CINTA UNTUK SI KEMBAR

CINTA UNTUK SI KEMBAR
MAAFKAN MAMA.....


__ADS_3

Disebuah kamar yang sederhana Terlihat Khayra telah siap beribadah dan bersiap untuk pergi tidur untuk menghilangkan penat dibadan saat matanya akan terpejam tak lama kemudia Khayra dibuat terkejut mendengar ketukan pintu kamarnya dengan sangat keras dengan cepat dia membukanya, terlihat didepan pintu sudah ada Wanti dan Kinan dengan tatapan marah.


"Ada apa Ma ?" Tanya Khayra dengan wajah bingungnya.


"Segera kamu bereskan semua barang-barang dan pakaianmu sekarang" ucap Mama Wanti sedikit membentak.


"Apa..? Kita mau kemana Ma ?" Ucap Khayra penasaran.


" Tidak usah banyak tanya cepat bereskan barang-barangmu."


"Tapi Ma kita mau kemana ini sudah malam. "


Dengan sedikit kesal Wanti dan Kinan menerobos masuk kekamar Khayra dan melempar semua pakaian Khayra dari lemari.

__ADS_1


"Ma...mama apa yang kalian lakukan, kenapa kalian mengeluarkan semua pakaian ku" ucap Khayra sambil menarik tangan Mamanya.


" Mulai sekarang kamu keluar dari rumah ini dan kamu bawak bayi mu pergi dari sini aku tidak mau melihat mu dirumah ini." ucap Wanti dengan marah. Dengan sedikit terkejut atas perkataan Mamanya Khayra mulai menangis.


"Tidak Ma tidak kenapa Mama seperti ini apa salah Khayra Ma " ucap Khaira sambil menangis memohon.


" Salah mu adalah kamu sudah membuat keluarga kita malu karena kamu hamil diluar nikah dan kita tidak tau siapa Ayah dari anak mu itu, sekarang para tetangga sudah mulai curiga kepadamu dan orang-orang diluar sana sudah menjek-jelekan aku karena tidak becus mengurus anaknya." ucap Wanti dengan amarahnya membuat Khayra takut.


" Ma jangan Ma khayra akan tinggal dimana kalau mama mengusirku dari rumah ini aku mohon Ma jangan usir aku dari sini " ucap Khayra memohon sambil menangis terisak-isak kepada mamanya.


"Ma....Mama lepasin Ma tolong jangan usir Khay dari sini ampun Ma tolong Ma kasihanilah Khay Ma Khay sedang hamil Ma. " ucap Khayra sambil memohon-mohon dan bersimpuh di kaki wanti.


Tanpa belas kasih Wanti dengan kasarnya menyeret Khay keluar dari rumahnya sampai membuat Khay tersungkur dilantai dengan sigap Khayra menahan perutnya yang sudah mulai membesar agar tidak terbentur lantai.

__ADS_1


"Pergi kamu dari rumah ini kamu bawak anak haram mu itu pergi dari sini jangan pernah lagi kau menampakkan wajah dan dirimu yang kotor ini kehadapanku." ucap Wanti sambil menutup pintu rumahnya tepat didepan mata Khayra dan dengan cepat Khayra mengetuk pintu sambil memohon lagi.


" Ma...Mama jangan usir khayra dari sini Ma tolong buka pintunya Ma mau kemana lagi Khayra tinggal Ma...Mama hiks....huhu...hiks" ucap Khaira sambil nangis terseduh-seduh.


Setelah lama dia mengetuk pintu namun tidak ada jawaban dari balik pintu, Khayra berdiri dan perlahan pergi dari rumah itu sambil mengusap air mata yang ada dipipinya.


Khayra berjalan digelapnya malam dan jalan yang mulai sepi perlahan Khayra berjalan tanpa tau arah tujuannya dengan wajah yang pucat dia berhenti di pinggir jalan dan duduk dipinggir trotoar sambil mengelus perutnya yang sudah membesar.


" Sayang, apa kamu baik-baik aja disana? Apa kamu takut sayang ? Maafin Mama ya nak Mama sudah menjadi ibu yang jahat sebelum kamu lahir kamu sudah menderita seperti ini gara-gara Mama maaf ya sayangku. Mama tidak tau lagi mau kemana sayang ayok kita jalan lagi. "


Sambil membawa kopernya Khayra melanjutkan perjalananya yang tidak tau arah tujuannya itu dengan wajah yang sudah pucat Khayra terus berjalan hingga tiba-tiba Khayra merasa pusing dan pandangannya mulai kabur dan pada akhirnya dia pun pingsan dipinggiran jalan.


………………

__ADS_1


jangan lupa like dan comment 😊


__ADS_2