
Malam harinya.
Adam dan Hana tengah menikmati makan malam mereka dengan anak-anak. Makan malam itu diisi dengan celotehan Zoe dan juga Kendrick.
"Daddy besok hari Minggu." ucap Kendrick.
"Memangnya kenapa kalau hari Minggu?" Adam menatap Kendrick dengan wajah bingung.
"Ish Daddy, bukannya Daddy akan mengajak Kaka dan adik jalan-jalan." Kendrick mengingatkan daddy-nya dengan wajah yang sudah terlihat sebal.
"Astaga maaf Daddy hampir lupa sayang," sambil mengusap kepala anak laki-lakinya, yang duduk disampingnya sementara Zoe duduk tepat di-samping Hana.
Hana yang sedang menyuapkan Zoe pun, terkekeh karena Kendrick yang selalu ingat dengan apa yang sudah dijanjikan. Ia merasa lucu melihat wajah lucu Kendrick.
"Dia marah Pi, lagian papi kenapa bisa lupa kalau besok akan mengajak mereka jalan jalan." sambil menggelengkan kepalanya.
Zoe menatap ketiga orang itu dengan mulut yang terlihat penuh dengan makanan, gadis imut itu pun berucap. "Daddy Zoe juga mau melihara kelinci." Dengan suara yang terdengar begitu mengemaskan.
Adam menoleh kearah anak perempuannya, sambil tersenyum. "Memangnya Zoe pengen pelihara?"
Zoe seketika mengangguk tapi setelah itu ia kembali menggeleng cepat. Hal itu membuat Hana dan juga Adam menatap heran. "Loh, jadi yang benar Zoe mau atau tidak?" tanya Adam.
"Hmm maksud Zoe, Zoe pengen kelinci boneka." sambil meraih boneka kelincinya di tempat duduknya, benda itu tidak pernah ia lepaskan dan selalu ia bawa kemanapun.
"Oh jadi Ade mau boneka kelinci?" tanya Hana dan Adam secara bersamaan.
Zoe mengangguk sambil memperlihatkan senyum mengemaskan. "Iya, apa boleh Daddy?"
"Boleh dong, apapun untuk tuan putri Daddy." kata Adam sambil mengusap gemas rambut Zoe.
"Asik Zoe akan punya kelinci yang banyak." teriaknya dengan girang.
Hana dan Adam tersenyum melihat tingkah anak perempuannya. "Lalu kalau Kendrick mau apa?"
"Hmm apa ya?" sambil mengetuk getukan jarinya di dahi, layaknya orang dewasa. Kendrick memang mempunyai sifat yang begitu dewasa dari usianya, ia lebih kalem dan santai dari Zoe.
Adam yang melihat itupun menahan tawanya, ia melirik sekilas kearah istrinya memberikan kode.
"Hmm sepertinya Kaka tidak butuh apa apa, mainan Kaka juga sudah banyak. Kaka cuman pengen ke kebun binatang." ucap pria kecil itu.
"Iya kita akan ke kebun, besok. Ayo kalian habiskan dulu sarapannya setelah itu kita siap siap untuk tidur."
"Baik Daddy." ucap kedua anaknya.
"Sayang sini biar Zoe papi yang suapkan, mommy makan saja dulu! Sedari tadi mommy belum menyentuh makanan mommy." ucap Adam sambil mengambil alih Zoe ke pangkuannya.
"Iya Pi." jawab Hana.
Adam yang sudah menghabiskan makanannya memilih untuk menyuapkan makanan untuk Zoe.
Jika Kendrick sudah bisa makan sendiri dan tidak ingin disusupi oleh mami daddy-nya, ia lebih suka makan sendiri dengan alasan sudah besar. Sementara Zoe ia begitu manja dari Kakanya, ia ingin orang tuanya terus memberikan perhatian padanya.
"Ayo Kendrick habiskan juga makanan kamu." sambil mengusap kepala anak laki-lakinya sembari mengecup sebentar kepala Kendrick.
Kendrick tersenyum mendapatkan kecupan dari Daddy nya. "Baik Daddy."
"Ayo tuan putri saatnya habiskan makanannya, ah ..." sambil menyodorkan sesendok makanan ke mulut Zoe. Zoe dengan senangnya menerima suapan itu.
***
__ADS_1
Satu jam berlalu, kini Adam dan Hana sudah berada di kamar mereka. Nampak mereka tengah bersiap siap akan tidur. Tapi malam ini ada yang berbeda karena kedua bocah kecil itupun ikut masuk kedalam kamar orang tuanya.
Entah karena apa tiba tiba mereka berdua ingin tidur bersama Adam dan Hana untuk malam ini, mereka memang mempunyai kamar yang terpisah dengan Adam dan juga Hana.
Kamar Zoe dan Kendrick berada tepat di samping kamar mereka yang pintunya terhubung langsung dengan kamar Adam dan Hana.
Desain kamar itu atas usulan Hana, berjaga jaga jika Zoe ataupun Kendrick terbangun dan merengek padanya, ia bisa dengan mudah mendengar dan melihat kedua anaknya.
Adam mengendong kedua anaknya naik keatas ranjang berukuran king size tersebut. "Hore hari ini kita tidul bersama Daddy dan mommy." girang Zoe dan Kendrick.
Hana dan Adam hanya bisa tersenyum sembari menggelengkan kepalanya. "Kalian dan Daddy berbaring terlebih dahulu, mommy mau Menganti baju dulu."
"Iya mommy." kata keduanya.
"Ayo papi kita tidur." ucap Kendrick menarik narik tangan Adam. Sementara Adam menatap istrinya yang berjalan masuk kedalam walk in closet.
"Papi ayo." teriak Kendrick dan Zoe.
"Ah hmm ayo kita tidur."
Ia pun ikut berbaring bersama kedua anaknya. "Papi apa benar kelinci hidup itu jahat?" tanya Zoe pada daddy-nya.
Adam mengerutkan keningnya menatap Zoe. "Siapa yang mengatakan itu? Kelinci itu sangat mengemaskan sayang, dia begitu lucu apalagi saat melompat lompat." ucap Adam.
"Benarkah? telus kenapa Kaka mengatakan kelinci hidup itu jahat, yang baik hanya kelinci boneka." sambil menunjuk boneka di tangannya.
Adam terkekeh menatap Kendrick dan Zoe bergantian. "Apa benar Kaka mengatakan itu, Hmm?" tanya Adam pada Kendrick.
Sementara yang ditanya hanya bisa tersenyum dengan wajah tanpa dosa, senyum yang terlihat mirip dengan Daddy nya.
Adam menggelengkan kepalanya. "Lain kali tidak boleh lagi berbohong pada adik kamu, biarkan dia tau hal hal dengan benar." sambil mengusap kepala anaknya bergantian.
"Iya Daddy, maafin Kendrick."
"Iya dengal apa kata Daddy, Kaka. Kalau kamu tidak boleh berbohong." sela Zoe dengan cadelnya.
"Iya iya." ucap Kendrick.
"Ayo sini merapat ke Daddy, biar Daddy peluk." keduanya pun mengikuti perkataan daddy-nya.
Adam lalu memeluk kedua tubuh mungil itu dengan erat, sambil menghujani kecupan pada puncak kepala anak anaknya.
Hana terlihat keluar dari ruang berganti dengan baju piyama. Ia melihat suaminya tengah memeluk Zoe dan juga Kendrick sesekali ketiganya tertawa karena perkataan daddy-nya."
Adam yang menyadari kedatangan istrinya itu lalu melirik dengan wajah yang terlihat heran.
Ia heran karena tidak biasanya Hana memakai piyama saat menjelang tidur, wanita cantik dua anak itu biasanya tidur memakai lingerie seksi.
Hana yang mengerti dengan tatapan suami mesumnya itu langsung mengeluarkan perkataannya. "Ada anak-anak tidak baik memakai itu di depan mereka." ucapnya sambil merangkak naik keatas ranjang, bergabung dengan ketiga orang tersebut.
Adam pun seketika tersadar jika mereka akan tidur bersama anak anak mereka. "Kalian lagi ngomongin apa sih? Sepertinya seru sekali pembicaraan kalian." ucap Hana sambil membaringkan tubuhnya di-samping Kendrick.
Hingga begini lah posisi mereka Kendrick dan Zoe berada di tengah tengah Adam dan Hana. Kendrick berada di dekat Hana sementara Zoe di dekat Adam.
"Papi sedang menceritakan tentang kancil yang cerdik mommy." sahut Kendrick.
"Hmm benarkah, tapi ini sudah cukup malam kalian harus tidur."
"Tapi kami ingin mendengarnya mommy,"
__ADS_1
"Kita lanjutin saja besok malam, ya." bujuk Hana sambil sesekali melirik kearah jarum jam yang menunjukkan pukul sembilan malam.
"Iya benar kata mommy, kalian harus tidur nanti Daddy ceritakan lagi besok malam, oke!"
"Baiklah." ucap keduanya tidak ingin membantah lagi ucapan mommy dan daddy-nya.
"Anak pintar, ayo sekarang saatnya tidur." ucap Hana sambil menepuk-nepuk punggung Kendrick, sementara hal itupun dilakukan suaminya pada Zoe.
Kedua pasangan itu kompak menidurkan anak anak mereka. Saling melemparkan senyuman dengan tangan yang memeluk kedua anak anak mereka.
"Untuk malam ini papi libur dulu." sambil terkekeh mengatakan itu.
Adam tersenyum menatap istrinya. "Tidak apa apa, demi anak anak papi akan melakukan ini." ucapnya mengelus pipi Hana sebentar.
Hana meraih tangan Adam di-pipi nya lalu mengecup punggung tangan suaminya.
Keduanya pun tersenyum lalu kembali memeluk anak anak mereka yang sudah terlelap dalam tidurnya.
****
Di kebun binatang Kendrick dan Zoe begitu antusias melihat hewan hewan itu. "Papi itu namanya hewan apa, Kenapa lehernya begitu panjang?" tanya Zoe.
"Itu zer–" ucapan Adam terhenti karena Kendrick lebih dulu menyela ucapannya.
"Zerapa, itu namanya zerapa dia berasal dari Afrika." ucapnya begitu pintar.
Zoe menoleh kearah Kakanya.
"Wah Kaka begitu pintar menjawab nya. Iya benar sekali namanya zerapa." puji Adam mendengar jawaban putranya. Ia begitu bangga dengan kepintaran kedua anaknya.
Hana tersenyum mengusap rambut Kendrick. "Kaka hebat."
Kendrick tersenyum malu mendapatkan dua pujian sekaligus dari mommy dan daddy-nya.
Sementara Zoe merasa iri lalu ia menoleh kearah gajah yang tidak jauh dari tempat mereka. "Zoe juga pintal kok, itu namanya gajah." celetuk Zoe sambil menunjuk kearah hewan itu. Hana dan Adam sama sama melihat kearah hewan tersebut lalu kemudian tersenyum.
"Iya Ade juga pintar seperti Kaka." Zoe seketika tersenyum senang.
"Iya Zoe pintal seperti Daddy dan mommy." celetuk Zoe.
"Iya karena Zoe adalah anak Daddy dan mommy." sahut Kendrick.
Kedua orangtuanya pun terkekeh. Merasa gemas Adam dan Hana kompak mengecup keduanya bergantian.
"Ayo sekarang kita lihat lihat hewan yang lain lagi." ucap Adam lalu mengendong Kendrick. Sementara Zoe di gendongan Hana. Mereka kembali melangkah kearah lain sambil satu tangan Adam memeluk pinggang istrinya.
Para pengunjung yang berada di situ melihat mereka dengan tatapan kagum sekaligus iri karena melihat keluarga kecil itu tampak begitu serasi dengan kedua anak anak mereka.
"Harmonis banget ya keluarga mereka. " ucap salah satu pengunjung perempuan.
"Iya, pengen kayak mereka juga." sahut salah seorang di tempat itu.
Adam dan Hana tak menyadari jika Mereka menjadi pusat perhatian banyak orang di sana, karena mereka begitu asik dengan anak anak mereka.
Terlihat Adam sesekali mengecup pipi Hana dengan tangan yang membelit pinggang nya, saat keduanya menemani Kendrick dan Zoe melihat hewan hewan itu.
***
Yuk like, vote, favoritkan, dan jangan lupa Hadianya.
__ADS_1
Jangan lupa juga buat komen ya.☺️
Happy reading everyone.