CINTA UNTUK SI KEMBAR

CINTA UNTUK SI KEMBAR
KELUARGA KHALEED


__ADS_3

Hana mengangkat telpon dari Hana.


"Walaikumsalam Khay, maaf aku lupa memberitahumu, aku mengajak anak-anak makan siang diluar dan sekalian kami makan Ice crem."


"......"


"Baik lah Khay."


"...."


"Oke, setelah selesai makan kami akan langsung pulang."


"...."


"Walaikumsalam."


Setalah menerima telpon dari Khayra. Ketiganya masuk kedalam kekedai Ice crem itu.


"Sepertinya nanti saja aku menghubunginya."


…………………


Hari sudah berganti sore jam sudah menunjukan pukul 5 sore waktunya para karyawan Khaleed Company pulang.


Begitu pun dengan Arka, setelah menyelesaikan pekerjaannya Arka menyusun kembali berkas-berkas yang berserakan dimejanya.


Pintu ruangan Arka diketuk dan itu Endri.

__ADS_1


"Sudah waktunya pulang Tuan." ucap Endri.


"Oke baik lah, tunggulah diluar."


"Baik Tuan." Endri pergi dari ruangan Arka dan menunggunya diluar.


Selang beberapa menit Arka keluar dari ruangannya tersebut dan diikuti oleh Endri dibelakangnya menuju Life.


Sampainya mereka dilantai bawah banyak para karyawan yang sudah meninggalkan ruangan mereka masing-masing.


Arka berjalan menuju mobilnya yang sudah siap didepan pintu masuk. Mobil yang mereka kendarai berjalan dan meninggalkan perusahaan tersebut.


Butuh Empat puluh lima menit untuk sampai dikediaman Khaleed setelah mobil tersebut berjalan menembus ramainya jalan raya dan terjebak macet akhirnya mereka sampai dikediaman Khaleed.


Arka menyuruh Endri untuk makan malam dirumah nya dan endri menyetujuinya, karena Endri tinggal sendiri diAparteman mewahnya.


Keduanya keluar dari mobil dan menuju puntu depan.


Mami Alin yang duduk diruang keluar melihat kedatangan kedua anaknya tersenyum dan menyambutnya.


"Walaikumsalam." jawab Mami Alin dengan senyum yang hangat.


Arka dan Endri yang disambut oleh Mami Alin langsung mencium tangan Mami Alin dan Alin memeluk keduanya.


"Kalian pulang terlambat, yasudah sana masuk bersihkan badan kalian dan kita makan malam bersama." ucap Mami Alin


"Iya Mami." ucap keduanya.

__ADS_1


"Oh iya Mi, Papi belum pulang." tanya Arka yang sedari tadi tidak melihat Papinya.


"Belum sayang tadi katanya sembentar lagi sampai dan kamu Endri menginap lah disinikan Mami sangat merindukanmu apa kamu tidak merindukan Mami" ucap Alin memasang wajah sedihnya.


"Tentu saja Endri merindukan Mami cantik ku ini, Baik lah Mami Endri akan menginap disini." ucap Endri yang membuat Mami Alin senang. Dia tidak mau membuat Mami kesayangannya itu sedih.


Karena memang sudah beberapa minggu ini Endri tidak pulang kekediaman Khaleed dan lebih memilih tidur diapartemennya sendiri.


Semenjak Arka membawa Endri kekediaman Khaleed, Endri sudah dianggap Alin dan Ali sebagai anak kandung mereka sendiri oleh sebabnya dirumah itu Endri juga memiliki kamar sendiri dan kamar itu sudah lama tidak dia tempati.


Semenjak Endri lulus dari Universitas Endri lebih memilih tinggal diApartemen sendiri dan hidup mandiri.


Sebenarnya dulu Mami Alin melarang keras Endri tinggal diapartemen sendiri karena Mami Alin tidak mau Endri menjauh darinya dan juga Mami Alin khawatir tentng keadaan anaknya itu jika jauh darinya.


Butuh usaha keras Endri membujuk Maminya itu untuk mengizinkannya tinggal diApartemen namun dengan banyaknya bujuk rayu dari Endri akhirnya Alin luluh tapi dengan memberi banyak syarat kepada Endri dan mau gak mau Endri harus jalankan.


Tak lama kemudian terdengar suara mobil yang berhenti dihalaman Rumah, Mami Alin melihatnya ternyata itu suaminya sudah pulang.


"Assalamualaikum." ucap Ali berjalan masuk kedalam rumah.


"Walaikumsalam sayang." jawab Alin dan langsung mencium tangan suaminya.


"Apa anak-anak sudah pulang sayang." tanya Ali karena dia melihat mobil yang biasa Endri gunakan.


"Sudah sayang mereka sedang membersihkan diri dikamar."


"Ya sudah Papi masuk kekamar dulu mau bersih-bersih juga."

__ADS_1


"Iya sayang."


Setelah Papi Ali masuk kekamarnya Mami Alin pergi menuju dapur untuk membantu para Maid menyiapkan makan malam.


__ADS_2