acha dulu Mom. Siapa tau Acha berubah pikiran"
__ADS_1
"Gapapa Yan. Ya udah Mommy ke dapur dulu. Mau masak"
"Iya Mom" Riyan langsung pergi menyusul Acha di kamar.