CINTA UNTUK SI KEMBAR

CINTA UNTUK SI KEMBAR
ULANG TAHUN SEKOLAH


__ADS_3

Khayra menangis dikamarnya, fikirannya kacau saat ini rasa sakit yang ia rasakan dan rasa bersalah kepada kedua anaknya menggrogoti fikirannya.


Dia berfikir bahwa besarnya kasih sayang yang Khayra berikan kepada kedua anaknya cukup untuk mereka tapi ternyata tidak ternyata kedua anaknya itu sangat merindukan kasih sayang Ayahnya.


"Maaf kan Mama sayang, Mama sudah egois, Mama hanya mementingkan diri sendiri tanpa melihat jika kalian sangat merindukan sosok seorang Ayah, Maafkan Mama sayang sudah memberikan kalian kesedihan seperti ini, Maafkan Mama, " ucap Khayra sedih.


Karena lelah menangis akhirnya Khayra tertidur. Pagi menyinari dunia Khayra yang sudah menyibukan diri didapur untuk menyiapkan sarapan.


Hana keluar dari kamarnya dan sudah tampak rapi dia menuju dapur untuk membantu Khayra.


"Pagi Khay." ucap Hana.


"Pagi Han." jawab Khayra.


Hana yang melihat mata Khayra sembab seperti habis menangis pun bertanya.


" Khay ada apa denganmu, matamu sembab seperti habis menangis, ada apa Khay."


"Ah aku tidak apa-apa han. hanya sedikit lelah saja." ucap khayra berdusta.


"Oke baik lah,sini biar aku bantu." ucap Hana. Hana tau kalau Khayra sedang berbohong tapi Hana tidak mau banyak bertanya lagi.


Tak lama berselang Ghani dan Ghava keluar dari kamar dan mereka juga sudah rapi dengan seragam sekolahnya.


"Pagi Mama, pagi Ayi." ucap keduanya bersama.


"Pagi juga sayang." ucap Khayra.


Khayra dan Hana berjalan kemeja makan dengab membawa sarapan yang mereka buat tadi.


Mereka berempat menikmati sarapan mereka dengan hangat seperti biasanya dan melakukan aktifitas masing-masing seperti biasanya.


Tidak terasa seminggu telah berlalu dan acara ulang tahun Khaleed International School diadakan.


Tampak aula sekolah tersebut sudah dihias dengan sangat mewah perpaduan antara warna coklat, crem dan gold menghiasi dekorasi aula tersebut.


Banyaknya ucapan selamat ulang tahun dari para undangan dan kolega keluarga Khaleed yang terlihat dari banyaknya papan bunga yang berjejer dihalaman sekolah tersebut.

__ADS_1


Bukan hanya tamu dari Keluarga Khaleed saja yang diundang tapi pihak sekolah juga mengundang semua para orang tua murid untuk menghadiri cara ulang tahun tersebut.


Keluarga Khaleed sudah sampai diacara tersebut dan disambut oleh kepala sekolah dan juga para perngajar disana.


Terlihat ada Mami Alin dan Papi Ali sedang menyapa para kolega-koleganya, serta Endri sang asisten dan juga Arka selaku pemilik sekolah tersebut sudah duduk ditempat yang disediakan.


Banyak acara yang ditampilkan disana dari kata sambutan dari Kepala keluarga Khaleed "Aliyansyah Khaleed" serta pidato dari kepala sekolah dan juga banyaknya pertunjukan dari murid-murid disana.


Mata Endri yang sedari tadi sibuk mencari seseorang namun yang dicari tidak Endri temukan. Arka yang melihat tingkah aneh Endri pun bertanya.


"Endri apa yang kau cari." tanya Arka penasaran.


"Ah tidak ada Tuan." jawab Endri.


"Benarkah, kalau begitu tenanglah ditempatmu."


"Iya Tuan." Endri yang tidak menemukan orang yang dia cari segera mengambil telpon nya dan pamit kepada Arka untuk keluar sebentar.


Endri mencari no telpon seseorang yang dia cari da menghubunginya


Tuuuut...


Tuuuut...


Tuuuut...


"Halo Assalamualaikum kamu ada dimana ?."


"Walaikumsalam Aku sedang ada dijalan sebentar lagi sampai maaf terlambat tadi ada rapat."


"Oke baik lah hati-hati dijalan."


"Iya."


"Assalamualaikum."


"Walaikumsalam."

__ADS_1


Selesai menerima telepon Endri masuk kembali keaula dan duduk ditempatnya semula.


………………………


Beberapa jam sebelumnya


Suasana di Cafe Hana terlihat juga sangat ramai karena ruangan Cafe Hana di boking untuk acara ulang tahun istri dari pelanggannya walaupun hanya sebagian diboking.


Khayra yang sibuk menyiapakan Cake yang dipesan oleh yang membuat acara melupakan undangan dari sekolah kedua anaknya.


Hana yang sudah selesai rapat dengan para karyawannya untuk melayani dengan baik tamu undangan dan juga para pengunjung Cafe agar tidak terganggu satu sama lain.


Ghani dan Ghava yang sudah rapi memakai seragam sekolah mereka keluar dari kantor Hana dan mencari Hana.


Hana yang sudah selesai rapat dikejutkan dengan teriakan sikembar.


"AYIIIII." teriak keduanya.


" Ayo kita pergi kesekolah bukannya hari ini ada acara ulang tahun sekolah, kemarin kami memberi undanganya bukan." ucap Ghava.


Hana yang mendengarnya langsung penepuk jidatnya.


"Astaga Ayi lupa sayang..." ucap Hana melihat jam di tangannya.


"Ya sudah ayo kita beragkat Ayi ambil tas dulu." Hana berjalan dengan cepat masuk kekantornya mengambil tas dan pamit kepada Khayra.


"Khay, aku pergi kesekolah sikembar ya aku lupa kalau kita diundang keacara ulang tahun sekolah sikembar." ucap Hana yang membuat Khayra tersentak karena dia juga melupannya.


"Oh ya Tuhan aku melupannya, sepertinya aku tidak bisa hadir Han kerjaan belum selesai kamu saja yang pergi dengan sikembar ya dan bilang kemereka Mamanya minta maaf karena tidak bisa ikut." ucap Khayra.


"Oke Khay." Hana pergi dari sana dan menghampiri sikembar yang sudah menunggunya.


"Ayo kita pergi sayang." ucap Hana.


"Mama kemana Ayi." ucap Ghani yang tidak melihat ibu mereka.


"Tidak sayang pekerjaan Mama belum selesai dan dia juga minta maaf kepada kalian." ucap Hana.

__ADS_1


"Oke baik lah Ayi." ucap Ghani.


Ketiganya masuk kemobil dan meninggalkan Cafe tersebut.


__ADS_2