CINTA UNTUK SI KEMBAR

CINTA UNTUK SI KEMBAR
WAJAH MERAH MERONA


__ADS_3

Pagi itu Khayra sedang sibuk didapur untuk menyiapkan sarapan, saat sedang asik memasak bel rumah berbunyi Khayra menghentikan acara masaknya dan melihat siapa yang bertamu pagi-pagi seperti ini.


Teng tong...


Teng tong...


Teng tong...


( anggap saja itu suara bel rumah)


"Siapa yang pagi-pagi begini bertamu." ucap Khayra sambil membuka pintu rumah.


" Iya cari siapa."


" Selamat pagi Nona saya supir dari keluarga Khaleed, saya ditugaskan oleh Tuan muda Arka untuk mengantarkan pakaian gantinya." ucap orang itu dan menyerahkan papper bag yang berisi baju ganti Arka.


" Oh begitu, terima kasih ya Pak."


"Sama-sama Nona, kalau begitu saya permisi dulu. Assalamualaikum." supir tersebut meninggalkan rumah Khayra.


" Waalaikum salam." Khayra menutup pintu setelah Pak supir tersebut pergi.


Khayra menuju kamar anaknya untuk memberikan pakaian ganti untuk Arka karena Khayra tau kalau Arka tidur dengan sikembar.


Tanpa mengetuk pintu Khayra langsung membuka pintu kamar sikembar


"Khaaaaaaa." Khayra menjerit dan langsung menutup wajah dengan tangnnya, Khayra yang melihat Arka keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk yang dililitkan dipinggangnya dan terlihat jelas tubuh tegap dan sixpek Arka.


Seketika wajah Khayra menjadi merah karena malu, Ghani dan Ghava yang melihat tingkah Mamanya langsung tertawa sedangkan pelaku yang membuat wajah Khayra memerah juga tertawa tanpa dosa.


" Ada apa Khay, kenapa wajah mu merah seperti itu." ucap Arka yang sedang mendekati Khayra.


" Tttii...tidak kok." ucap Khayra gugup


" Benarkah." Arka menggoda Khayra karena wajah Khayra sangat lucu.


" Iiii..iya kok, aku kesini untuk memberikan ini tadi supir Mas Arka yang mengantarkannya." Khayra langsung memberikan papper bag itu kepada Arka dan langsung pergi karena malu melihat tubuh atas Arka yang telanjang.


Arka melihat tingkah Khayra yang seperti itu merasa gemas sendiri karena Arka melihat Khayra sangan imut saat wajahnya memerah karena malu.


" Ya tuhan aku sangat malu, dan tadi mataku tidak sengaja melihat tubuh Mas Arka yang sangat bagus itu, ya Tuhan ampunilah mata ku ini saat tanpa sengaja melihat makhluk ciptaanmu yang sangat sempurnah itu." Khaya bergumam sendiri sambil memegangi pipinya yang sangat merah.


******


Arka dan sikembar keluar dari kamar mereka dengan berpakaian yang sudah rapi. ketiganya berjalan menuju ruang makan untuk sarapan.

__ADS_1


Disana sudah ada Hana dan Khayra yang menunggu ketiga laki-laki tampan itu siap. Khayra yang melihat ketiganya berdecak kagum karena ketiganya terlihat sangat tampan.


Setelah selesai sarapan Arka pamit pergi kekantor dan sekaligus mengantar kedua anaknya kesekolah.


" Terima kasih sarapannya ini sagat enak, yasudah saya berangkat dulu, jagoan Papa apa kalian sudah selesai." ucap Arka.


" Sudah Pa." ucap keduanya serentak


" Baiklah ayo kita berangkat, Papa akan mengantar kalian kesekolah."


"Baik Pa. Mama kami pergi kesekolah dulu, Assalamualaikum." Ghani dan Ghava bergantian mencium tangan Mama mereka. Khayra mengantarkan ketiganya sampai pintu depan dan


CUP..


Arka mencium kening Khayra secara tiba-tiba didepan kedua anaknya dan seketika wajah Khayra memerah seperti udang rebus.


" Mas pergi dulu. Nanti jam makan siang Mas jemput diCafe kita akan menemui Mami." ucap Arka dan Khayra menganggukan kepalanya.


Mobil Arka berjalan meninggalkan rumah Hana sampai menghilang dari pandangan Khayra. Khayra langsung masuk kedalam rumah dan dikagetkan dengan Hana yang sedang berdiri dibelakangnya sambil mengejekñya.


" Cie cie dapat Morning Kiss dari Mas tampan." ucp Hana yang melihat adegan romantis dipagi hari.


" Haisss apaan Han." ucap Khayra sambil tersipu.


" Oke, sebentar aku ambil tas dulu." Khayra mengambil tasnya dikamar dan beberapa menit kemudian Khayra datang menemui Hana.


" Yasudah Ayo." keduanya menaiki mobil Hana dan meninggalkan kedianam tersebut menuju Cafe.


*****


Dikediaman Khaleed Mami Alin sudah sangat sibuk dan bersemangat dari pagi. Papi Ali yang melihat istrinya sangat sibuk hanya bisa tersenyum.


Semenjak tadi malam Arka menghubunginya dan memberitahunya bahwa nanti siang Arka akan membawa Khayra dan juga sikembar kekediaman Khaleed, Mami Alin sibuk menyiapkan semuanya.


Mami Alin memerintahkan para pekerja rumahnya untuk berbelanja sayuran dan membersihkan seluruh Mansion karena Mami Alin tidak mau ada yang kurang karena menatu dan cucu-cucunya akan datang hari ini.


Disaat sudah siap semuanya Mami Alin menemani suaminya untuk sarapan.


" Sepertinya Mami sangat bersemangat hari ini."


"Iya dong Pi nanti siang menantu dan cucu-cucu Mami akan datang, Mami tidak mau ada yang kurang nantinya."


Papi Ali menggelengkan kepalanya kerena melihat sikap istrinya yang terlalu berlebihan, tapi Papi Alin memakluminya karena dia dan istrinya juga sangat menantika datangnya hari ini.


Hari dimana menantu dan juga cucu-cucu kesayangannya untuk pertama kali datang ke Mansion keluarga Khaleed.

__ADS_1


" Ya sudah Mi, Papi berangkat dulu ya."


"Iya Pi, hati-hati." Mami Alin mengantar suaminya sampai dipintu setelah suaminya pergi kekantor Mami Alin melanjutkan pekerjaannya dengan dibantu para pelayan.


*****


Disuatu tempat tepatnya diBandara seorang wanita canti dan seksi berjalan menuju mobil jemputannya, Kinan yang baru pulang dari luar kota karena pekerjaannya. Dia menuju mobil jemputanya dan pulang kerumahnya.


Setelah menempuh perjalanan selama satu jam akhirnya Kinan sampai dirumahnya, Kinan masuk kedalam rumahnya dan disambut oleh pelayn rumah tersebut.


" Selamat datang Nona."


" Mmm... Oh iya dimana Mami." ucap Kinan.


" Nyonya sedang keluar Nona."


" Baiklah kembali bekerja." Kinan merebahkan badanya disofa ruang tamu, sambil memainkan Hp nya tidak lama kemudian terdengar suara Maminya pulang.


Mami Wanti mengampiri Kinan yang sedang duduk diruang tamu.


" Hay sayang, kapan kamu pulang." ucap Mami Wanti sambil duduk disebelah Kinan.


" Baru saja Mi, Mami dari mana."


"Mami tadi dari rumah Pamanmu, Dia akan pindah kekota ini."


"Oh iya dia akan tinggal dikota ini, tumben ada apa ini Mi." Kinan yang penasaran karena selama ini yang Kinan tau kalau Pamannya yang selama ini tinggal diluar Negri itu akan datang ke sini jika bukan urusan yang sangat penting. Tapi ini kenapa dia malah ingin tinggal dikota ini.


" Mami juga tidak tau sayang, dia hanya memberitauh Mami kalau dia akan tinggal dikota ini."


"Oh begitu."


" Yasudah Mami masuk kekamar dulu mau istirahat, kamu juga istirahatlah paatinya sangat lelah karena kamu baru pulang dari perjalanan jauh." Mami Wanti berdiri dari duduknya dan pergi meninggalkan Kinan yang masih duduk tenang disana.


"Bailah Mi." ucap Kinan dan langsung berdiri dan menuju kamarnya.


******


Jam sudah mau menunjukan jam makan siang Hana datang kedapurnya dan melihat Khayra masih sibuk dengan adonan Cakenya.


Hana mendatangi Khayra yang sedang fokus membuat kue.


" Khay, apa kau tidak jadi pergi menemui Maminya tuan Arka." ucap Hana yang mengejutkan Khayra. Dia langsung melihat jam disana dàn terkejut karena dia hampir melupakannya.


" Astagfirullah, aku lupa Han."

__ADS_1


__ADS_2