CINTA UNTUK SI KEMBAR

CINTA UNTUK SI KEMBAR
PERTEMUAN TAK TERDUGA


__ADS_3

Mobil Arkana sudah sampai diCafe tempatnya untuk makan siang, Arkarna keluar dari mobilnya bersama dengan Endri lalu mereka masuk kedalam dan mencari tempat yang pas untuk makan siang mereka.


Saat sudah menemukan tempat yang nyaman keduanya dihampiri pelayan dengan membawa daftar menu.


"Selamat siang Tuan. ini daftar menunya." ucapa pelayan itu ramah


setelah beberapa menit memilih menu untuk mereka santap keduanya memilih dua porsi stek daging sauce mashroom dan dua lemon tea pelayan tersebut mencatat pesanan mereka.


"Ditunggu pesananya Tuan." ucap pelayan tersebut dan pergi meninggalkan keduanya.


Sambil menunggu pesanan mereka Arkarna yang sedang asik dengan ponselnya sedangkan Endir berdiri dan permisi ke Arka untuk ke toilet.


"Tuan saya ijin ke toilet sebentar." ucap Endri dan dijawab anggukan Arka


......................


Disisi lain Hana dan Sikembar sudah hampir sampai diCafe Hana didalam mobil keduanya dengan semangat bercerita kepada Hana tentang hari pertama mereka sekolah dan di dengar dengan antusias juga oleh Hana.


tak lama mereka pun sampai diCafe setelah memarkirkan mobilnya ketiganya keluar dari mobil. Ghani dan Ghava yang keluar dari mobil langsung berlari masuk ke dalam Cafe


"Ghani, Ghava jangan lari-lari nanti jatuh." teriak Hana yang diharaukan oleh sikembar.


Hana yang sedikit berlari mengejar sikembar tiba-tiba dia menabrak tubuh seorang laki-laki dan hampir terjatuh secara sepontan laki-laki itu memegang lengan Hana supaya tidak terjatuh dan keduanya saling memandang satu sama lain yang ternyata itu Endri.


....................

__ADS_1


Sebelumnya Endri yang sudah selesai dengan urusannya di toilet. tanpa Endri melihat kedepan dia bertabrakan dengan seorang gadis dan sepontan Endri memegang lengan gadis itu supaya tidak jatuh, mata keduanya pun saling berhadapan dan ternyata itu Hana.


Hana yang lengannya dipegang langsung tersadar.


"Ah maaf kan sayang Tuan sudah menabrak anda." ucap Hana sambil membungkukkan sedikit kepalanya.


Endri yang sebentar terpesona dengan Hana segera menyadarkan dirinya dan memasang wajah datarnya kembali


"Oh iya tidak apaapa Nona..." sesaat ucapan Endri berhenti karena panggilan dari sikembar dibelakangnya


"Ayi ayo cepat." ucap sikembar yang sedari tadi melihat kejadian itu.


"Ah iya sayang." ucap Hana.


Endri yang mendengar itu seketika membalikan badannya dan menatap kedua bocah kembar dihadapannya.


"apa yang aku lihat ini, mengapa wajah mereka sangat mirip dengan Arka ? tidak-tidak ini tidak mungkin." ucap Endri dalam hati.


"Baik lah Tuan saya permisi dulu. Selamat menikmati hidangan kami." ucap Hana dan pergi meninggalkan Endri yang masih melamun.


Endri yang melihat kepergian Hana dan Sikembar hingga tidak terlihat lagi seketika dia tersadar jika Arkarna masih menunggunya.


Endri yang berjalan menuju mejanya dengan wajah yang masih bingung dengan apa yang dia lihat dan dia juga melihat makanannya juga sudah datang


"Kenapa kau lama sekali Endri." ucap Arka yang tidak di jawab oleh Endri.

__ADS_1


Arka yang mendengar tidak ada jawab dari Endri melihat kearah Endri yang masih melamun melamun.


"Hey End apa kau mendengarkanku." ucap Arka sedikit tinggi mengejutkan Endri yang melamun.


"Eh i..iya Ar apa kau mengatakan sesuatu ? " ucap Endri gugup.


"Ada apa dengan mu, kau terlihat aneh." ucap Arka penasaran.


"Ah tidak-tidak aku biasa aja." jawab Endri sambil mengusap lehernya.


"Sudah ayo dimakan makanan mu jam istirahat sudah mau selesai."


"Baik lah." Endri makan dengan perasaan yang tidak bisa di katakan, pikirannya masih terbayang wajah dua anak laki-laki yang dia temui tadi.


Arka yang sudah selesai makan bangkit dari tempat duduknya.


"Eh mau kemana kau." tanya Endri yang melihat Arka mau pergi.


"Aku mau ngambil pesanan Cake Mami di sini dan sekalian bayar makanan kita." ucap Arka yang berlalu pergi menuju meja kasir.


"Oh oke."


Endri ingin sekali memberi tau Arka dengan apa yang dia lihat tadi tapi Endri urungkan karena dia masih tidak tau siapa kedua anak itu, bisa jadi anak-anak itu bukan anak Arka hanya wajahnya saja yang mirip.


Dia tidak mau membuat Arka mengharapkan yang belum pasti dia takut Arka akan sakit hati yang kesekian kalinya.

__ADS_1


"Aku akan mencari tau sendiri dulu" ucap Endri dalam hati.


__ADS_2