CINTA UNTUK SI KEMBAR

CINTA UNTUK SI KEMBAR
ENDRI STORY II


__ADS_3

Aku melihat kedalama matanya yang dingin itu tidak ada kebohongan disana yang ada seperti yang aku katakan kekosongan.


Dengan perlahan aku membalas pengangan tangannya entah apa yang aku rasakan, Hangat dibadai salju itu yang aku rasakan.


" Apa kau tidak malu menjadikan aku temanmu."


"Tidak."


" Dan apa kau tidak merasa jijik berteman dengan seorang gelandangan seperti ku."


"Tidak."


Entah mengapa aku menjadi kesal dengan jawabannya yang selalu "Tidak" dengan tampang dingin tak berdosa itu tapi seketika hatiku merasa senang karena dia ingin berteman dengan ku dan ini juga pertama kalinya aku memiliki teman.


"Baiklah aku mau menjadi temanmu."


Aku menyetujui permintaannya kepada ku. Pertemanan kami pun semakin lama semakin dekat Arka tidak pernah merendahkanku, dia sangat baik dan dia mengajak ku tinggal dirumahnya yang sangat mewah.


Dia juga menyekolahkan aku walaupun hanya homeschooling dan aku pun sangat cepat tanggap menerima semua pelajaran yang diberikan hingga aku dapat menyelesaikannya dengan hanya satu tahun saja.


Ada timbul rasa minder dan merasa seperti benalu diriku yang selalu menerima kebaikan Arka tapi dengan keras Arka mengatakan jika itu tidak benar tapi aku merasa, aku harus berbuat sesuatu juga untuk Arka dan akhirnya aku memutuskan untuk selalu setia kepada Arka.


Tahun ketahun aku menjalani kehidupan ku yang telah berubah ini dan selama itu juga aku mengenal Akra lebih dekat namun tidak kusangka dia menyimpan banyak beban di pundaknya.

__ADS_1


Raut wajahnya yang selama ini dia tampilkan hanyalah topeng untuk menutupi dan mengutkan hatinya yang sangat rapuh.


Setiap malam aku selalu mendapatkannya sedang menangis sedih hingga aku juga merasakan betapa sedihnya tangisan itu hingga tanpa sadar aku juga ikut menangis.


Dari saat itu aku mulai berjanji pada diriku sendiri untuk setia kepadanya dan menjadi teman yang ada disaat dia membutuhkan.


Kini kami tinggal dirumah Paman dan Bibi Arka, Awalnya aku takut jika Paman dan Bibi Arka tidak menyukaiku dan tidak menerima keberadaan ku tapi aku salah, Paman dan Bibi Arka sangat sayang kepadaku dan tidak mempermasalahkan asalku dari mana hingga mereka mengangkatku menjadi anak mereka.


Kasih sayang yang mereka berikan padaku sama seperti kasih sayang yang mereka berikan kepada Arka hingga mereka memintaku untuk memanggil mereka Papi dan Mami sama seperti Arka.


Hidupku sekarang berubah berkat Arka yang menolongku dan mengajakku berteman aku tidak akan dapat merasakan hidup dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangiku.


Aku membalas semua kebaikan mereka dengan selalu ada disisi Arka dan selalu setia kepadanya hingga aku diangkat menjadi Asisten pribadi Arka di Khaleed Company saat aku telah menyelesaikan studi S2 ku di Oxford University.


Sekarang aku dan Arka sudah berusia 30 tahun Mami dan Papi ku selalu saja menanyakan kapan menikah tapi aku dan Arka selalu saja dapat memberikan alasan yang hanya membuat Papi dan Mami sedikit jengkel.


Dan pertemuan itu juga mengantarkan aku keseorang wanita yang sangat cantik juga soleha dan membuat jantungku berdegup kencang saat melihat senyumnya mungkin ini yang dinamakan cinta pada pandangan pertama. Wanita itu bernama Hana.


Sejak saat itu aku selalu mencari alasan untuk bertemu dengannya dan mengenalnya lebih jauh dengan mengatakan ingin membahas masalah Arka dan Khayra.


Semakin hari aku mengenalnya semakin tumbuh rasa cinta itu semakin besar hingga aku ingin memilikinya hingga waktu itu aku melihatnya sedang duduk berdua bersama seorang pria dan itu membuat ku tidak suka, aku cemburu.


Sejak hari itu aku mulai memantapkan hatiku dan yakin untuk menjadikannya pendamping hidupku, Tapi aku tidak mau terburu-buru, aku ingin dia mengetahui semua tentang ku dan begitupun sebaliknya.

__ADS_1


Dan hingga tiba saat ini lah aku mengatakan apa yang aku rasakan kepadanya.


****


"Jadi apakah kau mau menjadi kekasihku."


Hana yang mendengar ungkapan perasaan dari Endri seketika membuat wajahnya bersemu merah.


Ini pertama kalinya Hana mendapatkan pengakuan dari seorang pria karena sebelumnya banyak orang yang tidak menyukai Hana terutama para lelaki, mereka enggan untuk mendekatinya karena sifat Hana yang cerewet dan berisik itu yang selalu membuatnya minder.


Hana bingung untuk menjawabnya, bibirnya seketika beku tidak bisa mengeluarkan sedikit suara pun. Jantungnya berdegup lebih cepat dan terasa tidak nyaman.


Hana segera mengutkan hati dan debaran dijantungnya sangat cepat, Dia menatap dalam-dalam mata Endri yang penuh kesungguhan.


" End, apa kamu mau menerima kekurangan pada diriku ini, aku bukan wanita yang sempurnah."ucap ku


" Tidak ada manusia dibumi ini yang sempurnah Hana termasuk diriku ini dan aku yakin kita bisa untuk menutupi kekurangan masing-masing dengan cinta kita."


Hana tersentuh dengan jawaban yang Endri katakan tanpa sadar air mata nya meneres, dia merasa bahagia.


" Endri, aku tidak ingin menjadi kesasihmu." ucap ku yang seketika raut wajah Endri berubah sedih Endri berfikir jika cinta pertamanya akan gagal, tapi ternyta...


" Aku menerima untuk kita saling mengenal satu sama lain dan tidak memulai hubungan ini dengan berpacaran karena itu dilarang oleh Allah SWT, jadi jika kita sudah sama-sama yakin dengan pilihan satu sama lain, segeralah pinang diriku."

__ADS_1


Seketika Endri merasa sangat senang karena Hana sudah memberikannya lampu hijau untuk dirinya.


" Insaallah."


__ADS_2