Dendam Di Balik Pernikahan

Dendam Di Balik Pernikahan
Hidup tak seindah Drakor


__ADS_3

Ikatan persahabatan yang baru di jalin oleh Raya dan Sophia belumlah lama, tapi mereka merasa kalau persahabatan yang mereka jalani saat ini begitu dekat dan akrab seperti saudara. Raya begitu sangat beruntung mendapatkan sahabat sebaik dan setulus Sophia, dia bahkan belum pernah selama hidupnya mendapatkan sahabat yang begitu peduli padanya. Raya mengira di saat pertemuannya dengan Sophia di hotel waktu itu hanya kebetulan saja tanpa ada kelanjutannya. Kini dia baru menyadari ternyata di dunia yang menurutnya banyak orang yang membenci dan menindasnya masih ada orang yang sayang dan tulus padanya. Tanpa terasa air mata Raya meluncur bebas di pipinya, Sophia yang melihat sahabatnya makan sambil menangis sontak menjadi heran.


" Raya apa yang terjadi, kenapa kamu menangis, apa makanannya tidak enak? " tanya Sophia penasaran


" Aku enggak papa kok cuma merasa lagi melow aja. " jelas Raya


Setelah Sophia mendengar penjelasan dari Raya dia langsung memeluknya dengan erat sambil mengelus punggung Raya dengan lembut.


" Raya kamu jangan lagi bersedih, apapun yang terjadi di dalam hidup kamu saat ini pasti akan membawa kamu ke dalam kebahagiaan pada suatu hari nanti dan aku pastikan di saat itu aku adalah orang pertama yang akan tersenyum lebar melihatmu. " bisik Sophia


" Terima kasih Sophia atas apa yang kamu lakukan untukku, kamu selalu ada di saat yang tepat, oh ya katanya kamu mau menceritakan semuanya. " Raya mencoba mengingatkan


" Oke aku akan cerita tapi masalahnya sekarang aku harus cerita dari mana dulu nih, soalnya aku bingung. " tanya Sophia


" Ya ampun kamu ini, terserah mau cerita dari mana asalkan kamu bisa ngasih tahu aku bagaimana caranya kamu mengetahui kalau aku berada di gudang."


" Oh kalau itu sih aku dapat kabar dari Asisten rumah tangga kalian, jadi gini nih awal ceritanya kenapa aku bisa kenal dengan asisten rumah tangga kalian.


Pada saat aku melihat perilaku yang di tampakkan oleh suami kamu ketika di hotel, membuat aku terus terbayang-bayang bagaimana nasib kamu selepas keluar dari hotel dan bagaimana kamu menjalani hidup setiap harinya dengan memiliki seorang suami egois dan main kasar kayak suamimu itu. Lalu aku menyuruh seseorang untuk membuntuti mobil kalian, setelah aku tahu rumah kalian akhirnya aku sendiri yang turun tangan buat mengikuti asisten rumah tangga kalian yang sering pergi ke pasar, aku dekati habis itu aku korek-korek informasi tentang kamu ke dia, awalnya dia enggak mau ngasih tahu aku bagaimana kehidupan rumah tangga yang selama ini kamu jalani, tapi aku memastikan ke dia kalau aku ini sahabat kamu, akhirnya dia mau memberitahukan semuanya dan aku juga menyuruh dia buat mengawasi kamu kalau ada apa-apa aku suruh dia menghubungiku. Jadi begitu cerita nya. " jelas Sophia panjang lebar


" Aku tidak menyangka kamu bisa sejauh itu dalam bertindak padahal kita baru bertemu, apa kamu tidak takut kalau aku memanfaatkan persahabatan kita untuk kepentingan pribadi aku? " tanya Raya


" Enggak masalah justru aku suka kalau kamu memanfaatkan aku " sambil tersenyum lebar

__ADS_1


" Sophia kamu ini benar-benar aneh, di manfaat kan orang kok malah bahagia " sambil menggelengkan kepalanya


" Raya aku tahu kalau kamu itu sahabat, ibu juga istri yang baik dan tulus, jadi bagaimana mungkin kamu bisa berbuat seperti itu. " ucap Sophia


" Belum tentu, buktinya di mata suamiku sendiri aku ini tidak lain hanya seorang wanita yang suka selingkuh dan di mata dia aku juga seorang wanita kotor. " jelas Raya dengan mata yang sendu


" Yasudah kamu tinggalkan saja suamimu itu, lagian dia tidak pernah menghargai kamu sebagai istrinya, dia hanya menjadikan kamu sebagai bahan pelampiasan, kok kamu mau sih hidup bersama lelaki seperti itu. Ingat ya semua orang berhak bahagia termasuk kamu Raya. " memegang punggung tangan Raya


" Kamu benar Sophia tapi aku yakin suatu saat nanti dia akan berubah, seperti yang kamu katakan tadi, kalau aku akan bahagia suatu hari nanti. " tersenyum tipis


" Kamu jangan bodoh, memang kamu yakin suami kamu yang super duper cuek dan egois itu akan berubah? kamu pikir ini seperti di dalam drama Korea yang tokoh prianya bisa berubah dari sifatnya yang cuek dan arogan menjadi lembut dan romantis terhadap pasangannya? " dengan nada yang kesal


Mendengar perkataan Sophia hati Raya ikut membenarkan tapi saat ini dia bimbang jika harus meninggalkan suaminya itu.


" Baiklah aku akan ikuti saran dari kamu, sekarang kita ke kamar baby Atala " ajak Raya


" Oke baiklah "


Raya dan Sophia berjalan menuju kamar baby Atala, mereka di sana bertemu dengan baby sister yang merawat Atala, dan baby sister itu bersikeras tidak mau menyerahkan bayi itu ke Raya, karena dia takut jika tuan mudanya tahu maka dia bisa di pecat dari pekerjaannya.


" Saya mohon jangan bawa pergi bayi ini, biarkan dia disini, dan saya akan merawatnya dengan baik. " baby sister itu mencoba memohon


" Sebaiknya kamu jangan keras kepala seperti ini kalau tidak aku akan membuat perhitungan sama kamu bahkan dengan keluarga kamu. " ancam Sophia dengan tatapan mautnya

__ADS_1


" Baik lah saya akan menyerahkan baby Atala " dengan gemetaran menyerahkannya.


" Maaf ya mbak aku tidak bermaksud untuk menyulitkan mu, aku hanya tidak ingin berpisah dengan anakku, aku harap kamu bisa mengerti. " ucap Raya


" Iya nyonya muda saya mengerti, maafkan saya. " sambil menundukkan kepalanya


" Karena semua nya sudah siap, sekarang kita langsung saja ke depan, mobilku terparkir di sana. " kata Sophia


Mereka pun segera keluar dari rumah megah itu, walau megah tapi bagi Raya rumah itu tidak lebih baik dari neraka. Ketika mereka hendak masuk ke dalam mobil Sophia, tiba-tiba ada sebuah mobil yang mendekati mereka dan parkir tidak jauh dari mobil Sophia, mereka sangat kaget tatkala ada laki-laki yang keluar dari mobil itu, ya lelaki itu adalah Dion suami Raya.


" Raya kamu mau kemana dengan membawa Atala? " teriak Dion


Melihat Dion yang semakin dekat Sophia segera berdiri di depan Raya yang sedang ketakutan.


" Kamu ini lelaki atau bukan sih, bisanya cuma main kasar sama wanita. " bentak Sophia


" Kamu siapa, aku enggak kenal, lebih baik jangan ikut campur urusan rumah tangga kami. " lanjut Dion


" Aku Sophia sahabatnya Raya, aku tidak akan mencampuri urusan rumah tangga kalian jika rumah tangga itu di hiasi cinta dan kasih sayang tapi rumah tangga yang kalian jalani saat ini penuh dengan kebencian dan penindasan apa kamu pikir aku sebagai sahabat Raya akan tinggal diam ? " dengan nada tinggi


" Raya cepat kamu kesini, sebelum aku benar-benar murka. " ancam Dion


Raya yang mendengar ancaman dan melihat mata Dion yang begitu merah nampak ketakutan, dia bingung harus berbuat apa untuk saat ini.

__ADS_1


__ADS_2