
Didalam mobil Arka menanyakan jadwalnya hari ini kepada Endri.
"End apa jadwal ku hari ini." tanya Arka yang seketika Endri menghentikan mobilnya karena lampu merah.
Endri mengambil ipad nya dan melihat jadwal Arka.
" Pagi ini jam 9 kita ada rapat dengan tim industri iklan produk kita yang baru, lalu kita ada pertemuan dengan pihak PT.ANGKASA GROP jam 11 lalu ada berapa berkas yang harus ditanda tangani dan dari jam makan siang seterusnya tidak ada lagi, sudah itu saja." ucap Endri.
"Oke kalau begitu, oh iya End nanti setelah selesai pertemuan dengan pihak PT.ANGKASA GROP bisakah kita kesekolah sudah lama aku tidak kesana. Oh iya sekalian kau bawak saja kesana berkas yang ingin ditandatangani."
"Baik lah Ar." Endri melanjutkan perjalanan mereka.
" Aku tau kau merindukan kedua anak mu itu kan Ar, kalian benar-benar Ayah dan Anak, mereka pun juga merindukan mu sampai-sampai kemarin saat aku ke sekolah kedua anak mu itu mendatangi ku dan menanyaka tentang diri mu." ucap Endri dalam hati sambil melirik Arka disebelahnya.
******
Disisi lain, Ghani dan Ghava sudah tiba di sekolah, mereka turun dari mobil dan berjalan memasuki halaman sekolah.
" Mmm kaka Papa sudah lama tidak datang kesekolah ya. Aku merindukannya." ucap Ghava
" Apa kau lupa kata Paman Endri Papa sedang sibuk makanya dia tidak bisa datang."
" Iya si Kaka Tapi aku ingin ketemu Papa apa Kaka tidak merindukan Papa."
"Kaka juga merindukan Papa, tapi Papa sedang sibuk mungkin kalau sudah tidak sibuk Papa pasti akan datang kesekolah."
" Apa nanti kita coba datang keruangannya saja kak siapa tau hari ini Papa datang kesini."
"Iya baik lah nanati jam istirahat siang kita coba datang keruangan Papa."
"Iya Kaka."
Keduanya berjalan menuju kelas mereka dan tak lama bel sekolah pun berbunyi.
Dijalan Khayra dan Hana melajukan mobilnya menuju Cafe, Hana yang melirik Khayra yang sedang melamun dikursi sebelahnya.
"Hey apa yang kau lamunkan." ucap Hana sambil menyenggol tangan Khayra.
" Ah eh tidak ada Han."
"Jangan membohongiku aku tau kau sedang memikirkan sesuatu, ayo apa itu."
__ADS_1
"Haaa aku sedang memikirkan kata-kata mu kemarin apa aku harus bertemu dengan laki-laki itu. Aku masih takut."
"Khay itu semua terserah pada mu keputusan ada ditangan mu, Aku hanya memberikan mu solusi agar semua masalah ini cepat selesai, aku tau kau maaih takut tapi coba lah buang rasa takut itu, berfikirlah dengan positif dan ingat anak-anak membutuhkan kalian berdua."
" Apa dia akan menerima anak-anak ku jika tau dia memiliki dua orang anak dari wanita biasa seperti ku, Han."
" Kenapa kau berfikir seperti itu, tentu saja dia harus menerimanya, Anak-anak itu bukan milik mu saja mereka juga milik dia sebagai Ayah kandung sikembar dan kalau bisa dia juga harus bisa menerimamu dan mencintaimu dengan tulus tanpa melihat kau sebagai ibu dari anak-anaknya."
"Apa aku pantas mendapatkan cintanya Han aku hanya wanita biasa saja tidak ada istimewanya, kau tau dia dan aku seperti langit dan bumi jadi aku tidak mau mengharapkan apa yang tidak mungkin akan terjadi, Aku hanya berharap dia laki-laki yang baik dan bisa menerima kedua anak ku serta memberi mereka kasih sayang dan cinta seorang Ayahnya." ucap Khayra dengan sendu.
" Ya semoga saja, jadi apa kau sudah mengambil keputusan untuk bertemu dengannya."
"Iya Han, semoga keputusan ku tidak sia-sia."
"Bagus lah."
Tidak terasa mereka sampai diCafe, mereka turun dari mobil dan masuk kedalam Cafe dan melanjutkan kegiatan mereka masing-masing.
*******
Waktu sudah menunjukan siang hari dikediaman Khaleed, Mami Alin sedang merasa bosan dengan kegiatannya.
" Haa bosan sekali aku hari ini, rasanya aku ingin memakan makanan yang manis-manis. Ah aku pergi saja ke Cafe kemarin Cake mereka enak-enak sekali." Mami Alin langsung bangkit dari duduknya dan langsung berjalan kekamarnya untuk mengganti pakaiannya.
Tak butuh lama Mami Alin sampai di Cafe Hana dengan tidak sabarnya Mami Alin keluar dari mobil nya dan masuk kedalam Cafe itu.
Mami Alin terlihat berbinar melihat Cake-cake cantik dan enak yang berjejer di Cake Showcase tersebut.
Dengan semangatnya Mami alin menuju Conter untuk memesan Cake yang ingin dia makan.
"Selamat siang nyonya mau pesan apa."
"Siang saya ingin pesan satu potong Cheese Cake, satu tiramisu, satu potong Red velvet dan satu Green Tea makan sini, oh iya apa saya bisa pesan satu loyang Cake Strowberi untuk di bawak pulang ."
" Bisa Nyonya."
"Baik lah jadi berepa totalnya."
"Semuanya Rp. 350.000 Nyonya."
Mami Alin mengeluarkan uang didalam dompetnya dan membayar pesananya
__ADS_1
"Uangnya saya terima Rp.400.000 ya Nyonya dan ini kembaliannya Rp.50.000."
"Iya makasih."
Tak lama pesanan Mami Alin datang
" Ini Nyonya pesananya, Cake yang akan dibawa pulang akan kami antar kemeja anda nanti."
"Baiklah makasih." Mami alin langsung membawa tampan berisi pesananya menuju kemeja yang kosong.
"Ahh akhirnya aku menikmati Cake ditempat ini lagi." Mami Alin menyantap Cakenya dengan senang hati.
*****
DiPerusahaan Arka sedang ada pertemuan dengan seorang wanita cantik dan tentunya seksi dengan pakaian yang ia kenakan, dia perwakilan dari PT.ANGKASA GROP dan ternyata wanita itu adalah Siska.
Awalnya Arka terkejut ternyata Siska yang menjadi perwakilan dari Perusahaan yang akan bekerja sama dengannya, tapi dengan santai dia menghadapi Siska yang ada dihadapannya.
"Selamat Pagi Ar sudah lama kita tidak bertemu ya. Apa kau tidak merindukan ku." ucap Siska yang sedikit menggoda.
" Tidak juga, jadi tanpa menunggu lama mari kita mulai pertemuan ini." ucap Arka dingin dan datar.
"Cih kau kau dingin sekali Ar. Santailah jangan terburu-buru, aku membuat pertemuan ini hanya sebagai alasan untuk bisa bertemu dengan mu. "
"Maaf kalau begitu Nona Siska saya tidak ada waktu untuk meladeni anda, saya permisi ." ucap Arka dingin. Arya bangkit dari duduknya untuk pergi tapi Siska menahannya tangan Arka dan langsung ditepis oleh Arka.
" Arka aku hanya ingin bersamamu, aku sangat merindukan mu." ucap Siska memohon.
"Tapi sayangnya saya tidak. jadi Nona Siska saya permisi dulu." Arka langsung pergi dari sana dengan Endri yang berjalan dibelakangnya.
Sesampainya di mobil Arka duduk dan merebahkan kepalanya dikursi sambil memijit keningnya.
"Huuu dasar perempuan gila, aku ingin sekali cepat-cepat terbebas dari wanita itu dan kau End apa yang kau kerjakan kenapa bisa dia yang menjadi perwakilan dari perusahaan itu, apa kau tidak mencari tahu dulu tentang Perusahaan itu End." ucap Arka dengan kesal.
" Aku sudah mencari tau tentang Perusahaan itu dan Perusahaan itu tidak ada yang mencurigakan dan aku juga tidak tau kenapa Siska yang datang mewakilkannya."
"Kau segeralah cari tau tentang Perusahaan itu dengan teliti dan detail kenapa bisa Siska menjadi perwalilan dari Perusahaan itu untuk pertemuan ini, Sepertinya ada yang tidak beres dengan ini."
"Baiklah aku akan mencari tau."
" Yasudah ayo jalan kita kesekolah aku ingin bertemu dengan kedua teman kecilku aku sudah sangat merindukan mereka."
__ADS_1
"Baiklah."
Endri melajukan mobilnya dengan kecepatan dengan menuju sekolah sikembar