CINTA UNTUK SI KEMBAR

CINTA UNTUK SI KEMBAR
TITIK TERANG


__ADS_3

sudah seminggu semenjak dari pertemuannya dengan dua bocah laki-laki yang sangat mirip dengan Arka, Endri masih belum meredahkan rasa penasarannya.


Dari semenjak itu Endir mengutus anak buahnya untuk mencari tau sedetail mungkin siapa kedua anak itu dan bukan anak buahnya saja tapi Endri juga mencari tau siapa kedua anak itu dengan cara Endri selalu datang keCafa tersebut dengan alasan untuk makan siang.


Selama seminggu dia selalu berada di sana untuk mengumpulkan informasi dan usaha itu tidak lah sia-sia, dia menetahui bahwa kedua anak itu adalah anak dari wanita muda yang bekerja disana sebagai Koki bagian Pastry.


Flashback on


Dengan rasa penasaran yang besar selama beberapa hari ini, Endri langasung menuju Cafa yang waktu itu dia datangi dan berjumpa dengan sikembar.


"Aku tidak bisa tenang, aku harus cari tau siapa kedua anak itu kenapa wajahnya mirip sekali dengan Arka dan juga akau harus cari tau siapa ibu mereka." ucap Endri saat mengendarai mobilnya menuju Cafe Hana.


selang beberapa menit mobil yang dia kendarai sampai diCafe Hana. Dilihat Cafe tersebut sangat ramai karena ini memang jamnya makan siang jadi Endir dapat leluasa memantau Cafe tersebut tanpa ada yang mencurigainya.


Endri masuk keCafe tersebut sebagai costemer dan duduk ditempat yang bisa dibilang strategis. Setelah memesan makanan orang dia tunggu pun datang.


Dia melihat Kedua bocah laki-laki itu sadang menggandeng tangan seorang wanita yang pernah dia tabrak waktu itu masuk kedalam Cafe tersebut dan mereka berjalan menuju ruangan Manager.


"Itu mereka, apa gadis itu ibu mereka ? tapi kenapa mereka masuk keruangan Manager." Endri yang sedari tadi memperhatikan mereka dengan rasa penasaran yang besar.


"Aku harus mencari tau, rasa penasaranku ini gak bisa aku tahan."


Saat sedang memantau ketiganya Makan pesanannya datang, karena Endri penasaran dia pun bertanya kepada pelayan tersebut.

__ADS_1


"Mmm... Mbak boleh saya bertanya."


"Iya tuan ada yang bisa saya bantu."


"Saya mau tanya wanita memakai hijab yang baru masuk itu siapa ya yang menggandeng dua bocah laki-laki itu ."


"Oh itu Buk Hana pak dia pemilik tempat ini."


"Oh gtu, apa kedua anak laki-laki itu anaknya."


"Bukan Tuan, Bu Hana belum menikah dan kedua anak itu adalah anak dari koki bagian pastry Cafe ini Tuan."


"Oh gtu, terima kasih ya Mbak."


"Sama-sama Tuan." pelayan tersebut pergi meninggalkan Endri.


"Semoga saja ini jawaban dari setiap kecurigaan ku dan semoga apa yang aku ketahui ini menjadi awal kebahagiaan Arka."ucap Endri tersenyum dan meyantap makan siangnya dengan bahagia.


flashback off


……………


Minggu pagi yang cerah membuat Arkarna sangat ingin bermalas-malasan ditempat tidurnya, dia ingin sedikit bersantai setelah seminggu ini dia memeras pikiran dan tenaganya dan tumpukan pekerjaan dan masalah yang dia hadapi.

__ADS_1


saat sedang asik bermalas-malasan intu kamarnya diketuk dari luar.


Tok


Tok


Tok


"Siapa." ucap Arka yang masih berbaring ditempat tidur.


"Bibi Tuan Muda."


"Ada apa Bi."


" Ditunggu Tuan dan Nyonya dibawah untuk sarapan Tuan."


" Iya Bi, Arka nanti menyusul." ucap Arka yang setengah malas bangkit dari tempat tidurnya dan langsung pergi ke kamar mandi untuk menyegarkan diri.


Setelah rapi Arka turun kebawah untuk sarapan, terlihat sudah ada Papi dan Mami Arka dimeja makan menunggu kedatangannya.


"Pagi semua."


"Pagi sayang, ayo kita sarapan Papi sama Mami suda menunggu mu dari tadi."

__ADS_1


"Iya Mi."


Saat semuanya makan tidak ada satupun yang barbica hanya suara dentingan sendok dan garpu yang terdengar karena ini suatu peraturan yang ada pada kelurga Khaleed.


__ADS_2