
Happy Reading 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Nandira menyiapkan pakaian ganti suaminya, piyama tidur yang nyaman. Gadis itu tersenyum senang bisa melayani Nathan sebagai suaminya. Meski butuh waktu dan proses untuk menerima jadi dirinya bahwa dia sudah memiliki suami, namun akhirnya Nandira memutuskan menerima Nathan sebagai pasangan hidupnya.
Nathan keluar dari kamar mandi dengan handuk yang terlilit dipinggang. Beberapa air menetes dari rambutnya dan mengalir ke bagian roti-roti sobek perutnya.
Jika Nandira ini bukan gadis polos pasti dia sudah menatap suaminya dengan lapar dan damba. Namun gadis itu malah biasa saja terkesan tak tertarik.
"Sayang." Sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil.
"Ini pakaian Mas." Nandira mengambil piyama itu dan memberikannya pada suaminya "Cepat pakai Mas." Gadis itu secepatnya berbalik melihat Nathan yang telanjang dada membuatnya salah tingkah sendiri.
Nathan terkekeh geli. Tidak mau membuat istrinya salah tingkah, pria itu segera mellengang pergi ke kamar mandi dan memakai pakaian nya.
Nandira bernafas lega saat suaminya ke kamar mandi "Kenapa aku gugup ya? Padahal sudah biasa melihat Mas Nathan tanpa baju." Gumamnya sambil mengelus dadanya.
"Sayang." Nandira terkejut saat Nathan memeluknya dari belakang.
"Mas." Gadis itu berusaha melepaskan diri dari pelukan suaminya. Jantungnya berdebar kencang.
"Kau wangi sekali sayang." Nathan meresapi harum wangi tubuh istrinya.
"Mas."
"Sayang." Nathan membalikkan badan gadis itu "Sayang kalau aku meminta hak ku, apa kau akan memberikannya?." Wajah Nathan sudah memerah menahan hasrat yang serasa menggebu-gebu dan perlu disalurkan. Entah kenapa setiap kali dekat dengan Nandira dirinya selalu saja bergairah.
"Hak apa Mas?." Kening gadis itu berkerut heran "Hak asuh?." Ujarnya sekali lagi.
Nathan menghembuskan nafas kasar. Mau dijelaskan bagaimana? Apakah istrinya ini benar-benar polos dan tidak tahu atau hanya pura-pura saja. Usia Nandira kan sudah 20 tahun, tidak mungkin tidak paham apa itu Jak suami?
"Kau benar-benar tidak tahu sayang?." Tanya Nathan sabar.
Nandira menggelleng saja "Memangnya apa Mas?." Tanya Nandira
"Hak suami sayang. Hubungan suami istri." Sambil menunjukkkan kedua tangannya dan membuat kode ciuman
"Ohhh itu Mas." Nandira beroh ria dia baru paham.
"Jadi bagaimana apakah boleh sayang? Kita menikah sudah lama tapi belum pernah malam pertama." Ucap Nathan sendu.
"Boleh Mas." Sahut Nandira cepat
"Yesss." Nathan bersorak gembira.
"Ayo sayang." Pria itu menggandeng tangan istrinya menuju ranjang.
__ADS_1
"Mas mau apa?." Tanya Nandira heran saat suaminya itu menariknya ke ranjang.
"Katanya mau memberikan hak ya disini." Ujar Nathan.
"Ohhh iya Mas, aku lupa." Nandira cenggesan.
"Dimulai dari mana Mas." Tanya Nandira bingung.
"Di mulai dari ciuman." Sahut Nathan
"Ohhh seperti yang kemarin ya Mas?." Nathan mengangguk dengan antusias.
Perlahan Nathan membaringkan tubuh istrinya. Sungguh dia tidak sabar membobol gawang Nandira. Dia penasaran, senikmat apa malam pertama itu?
"Mas mau apa? Kenapa aku dibaringkan?." Nandira hendak bangun tapi Nathan tetap memaksa gadis itu berbaring.
"Sayang, sebaiknya kau diam saja ya. Jangan banyak bertanya, biar aku yang bekerja."
"Memang Mas mau kerja apa malam-malam?." Tanya Nandira bingung.
Nathan lagi-lagi bernafas. Harus sabar, orang sabar itu panjang umur nya dan disayang Tuhan.
"Sayang ikuti aku saja ya dan berbaring dengan tenang. Ikuti apa yang kulakukan."
Nandira mengangguk patuh dan Nathan berharap istrinya itu tidak bertanya lagi. Dia sudah terlalu lama menahan gairah nya kasihan si adik nya yang mulai sesak dibawah sana.
"Mas."
Nandira lagi-lagi mengangguk "Tapi rasanya geli Mas." Ujarnya
"Memang geli tapi lama-lama nikmat".
Nathan kembali melanjutkan aksinya. Dia menyesap leher Nandira beberapa kali sampai bertanda merah disana.
Nathan turun dan membuka piyama tidur istrinya.
"Kenapa?." Nathan menatap Nandira yang menahan tangannya ketika hendak membuka kancing piyama tidurnya.
"Mas kenapa buka kancing piyama ku, Mas mau apa?."
Nathan mencebik kesal. Jika begini bisa gagal malam pertama nya.
"Sayang seperti yang kukatakan tadi. Kau hanya perlu diam dan nikmati apa yang aku lakukan. Kau paham?."
Nandira mengangguk seolah paham. Meski sebenarnya dia benar-benar tak paham. Tapi sudah lah diam saja. Kata Nathan dia hanya perlu diam dan menikmati apa yang akan pria itu lakukan padanya.
__ADS_1
"Mas aku malu." Menutup dadanya dengan kedua tangan
"Jangan malu sayang. Percaya padaku. Kita lakukan malam ini ya. Kau milikku." Mengecup kening istrinya.
"Mas_."
"Jangan malu. Aku akan membuatmu terbang melayang."
"Sayang percaya padaku. Aku akan memasukkan nya pelan-pelan." Nandira mengangguk dia tidak bisa berkata apa-apa lagi. Ini terlalu nikmat untuk tak diteruskan.
Nathan mengarahkan miliknya ke milik Nandira
Jleppppppppppppp
"Arghhhhhhhhh". Teriak Nandira kesakitan.
"Sayang. Aku akan pelan-pelan."
Lalu terjadilah malam pertama yang panas itu.
"Terima kasih sayang. Kau milikku dan aku mencintaimu." Nathan mengecup kening istrinya dan ambruk disamping Nandira yang terlihat kelelahan itu.
Bersambung.....
Cieee Mas Nathan udah bukan perjaka lagi ya wkwkwkw.
Mon maaf ya guys jika MP nya gak terlalu greget, soalnya author nya masih polos wkwkwkw.
Jadi maklumin ajaas...
Jangan lupa ikutin terus...
Mampir ke karya baru author yaaa...
Dinikahi Crazy Rich
Love Me Please (Penyesalan suami kejam)
Uhhhh udah dibuat sepanas mungkin tapi malah ditolak...
Mohon maaf ya guys bagian adengan dewasanya gak bisa terlalu panas. Wkwkwwk..
Yg udah nikah ngebayangin aja sendiri yaa hihihi
Banyak yg author revisi bagian ini. Susah banget bikin adengan dewasanya ditolak Mulu🤧 Apa karena NT tahu kalau otor nya polos ya?🤧
__ADS_1
Semoga gak garing aja deh guysss.... Banyak yang author revisi Mon maaf Yo.. Harusnya ini direview dari semalam ...