
Dengan kecupan bertubi-tubi diwajah mereka Arka menangis haru melihat kedua anak kandungnya itu.
" Sayang ini Papa. Papa kandung kalian." ucap Arka dan tanpa jawaban sikembar, mereka langsung memeluk erat Arka dan menangis
" Papa...Papa hiks...kami merindukanmu." ucap keduanya sambil menangis dipelukan ayah mereka.
" Papa kenapa kau tidak pulang menemui kami apa Papa tidak sayang kami." ucap Ghava sambil menangis
"Tidak sayang, Papa sangat menyayangi kalian, Maaf kalau Papa tidak menemani kalian seĺama ini, maaf jika selama ini Papa tidak ada bersama kalian, tapi Papa janji mulai sekarang Papa akan selalu bersama kalian Papa tidak akan meninggalkan kalian lagi, apa kalian mau memaafkan Papa." ucap Arka memohon.
" Iya kami memaafi Papa, dan Papa harus berjanji tidak akan meninggalkan kami dan Mama lagi." ucap Ghani dan langsung memeluk sang Papa.
" Iya, Papa berjanji." ucap Arka dan mencium lagi kedua putranya itu.
Khayra yang sedari tadi hanya melihat pertemuan ayah dan anak itu merasa terharu dan senang akan kebersamaan mereka.
Saat pelukan dari kedua anaknya lepas Arka berjalan menghampiri Khayra dan langsung memeluk erat wanita yang dia cintai saat pertemuan pertama mereka itu.
" Terima kasih sayang Terima kasih kau memberikan dua orang putra untuk ku, terimakasih kau sudah menjaga keduanya dan memberikan semua cintamu pada keduanya, Maaf jika selama lima tahun ini aku tidak berada disampingmu saat kau membesarkan mereka sendirian, maafkan aku maafkan aku." ucap Arka sambil manangis bahagia karena tanpa dia ketahui jika kesalahan yang dia perbuat lima tahun yang lalu meninggalkan benih dirahim Khayra.
Dan juga tanpa dia sadari sekarang dia sudah menjadi seorang Ayah dari dua orang putra yang sangat tampan dan pintar.
" Hey kenapa menangis, apa kamu tidak malu dilihat oleh kedua anakmu ini." ucap Khayra dan dengan cepat Arka mengusàp air matanya.
" Apa kau tau aku sangat bahagia, ini adalah hadiah yang paling indah yang pernah aku miliki. Khayra aku mencintai mu,sangat mencintaimu, aku jatuh cinta saat pertemuan kita yang pertama kali lima tahun lalu dan saat itu hati ku sudah tertutup untuk wanita lain selain dirimu." Khayra yng mendengar ungkapan cinta Arka membuat wajahnya merah dan itu membuat Arka gemas melihatnya.
Arka melihat kedua anaknya yang tidak kalah gemasnya dengan ibu mereka, menggendong keduanya ditangannya dan ciuman sayang yang diberikan oleh Ayah mereka membuat keduanya sangat senang.
"Papa ayo kita masuk, apa Papa akan menginap disini aku ingin tidur dipeluk oleh Papa." ucap Ghani dan dianggukin juga dengan Ghava.
" Baiklah tapi minta izin dulu kepada Mama kalian apa boleh Papa menginap disini untuk menemani kalian tidur." ucap Arka sambil melirik Khayra.
"Mama boleh ya Papa menginap disini, kami ingin tidur ditemanai Papa." ucap Ghava memohon.
"Iya Ma pleeass..." ucap Ghani juga memohon.
" Baik lah boleh tapi ingat langsung tidur oke."
__ADS_1
"Yeeehhhh kita tidur bareng Papa." Ghani dan Ghava bersorak dengan gembiranya.
Keluarga kecil itu masuk kedalam rumah, disana ternyata sudah ada Hana yang menyambut kedatangan mereka. Hana merasa senang melihat ternyata Khayra dan sikembar sudah dapat bersatu dengan Arka.
"Assalamualaikum ."
"Waalaikum salam tuan Arka selamat malam."
"Selamat malam juga Nona Hana. Maaf jika saya mengganggu malam-malam."
" Tidak masalah Tuan. Ayo silahkan duduk Tuan." Hana mempersilahkan Arka duduk tapi dilarang oleh kedua bocah tampan itu.
" Tidak Ayi, kami ingin Papa langsung kekamar kami dan menemani kami tidur." protes Ghava.
" Benar Ayi, lihat Papa sudah terlihat lelah karena sibuk bekerja dan butuh istirahat bukan untuk mendengar ocehan panjang Ayi." kali ini Ghani yang protes.
" Hey kalian dasar bocah tengik apa yang kàlian katakan, apa segitu membosankannya jika Ayi mengoceh terus."
"Iya Ayi ." jawab keduany yang membuat Hana gemas sendiri.
Khayra dan Arka yang melihat perdebatan itu hanya tersenyum saja.
" Baik Pa." Ghani dan Ghava pergi kekamar mereka dan meninggalkan ketiga orang dewasa disana.
" Mmm...Sebelum nya saya ingin meminta maaf atas kedatangan saya malam-malam yang mengundang keributan didepan rumah Nona Hana....
" Saya datang kesini ingin bertemu dengan Khayra untuk meminta maaf dan menjelaskan semua permasalahan yang ada. Saya tau jika perbuatan saya selama ini sangat tidak bertanggung jawab karena tidak berada diantara mereka jadi saya mohon maafkan semua kesalahan ku dan saya mohon beri kesempatan agar saya bisa membahagiakan Khayra dan kedua anakku." ucap Arka panjang lebar.
" Aku sudah memaafkan mu sebelumnya karena aku tau kalau semua ini tidak sepenuhnya kesalahan Mas Arka dan saya juga bersyukur karena itu juga saya memiliki dua pangeran penyemangat hidup yang menemani hari-hari ku yang sudah hancur."
" Terima kasih kamu sudah memaafkan aku sayang jadi berikan aku kesempatan untuk membahagiakan kalian dan juga untuk mengganti semua kebahagiaan yang tidak ku berikan kepada kalian selama lima tahun ini." Khayra tersenyum manis mendengar ucapan Arka.
" Dan untuk Nona Hana saya mengucapi terima kasih karena sudah memberikan mereka tinggal dengan anda dan memberikan mereka banyak cinta."
"Itu tidak masalah Tuan, saya senang dengn kehadiran mereka rumah yang dulunya sepi karena saya tinggal sendiri seketika berubah menjadi ramai atas kedatangan mereka dirumah ini."
Ketika Arka ingin melanjukan bicara terdengan suara pria kecil yang sedari tadi berdiri diambang pintu untuk memanggil Papa mereka.
__ADS_1
" Papa... apa sudah selesai." ucap Ghani
" Oh iya sayang Papa datang." ucap Arka dan bangkit dari duduknya untuk kekamar Anak kembarnya
"kalau begitu saya permisi dulu, khayra saya temui dulu anak-anak ya." ucap Arka dan diangguki oleh Khayra.
Setelah Arka pergi dari hadapan mereka Hana dan Khayra melanjutkan obrilan mereka.
" Jadi apa yang akan kamu lakukan setelah ini Khay."
" Mmm...entah lah Han, aku belum memikirkannya, mungkin seperti ini aja dulu aku tidak mau terburu-buru mengambil keputusan."
"Mmm..baiklah aku hanya bisa berdoa semoga kamu bahagia setelah ini."
"Amin Han." keduanya melanjutkan obrolan santai mereka.
******
Ditempat lain tepatnya dikediaman keluarga Khaleed terjadi kehebohan yang disebabkan oleh Mami Alin.
Setelah menerima telphone dari anaknya Arka, pasalnya Arka sudah mengetahui jika dia memiliki anak dari Khayra dan sekarang Arka sedang bersama kedua cucunya.
Kegembiraan terpancar jelas di wajah yang sudah nampak garis wajahnya namun masih tetap cantik itu, karena dia akan bisa bertemu dan memeluk kedua cucunya itu.
" Terima kasih Tuhan kau memberikan kebahagiaan kepada anak ku, aku mohon kepadamu berikan selalu kebahagiaan kepadanya karena aku tau anakku sering menangis sendiri setiap malam dan terlihat dimata itu ada kesepian yang mendalam walaupun dia bersama ku."
.
.
.
.
.
Hay para readers ku, terima kasih atas dukungan kalian semua karina minta maaf jika terlalu sering tidak up karena percayalah butuh usaha keras untuk mendapatkan ide-ide bagus agar mendapatkan cerita yang menarik disetiap episodenya tapi karina akan berusah untuk up demi kalian.
__ADS_1
Jadi terus tinggalkan jejak kalian untuk mendukung karina. Like, Comment, and Vote . Ditunggu episode selanjutnya
see you 😘😘