CINTA UNTUK SI KEMBAR

CINTA UNTUK SI KEMBAR
MALAM SEBELUM BENCANA


__ADS_3

Waktu pun berlalu dengan cepat waktu sudah menunjukan pukul 9 malam Khayra terbangun dari tidurnya dengan mata yang sembab karena menangis semalaman dia keluar dari kamarnya dan menuju kedapur bermaksud untuk mengambil air.


Dia berjalan dilorong yang memiliki penerangan redup dan tanpa dia sadari dari jauh ada seorang yang sedang memperhatikan gerakgeriknya setelah sampai didapur dia mengambil gelas dan menuangkan air untuk minum, tanpa disadari dari belakang sesorang mendekap hidung dan mulut Khayra dengan sekuat tenaga khaira mencoba untuk melepaskan dekapan orang itu namun usahanya sia-sia sehingga akhirnya membuat Khayra pingsan dan tak sadarkan diri.


Satu jam pun berlalu dan Khaira pun mulai sadar dari pingsannya, setelah sadar mata Khaira langsung melotot melihat sekeliling seperti orang kebingungan dengan rasa takut yang terlihat di matanya dan betapa terkejutnya dia yang kini sedang berada di dalam mobil sedan hitam dengan sesorang yang dia kenal ya benar mereka ada lah Mama Wanti dan Kinan Ibu dan saudara tirinya.


"Ooh... kamu sudah sadar Khai " tanya Ķinan yang duduk didepan .


" Kinan...., apa yang terjadi, dimana ini, kita mau kemana ?" Tanya Khai bertubi-tubi dengan rasa ketakutannya.

__ADS_1


" nanti juga kamu tau, cukup duduk dengan tenang dibelakang " jawab Mamanya yang sedang mengendarai mobil itu. Dengan suasana hati yang masih shok dan ketakutan khay pun menurutinya.


"apa yang mau mereka lakukan, rencana apa yang mereka buat kali ini dan mau dibawak kemana aku " ucap khay didalam hati.


Tak berselang lama tibalah mereka ditempat tujuan. Terlihat gedung Hotel XXX yang megah dan mewah dihiasin air kolan disertain pancuran yang keluar dari patung kembar seperti ikan emas besar di halaman tepat didepan pintu masuk.


"Mau apa kita kesini Ma ? " tanya Khaira curiga karena mereka tidak menjawab pertanyaan Khaira.


Tak lama kemudian Kinan yang dari tadi duduk di selah Khayra berdiri dan seperti mau pergi dengan sigap Khayra memegang tangan kinan dan sedikit menariknya.

__ADS_1


" Mau pergi kemana kamu Kinan " tanya Khayra yang sedikit bingung.


" Aku mau ke toilet, kenapa sih ! " jawab kinan ketus dan menarik tangannya yg di pegang oleh Khayra.


Dengan santai dia berjalan menjauhi tempat dimana Khai dan dia duduk. Lama Khayra menunggu Kinan yang tak kunjung datang dia bermaksud untuk menjemput Kinan tapi Khai di hadang oleh mamanya.


" mau kemana kamu ? " tanya sang Mama.


" mau mencari Kinan Ma dari tadi dia tidak kambali dari toilet " jawab Khai.

__ADS_1


" sudah tidak usah dicari paling bentar lagi keluar, sekarang kamu ambil kunci diresepsionis dan cari kamar No 998 biar Mama yang mencari Kinan " ucap Wanti memerintah dan khayra pun pergi ke resepsionis untuk mengambil kunci kamar yang Mamanya maksud.


Di pertengahan jalan lorong Hotel Khayra tiba tiba merasakan sakit dikepalanya dan pandangannya kabur yang membuat dia tidak sanggup lagi untuk berjalan dengan tubuhnya mulai terasa panas yang tak tertahankan dia berusaha untuk meminta pertolongan tapi percuma saja dilorong itu tidak ada siapa-siapa yang hanya dia sendiri disana dengan susah payah Khayra berjalan tanpa Khaira sadari Khayra masuk kekamar yang dia tidak tau apakan benar kamar ini yang dimaksud Mamanya atau tidak. Khayra langsung masuk kedalam dan tanpa berfikir panjang khayra langsung merebahkan badannya ke tempat tidur dengan keadaan kamar yang gelap


__ADS_2