CINTA UNTUK SI KEMBAR

CINTA UNTUK SI KEMBAR
BERSAMA KELUARGA


__ADS_3

Saat asik dengan obrolan keluarga, Mami Alin melihat pandangan mata Endri terus tertuju kepada wanita yang duduk didepannya.


Mami Alin tersenyum geli melihat tingkah anaknya itu, seketika fikiran usilnya mulai memenuhi kepalanya dengan sedikit tersenyum Mami Alin menepuk pelan lengan anaknya yang berada disebelahnya.


" End, kamu kapan ngenalin calon menantu Mami yang selanjutnya." sambil melirik kedua insan yang sedang jatuh cinta itu.


Ucapan Mami Alin membuat Endri terkejut dan tersedak oleh makanan yang ada dimulutnya.Sedangkan Hana yang mendengar itu tiba-tiba wajahnya memerah karena malu.


" Mami... ihh." ucap Endri yang juga malu.


" Kan Mami cuma tanya, gak salah dong nak." ucap Mami Alin dengan senyum jahilnya.


" Benar itu Nak, tidak bagus jika niat baik itu ditunda-tunda, jika sama-sama cinta lebih baik disegerakan." ucap Papi Ali


" Papi sama Mami tenang saja semuanya akan Endri siapkan, kita tunggu saja sampai hari H nya." Jawab Endri sambil tersenyum melirik Hana yang sedang melihatnya.


" Bagus lah kalau begitu Papi dan Mami akan menantikannya dan Arkana kapan kalian melangsungkan pernikahannya." Tanya Papi Ali.

__ADS_1


" Seminggu lagi Papi." ucap Arka yang membuat Khayra terkejut, pasalnya apakan sempat dalam seminggu mereka mempersiapkan semua.


" Mas apa itu tidak terlalu cepat, kita hàrus mempersiapkan semuanya apa itu dapat selesai sampai hari H."


" Semuanya sudah hampir selesai, kita tinggal fiting baju sisanya tinggal WO yang mengurusnya." ucap Arka.


Ya sebelum Arka merencanakan untuk melamar Khayra malam ini, Arka sudah mulai mempersiapkan semuanya, Segala keperluan untuk acara pernikahannya sudah mencapai 80% dipersiapkan.


Arka tidak ingin lagi menunggu lama, sudah cukup penantiannya selama lima tahun itu untuk menemukan Khayra wanita yang sudah melelehkan hatinya yang beku dan terus tenggelam dalam ingatan masa lalu yang menyiksa.


" Tapi bukannya Papa sudah berjanji kepada kami untuk mengajak kami liburan minggu depan." tanya Ghava tiba-tiba.


---^^---


Kehangatan malam ini terasa sangat menyenangkan, berkumpul dengan keluarga yang saling menyayangi ini membuat Khayra begitu pun juga dengan Hana yang tidak memiliki keluarga lagi merasakan jika malam ini menjadi malam yang sudah lama tidak pernah mereka rasakan lagi saat kedua orang tua mereka meninggal.


Makan malam yang awalnya disiapkan untuk makan malam romantis Arka dan Khayra, berubah menjadi makan malam keluarga walau pun seperti itu semua orang sangat menikmatinya.

__ADS_1


Tidak terasa waktu terus berjalan dan tanpa sadar malam sudah semakin larut, acara makan malam Keluarga tersebut akhirnya selesai.


Arka dan Khayra berjalan menuju mobil yang mereka bawak tadi sambil menggendong sikembar yang sudah tertidur karena sangking lelahnya mereka.


Sedangkan Papi Ali dan Mami Alin menaiki mobil yang mereka bawak tadi bersama dengan Endri dan juga Hana.


Kedua mobil itu meninggalkan rumah tersebut dan pergi untuk mengantarkan pulang Hana, khayra dan juga sikembar ketempat tinggal mereka.


Tidak butuh lama kedua mobil itu sudah sampai ditempat tujuan, Hana keluar dari mobil Endri dan tidak lupa dia berpamitan kepada Mami Alin dan Papi Ali.


Begitu pun juga dengan Khayra dan Arka, dia juga turun dari mobil untuk membantu Khayra menggendong putranya yang sedang tertidur.


Khayra menghampiri mobil yang membawa Mami Alin dan Papi Ali untuk berpamitan.


" Tante, Om terima kasih sudah mengantar Hana sampai depan rumah, Maaf sudah merepotkan." ucap Hana.


" Iya sama-sama nak, tidak merepotkan kok." jawab Mami Alin.

__ADS_1


"Kalau begitu Hana pamit dulu tante, Om, tuan Endri. Assalamualaikum." ucapa Hana sambil mencium tangan Mami Alin dan Papi Ali.


" Wa'alaikum Salam."


__ADS_2