Cinta Terlarang Antara Ayah Dan Anak Angkat

Cinta Terlarang Antara Ayah Dan Anak Angkat
BONCHAP. 5


__ADS_3

Adam keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang terlilit handuk. Ia tersenyum saat melihat Hana tengah menyisir rambut panjangnya di depan cermin.


Hana memang keluar lebih dulu dari suaminya, wanita yang semakin bertambah cantiknya itu memilih keluar karena sudah merasa begitu dingin di dalam kamar mandi.


Hana membalas senyuman Adam dibalik cermin besar itu. Dengan gagah nya Adam melangkah mendekati Hana kemudian memeluk pinggang Hana. Adam meletakkan dagunya di bahu telanjang Hana.


Karena Hana yang hanya memakai handuk membuat bahunya terekspos bebas bahkan belahan dada nya terlihat menyembul keluar dari balik handuknya.


"Mommy pakai apa sih?" tanya Adam mengecup pipi Hana, ia menatap wanita itu di kaca rias.


Hana mengyeritkan keningnya bingung. "Memangnya kenapa? Ya makanan seperti biasanya." Hana meletakkan sisir itu di-atas meja lalu mengelus rambut Adam.


"Soalnya cantiknya mommy semakin bertambah. Papi jadi bingung mencari wajah jelek mommy karena terlalu cantik." ucap Adam jujur.


Tapi hal itu dianggap gombalan oleh istrinya. Hana terkekeh mendengar pernyataan suaminya.


"Ish papi, papi kenapa bisa gombal begini?" tanya Hana.


"Papi tidak bercanda, memang kenyataannya mommy semakin bertambah cantik seiring bertambahnya usia mommy." ucap Hana.


Hana hanya bisa terkekeh lalu menatap kesamping dimana wajah suaminya berada. Ia kecup pipi Adam dengan gemas. "Papi bisa aja." ucapnya setelah memberikan kecupan di pipi Adam.


"Papi serius, mommy semakin bertambah seksi dan cantik. Papi jadi takut membebaskan mommy pergi keluar rumah tanpa papi." ucapnya mulai posesif. Adam mengeratkan pelukannya di-pinggang Hana.


"Memangnya selama ini mommy pergi tanpa papi? Bukannya papi selalu melarang bukan?" Hana mengejek sambil menahan senyumnya.


"Ya itu benar dan sekarang papi semakin takut lagi. Mommy di rumah saja, mommy bisa pergi jika dengan papi." ucapnya.


Hana menggelengkan kepalanya. "Terserah papi saja, mommy tidak mempermasalahkan hal itu, lagipula mommy sudah nyaman bersama anak anak di sini, tapi jika mengantar anak-anak ke sekolah papi pasti inginkan bukan?"


"Hmmm jika bersama papi." Adam terkekeh.


"Hais lalu bagaimana kalau tiba tiba papi punya urusan di luar kota dan tidak bisa menemani mommy untuk mengantar Kendrick dan Zoe?"


"Ya itu berarti papi akan menyuruh bodyguard untuk mengikuti kemana pun mommy dan anak anak pergi." ucap Adam.


"Hah dasar posesif." ucap Hana.


"Posesif tapi mommy cinta kan?" goda Adam sambil menoel dagu Hana.


Hana tersenyum malu, "Kalau tidak cinta mana mungkin mommy bisa punya dua anak bersama papi." ucap Hana.


Adam seketika tersenyum lebar memperlihatkan giginya. "Ya papi tahu jika mommy begitu mencintai papi." ucapnya dengan percaya diri.


"Hmm." jawab Hana singkat.


"Kenapa singkat sekali jawaban mommy?" tanya Adam tidak terima.


"Ya lalu mommy harus menjawab apa?" Hana dengan wajah tak mengerti.


"Hais mommy harus dihukum." setelah mengatakan itu ia langsung meraih tubuh seksi istrinya, membawa tubuh itu keatas ranjang.


Hana tersentak dengan mata membulat. "Papi mau apa? Memangnya mommy salah apa harus dihukum?"

__ADS_1


"Pokonya mommy harus dihukum." Adam langsung menerkam tubuh Hana yang sudah polos itu.


"Aaa papi, papi modus ih." teriak Hana saat pria itu sudah menyetubuhinya.


"Aaaa sssst." lenguh Hana saat benda sakti Adam berhasil masuk dengan sempurna pada intinya.


Adam tak menggubris perkataan istrinya, ia terus memacu dengan tersenyum nakal.


Siang itu mereka Kemabli mengulangi aktivitas panas mereka di atas ranjang.


***


Malam harinya.


Adam tengah berada di ruang kerjanya, ia terlihat fokus pada dokumen diatas meja itu. Seharian menghabiskan waktu bersama keluarga membuat Adam tak menyentuh sedikitpun pekerjaannya.


Detik selanjutnya terdengar suara ketukan pintu dari luar. Adam melirik sekilas sambil berucap. "Masuk tidak di kunci." teriak Adam. lalu kembali fokus pada lembaran diatas meja.


Ternyata yang mengetuk pintu adalah Hana, wanita dengan Juba tidur berwarna merah itu melangkah masuk dengan membawakan segelas kopi hangat untuk Adam.


Hana tersenyum melihat suaminya yang begitu serius.


"Maaf Pi, Mommy jadi gangguin kerjaan papi. Ini Mommy buatin kopi hangat untuk papi." melangkah mendekati meja Adam.


Adam sontak menoleh saat mendengar suara istrinya. "Sayang." ucap Adam tersenyum.


Hana meletakkan kopi itu di-atas meja. "Mommy belum tidur?" tanya Adam sambil menarik Hana naik keatas pahanya.


Hana menggeleng. "Mommy ngga bisa tidur kalau nggak dipeluk papi." ucapnya tersenyum malu.


Saat pekerjaannya dua Minggu di luar, ia begitu gelisah setiap menjelang tidur karena terus merindukan pelukan Hana.


"Benarkah?" membelit pinggang Hana.


"Iya," tangannya melingkar di leher Adam.


"Berarti papi begitu berarti buat mommy, mommy begitu mencintai papi dan tidak bisa jauh jauh dari papi bukan?" ucapnya dengan begitu pede.


"Iya." Hana mengiyakan perkataan suaminya tersebut.


Adam tak tahan lagi untuk mencium bibir tebal Hana. Ia begitu gemas dengan istrinya itu. Dengan cepat Adam mencium bibir Hana, memberikan ciuman lembut di sana. Hana dengan senang hati menerima dan membalas ciuman Adam.


Saling ******* dan menyesap dengan gerakan yang begitu lembut. Adam bahkan semakin memperdalam ciuman mereka dengan menahan tengkuk Hana.


"Hmmpt." lenguh Hana. Keduanya sama sama menikmati ciuman itu dengan mata terpejam.


"Mommy Daddy, hiks kenapa kalian saling mengigit." suara imut itu seketika menghentikan aktifitas mereka.


Adam dan Hana kompak membulatkan matanya terkejut. Hana dengan cepat cepat turun dari pangkuan Adam. "Astaga Zoe sayang, kamu kenapa nak?" Hana mendekati anak perempuannya lalu mengendong tubuh mungil itu.


Hiks hiks.


Zoe semakin menangis dalam gendongan Hana. "Zoe tidak mau mommy dan Daddy belantem." ucapnya dengan menangis.

__ADS_1


"Cup cup, nggak sayang mommy sama papi nggak berantem kok." mencoba menenangkan anaknya dengan mengusap-usap punggung Zoe.


"Tapi tadi mommy sama papi saling mengigit." ucapnya dengan polos.


Hal itu sontak membuat kedua orangtuanya menahan malu karena terciduk oleh Zoe saat berciuman.


"Sini sama Daddy sayang." Adam mengambil alih tubuh zoe.


Zoe pun tak menolak. Ia bahkan memeluk Adam dengan erat sambil menyandarkan kepalanya di bahu Adam dengan manja. Anak cantik itu masih dengan air matanya.


"Sayang tadi itu papi lagi nolongin mommy kamu nak." Adam mencoba menjelaskan pada anaknya sebisa mungkin agar anak cantik itu tidak menyerap yang tidak tidak.


"Tapi tadi papi mengigit Mommy." ucapnya dengan mata yang terlihat akan menangis lagi.


"Tidak, Zoe salah paham. Itu papi lagi bukain semut di bibir mommy." ucap Adam berbohong.


"Benalkah mommy?" sambil menatap kearah Hana, Hana hanya bisa mengangguk pasrah saja dengan alasan yang Adam berikan.


"Papi benar benar." batinnya, menahan tawa.


"Memangnya Zoe mau? Kalau mommy digigit semut?"


Zoe menggeleng cepat. "Nggak mau Daddy, Zoe sayang mommy. Digigit semut itu sakit Daddy." ucapnya.


"Maka dari itu papi menolong mommy." ucap Adam sambil sesekali menatap Hana yang terlihat menahan tawanya.


"Jadi Zoe percaya kan?" Zoe mengangguk sambil memeluk kembali Daddy-nya.


Adam bernapas lega karena berhasil membuat anaknya itu percaya.


"Astaga kenapa kita begitu ceroboh dan lupa menutup pintu." gumamnya dalam hati, saat mengingat jika pintu kerjanya belum dikunci semenjak Hana masuk tadi.


"Ayo Daddy tidurkan lagi ya, Kaka kamu sudah tertidur nyenyak kenapa Zoe bisa bangun lagi." ucap Adam mengusap usap punggung Zoe. Ia lalu melangkah keluar menuju kamar anak anak.


Hana tersenyum lega sambil melihat Adam yang sudah berjalan sambil menggendong Zoe.


"Kenapa bisa lupa tadi kalau aku belum menutup pintu." gumamnya sambil kembali menutup pintu ruangan kerja Adam. Hana lalu menyusul Adam dan juga Zoe.


***


Visual mommy Hana:



Visual papi Adam:



Visual Zoe



Visual Kendrick:

__ADS_1



Yuk like, vote, favoritkan dan jangan lupa Hadianya!. Yuk sempetin juga buat komen, karena pengen banget baca pendapat kalian di kolom komentar.❤️☺️


__ADS_2