
Kebesokan harinya setelah mengantar kedua anaknya kesekolah Khayra berangkat menuju Cafe.
Sebelum memulai pekerjaannya Khayra menghubungi Arka untuk bertemu, tentunya untuk membicarakan yang seharusnya diperjelas.
Tidak butuh lama sambungan telepon pun tersambung.
" Halo Assalamualaikum Mas."
"Wa'alaikum salam Khay."
" Apa Aku mengganggu pekerjaanmu Mas."
"Tidak juga, ada apa Khay ."
"Begini mas apa siang ini bisa kita bertemu, ada yang ingin aku bicarakan."
" Mmm siang ini sepertinya tidak bisa Khay Mas masih ada pekerjaan, bagai mana nanti malam saja, bagaimana."
"Oh oke Mas."
"Yasudah nanti malam Mas jemput ya jam 7, oke."
"Baik lah Mas, yasudah kalau begitu. Assalamualaikum."
"Wa'alaikum salam."
Sambungan telepon pun terputus dan Khayra segera melanjutkan pekerjaannya karena sebentar lagi Cafe akan banyak para pengunjung yang datang.
---^^---
Disisi lain Khayra setelah mendapatkan telepon dari Khayra segera memanggi Endri untyk datang keruangannya.
" End, datang lah keruanganku." ucap Arka lewat telepon dimeja kerjanya.
Tidak lama kemudian Endri datang keruang Arka da mengetuk pintu ruangan tersebut.
Tok tok tok
"Masuk." ucap Arka dari dalam.
" Ada apa Ar ." tanya Endri yang berdiri dihadapan Arka.
" Bagai mana persiapan yang aku minta, apa semuanya sudah siapa."
"Semuanya sudah siap Ar tinggal kita jalankan."
"Bagus, Aku tidak ingin ada kesalahan atau pun adanya gangguan dari luar, kau tau kan Endri kita mendapat kabar kalau sekarang ini Lukman sudah datang keKota ini dan juga aku tidak mau perempuan itu merusak rencana ku sepertinya dia akan melakukan sesuatu."
"Baiklah kalau begitu Arka, akan kejamin para pengganggu itu merusak acaramu nanti malam."
"Bagus kalau begitu lanjutkan pekerjaanmu."
" Baik aku permisi dulu." ucap Endri dan meninggalkan ruang itu.
__ADS_1
Sepeninggalnya Endri dari ruangnya Arka kembali mengerjakan pekerjaannya yang lumayan banyak dan dia harus menyelesaikan semua itu sebelum malam.
---^^---
Dilain tempat tepatnya disebuah Bandara, sebuah Pesawat pribadi baru saja mendarat dikota M.
Sosok lelaki yang sudah tidak muda lagi namun masih terlihat gagah turun dari Pesawat tersebut sambil menggandeng tangan seorang wanita yang sangat cantik dan seksi walau pun umurnya tidak jauh berbeda dengan pria disampingnya.
Lukman dan Istrinya baru saja sampai diKota M, dengan diikuti beberapa anak buahnya yang berjalan dibelakangnya.
Seorang Pria dengan berpakaian rapi menghampiri Lukman dan istrinya untuk menyambut kedatangan Bosnya itu.
"Selamat datang Tuan dan Nyonya. Mari" ucap Pria tersebut hormat.
" Mmm.." Lukman dan Istrinya mengikuti Pria tersebut menuju mobil yang sudah disiapkan disana .
Tidak menunggu lama Lukman dan Istrinya jugs Pria tersebut masuk kedalam mobil tersebut dan meluncur ketempat tujuan.
Sedangkan Anak buah yang datang bersama Lukman juga sudah masuk kedalam mobil yang disediakan dan berjalan mengikuti mobil yang dinaiki oleh Lukman.
" Bagai mana persiapan semuanya, apa sudah beres." Tanya Lukman sambil menghisap rokoknya.
"Semuanya sudah beres Tuan dan rumah yang akan anda tempati juga sudah sesuai dengan apa yang anda inginkan." ucap Lelaki tersebut yang sedang menyetir.
"Bagus." ucap Lukman.
Mobil mewah tersebut berjalan membelah jalan siang itu yang terlihat cukup padat.
Butuh satu jam perjalan yang dibutuhkan Lukman untuk sampai dikediamannya.
Setelah Mobil yang membawa Lukman berhenti tepat dipintu depan rumah tersebut, Pria yang tadi duduk dikursi kemudi turun terlebih dahulu dan membukakan pintu belakan mobil mempersilahkan tuannya keluar dari mobil tersebut.
Lukman turun dari mobilnya sambil didampingi oleh istrinya dan masuk kedalam rumah tersebut.
Beberapa pelayan sudah berbaris berjejer rapi menyambut kedatangan Lukman dan memberi hormat kepadanya.
Seorang Kepala pelayan rumah tersebut berjalan kehadapan Lukman dan memberi salam hormat kepadanya.
" Selamat Datang Tuan dan Nyonya, perkenalkan saya Raja kepala pelayan rumah ini. Saya siap melayani anda." Hormat Raja kepada Tuannya.
"Kalau begitu silahkan Tuan dan Nyonya saya sudah siapkan kamar untuk beristirahat." Lukman dan Istrinya pun mengikuti Pelayan Raja menuju kamar mereka untuk beristirahat.
Ketiganya berjalan menuju Lift untuk menujuh lantai dua. Sesampainya disama ketiganya berjalan menuju ruangan dengan pintu yang ukurannya dua kali lipat dari pintu kamar-kamar yang lain dan iya itu adalah kamar utama dari rumah tersebut.
" Silahkan Tuan dan Nyonya ini kamar anda." Pelayan Raja membuka pintu tersebut dan mempersilahkan Lukman dan Istrina masuk.
Setelah mempersilahkan Tuannya masuk Pelayan Raja pamit untuk undur diri dan meninggalkan pasangan suami istri tersebut.
" Kau istirahatlah, aku akan keluar sebentar ada kerjaan yang akan kulakukan."
"Baiklah Mas." ucap Istri Lukman dan kemudia Lukman keluar dari kamar tersebut.
---^^---
__ADS_1
Hari sudah menandakan menjelang sore dan terlihat sang surya sudah perlahan tenggelam.
Jam menunjukan pukul lima sore dan pekerjaan Arka sudah selesai tepat waktu.
Arka segera merapikan berkas-berkas pekerjaannya dan tak lama itu Endri masuk keruang Arka yang juga sudah menyelesaikan pekerjaannya.
Keduanya keluar dari ruangan Arka menujuh kepintu lift, setelah menunggu beberapa menit Lift tersebut terbuka dan keduanya masuk kedalam.
Pintu Lift terbuka, mereka sudah berada dilobi Perusahaan Khaleed. Sepanjang perjalanan banyak para karyawan terutama Karyawati yang terkagum-kagum melihat Arka dan Endri yang berpas-pasan dengan mereka langsung memberi salam tanpa dibalas dan seperti biasa wajah keduanya terlihat dingin.
Arka masuk kedalam mobil dan melajukan mobil tersebut menujuh Mansion Keluarga Khaleed.
Butuh empat puluh lima menit mereka sampai Arka segera keluar dari mobilnya dan langsung berlari menuju kamarnya tanpa menunggu Endri, dia segera bersiap-siap.
Setelah siap dengan pakaian kesualnya Arka mengambil kunci mobilnya dan pergi menuju Cafe tempat Khayra bekerja.
Khayra yang sudah siap dan rapi sedang menunggu kedatangan Arka yang akan menjemputnya.
Tidak lama kemudian mobil Arka terlihat diparkiran mobil Cafe tersebut dan Arka turun dari mobil tersebut.
Khayra yang melihat penampilan Arka yang terlihat keren dan juga tampan tanpa sadar dirinya terkagum melihat Pria tampan yang berjalan menghampirinya itu.
" Apa kau sudah siap ?." Tanya Arka yang menyadarkan Khayra dari lamunannya.
" Eh iya saya sudah siap Mas." Khayra yang tersadar berusaha menutupi kegugupannya dan membuat Arka tersenyum melihatnya.
"Ayo." Arka menggandeng tangan Khayra yang membuat wajah Khayra bersemu merah.
Setelah Mobil milik Arka meninggalkan Cafe tersebut tidak ada satu pun suara dari dua orang manusia yang berada didalam mobil tersebut.
" Kita mau kemana Mas ?." Akhirnya Khayra memulai obrolan yang sedari tadi mereka berdua hanya diam saja.
" Kita akan pergi kesuatu tempat, nanti kamu akan tau jika kita sudah sampai." jawab Arka dan Khayra hanya mengangguk bertanda mengerti.
.
.
.
.
Halo para Readers ku tersayang jumpa lagi dengan othor yang sudah lama tidak menyapa kalian.
Othor mengucapin banyak-banyak terima kasih atas dukungan dan suport kalian atas novel Othor yang tidak seberapa ini.
Jadi tetap terus dukung dan suport Othor terus dengan Like, Comment, vote dan masukkan kevaforit kalian.
.
I love you all. See you
.
__ADS_1
Jangan lupa mentaati protokol kesehatan dan menerapkan PPKM agar para Readers Othor selalu sehat dan terhindar dari penyebaran Virus Covit 19.