Dendam Seorang Istri

Dendam Seorang Istri
Ego


__ADS_3

Akhirnya aku makan siang yang sudah lewat bersama kak Leo dan Lea, aku merasa tenang karena mas Ricard sudah memintakan izin kepada bos ku.


Kak Leo menceritakan darimana awal nya dia punya video mas Bagas dan wanita bayaran itu.


Ternyata kak Leo mengirimkan nya dari ponsel mas Ricard ke ponsel nya tanpa sepengetahuan kita berdua sewaktu mas Ricard memperlihatkan video nya malam itu.


Mas Ricard tidak marah, karena apa yang di lakukan kak Leo ada guna nya, hingga bisa menyelamatkan aku dari tuduhan mas Bagas.


Melihat sikap Lea kepada mas Ricard seperti nya berbeda di kala kita pertama bertemu, Lea terlihat agak sungkan bila berhadapan dengan mas Ricard saat ini.


Tapi aku tidak mau memperdulikan nya, mungkin Lea merasa sungkan karena kita akan menjadi saudara.


"Ya sudah kalau begitu kakak mau kembali bekerja, sudah lama restoran di tinggalkan." Ucap kak Leo setelah kita berempat menghabiskan makan siang kita.


Karena memang makan siang kita sudah selesai, kita pun pergi dari cafe tersebut.


*******


"Bajingan, brengsek, pantas saja malam itu dia ingin melakukan nya dengan lampu yang di padamkan, rupa nya kamu mau menjebak aku, tapi siapa di balik semua ini? Ngga mungkin kalau Yola hanya sendirian, aku yakin di balik Yola ada seseorang yang membantu nya." Gumam bathin Bagas sambil terus mengemudi.


Bagas mengingat kembali apa yang terjadi malam kemarin bersama Yola, dia merasa ngga ada yang aneh dengan sikap Yola, Bagas pun berpikir kapan wanita itu masuk dan kenapa bisa masuk tanpa dirinya tahu.

__ADS_1


"Akan aku cari tahu sendiri, aku pastikan kamu bakal bicara dan mengakui semua nya Yola, tunggu pembalasan ku." Bagas mengemudi sambil terus berpikir.


"Sekarang jelaskan kenapa kamu bisa melakukan nya dengan orang lain, padahal kamu sudah mempunyai seorang istri, Mamah ngga habis pikir sama kamu Bagas, kenapa kamu bisa ceroboh seperti itu." Ucap mamah Elsa membuyarkan lamunan Bagas.


"Bagas di jebak mah." Hanya itu jawaban yang keluar dari mulut Bagas.


"Di jebak bagaimana? Sudah jelas-jelas mamah sama istri kamu melihat kamu sedang mencium nya pas kita berdua datang."


"Mamah salah, dia yang tiba-tiba mencium ku, bukan aku yang mencium_, brengsek! Rupanya dia mencium ku duluan karena melihat mamah dan Elena masuk ke cafe." Ucap Bagas sambil memukul setir nya.


"Jadi maksud mas Yola melihat aku duluan masuk ke cafe terus dia langsung mencium mas?" Tanya Elena.


Sebenar nya Elena sangat sakit hati dengan kelakuan Bagas, tapi Elena menahan nya karena dia ingat ada bayi yang sedang ia kandung.


"Kenapa berhenti di sini?" Tanya mamah Elsa sambil menatap ke luar.


"Bukan nya mamah ingin tahu penjelasan ku tentang video itu." Jawab Bagas sambil menatap ibu nya yang duduk di jok belakang.


"Ya sudah, biar semua nya jelas ceritakan saja sekarang, tapi kalau semua cerita kamu bohong mamah akan ambil semua fasilitas kamu." Ucap mamah Elsa sedikit mengancam Bagas.


"Malam itu aku mau mengantarkan Yola pulang, terus kita mampir ke hotel, pantas saja dia menuruti semua ucapan ku, rupanya dia sudah mempunyai rencana untuk Bagas, malam itu Bagas memang sangat terpesona dengan Yola karena tubuh dan wajah nya yang sekarang lebih cantik dari yang dulu, dia juga tidak menolak nya sewaktu Bagas meminta nya, pantas saja dia meminta Bagas untuk melakukan nya dalam keadaan gelap, rupanya dia mempunyai rencana untuk bertukar tempat dengan wanita yang ada di video tersebut, dan Yola merekam semua kejadian malam itu." Ucap Bagas.

__ADS_1


Elena menangis ketika mendengar cerita dari Bagas, Elena tidak menyangka suami nya yang sangat mencintai nya dari dulu bisa terpesona dengan mantan istri nya.


"Kenapa kamu bisa terpesona dengan wanita itu lagi sih Bagas, memang nya istri mu ini kurang apa? Kenapa kamu tega melakukan nya sementara istri mu sedang hamil, sudah tahu istri mua dari dulu punya niat sama kamu, kamu harus ingat Bagas, dulu dia menerima perjodohan kakek kamu karena dia ingin memiliki harta kekayaan kita, dan sekarang dia kembali masuk ke dalam hidup kamu karena dia memang sedang mengincar harta kekayaan kamu, kekayaan kita, harus nya kamu sadar." Ucap mamah Elsa dengan persepsi nya.


"Maafkan aku mah, aku hanya tergiur dengan bodi dan wajah nya, apalagi melihat bodi Elena sekarang sudah tidak seperti dulu lagi."


"Dasar anak kurang ajar, Elena seperti ini juga karena kamu, karena kelakuan kamu." Mamah Elsa kesal dengan ucapan Bagas.


Bagas hanya diam, bukan nya meminta maaf kepada Elena, Bagas malah memikirkan Yola.


"Aku akan membalas semua yang telah kamu lakukan Yola, kamu sudah mempermalukan aku di depan semua orang." Gumam bathin Bagas dengan mata ****** nya.


"Kamu tega mas, kalau kamu tidak mau bodi ku seperti ini, kenapa kamu tidak membiarkan aku memakai kontrasepsi? Bukan kah kamu yang bilang kalau kamu mau punya keturunan." Ucap Elena sambil menangis.


Bagas hanya terdiam dan mendengarkan apa yang di ucapkan istri nya.


Di dalam hati nya Bagas mengakui kalau semua itu kesalahan nya, tapi ego yang tinggi membuat dia tidak mau meminta maaf kepada istri nya.


"Andai papah kamu tahu, mamah yakin kamu akan langsung di usir nya." Ucap mamah Elsa.


Bagas kembali melajukan mobil nya dan tidak menjawab segala ucapan dari istri dan ibu nya.

__ADS_1


Bagas terus berperang dengan pikiran nya dan akan membalas semua perbuatan yang sudah di lakukan Yola kepada diri nya.


__ADS_2