Dewi Untuk Dewa

Dewi Untuk Dewa
Kemenangan Dewa


__ADS_3

Happy reading


Dewa, Langit, dan Vino sudah berada di garis start ketiganya tampak gagah di atas motor masing masing. Bahkan Dewa yang usianya paling muda diantara mereka juga tampak sangat mempesona hingga membuat wanita wanita yang ada disana terpekik kagum akan ketiganya.


Jarang jarang ketua geng motor paling terkenal di kota itu melakukan balapan bareng, biasanya jika bukan geng Alaska dan Black Lion, ya Warrior dan Black Lion.


Hal inilah yang sangat ditunggu tunggu pencinta balapan liar kali ini. Bagi mereka balapan liar lebih menantang daripada balapan di arena balap yang sesungguhnya.


Wanita yang berpakaian kurang bahan berwarna hitam itu berdiri di depan mereka. Ketiga pembalap itu saling tatap sebelum akhirnya mereka memegang kendali masing masing.


"Ready..."


"Three....."


"Two....."


"One....."


"Go!!!!"


Bendera kotak kotak hitam putih itu melambung ke udara bersamaan dengan gas yang mereka lepaskan.


Suara motor yang melaju itu membuat para penonton langsung berteriak memanggil jagoan mereka masing masing.


Sedangkan seorang wanita hamil yang sedang melihat kekasihnya balapan itu hanya bisa menghela nafasnya. Ia sudah memakai pakaian terbuka agar Vino tidak ikut balapan tadi ini apa? Kekasihnya itu malah semakin memimpin di depan sana.


"Astaga Boy, saran Mommy kamu jangan mengikuti jejak Daddymu yang badung itu. Padahal udah tua masih aja nakal," ucap wanita itu pada anak yang ada di perutnya.


"Balapan sudah menjadi makanan Vino sehari hari Sha. Lu tahu pacar lu itu sangat susah jika dibilangin," ucap wanita yang diutus Vino untuk menjaga kekasih bosnya itu.


"Tapi aku tidak suka dia balapan seperti itu, gak epik kalau nanti anak yang aku kandung bapaknya gak ada," ucap wanita itu menatap jalannya pertandingan.


"Lu sudah tahu konsekuensinya saat jadi pacar Vino kan? Dan satu lagi Vino itu masih 24 tahun, masih matang matangnya seorang cowok. Lu harusnya bangga punya pacar kayak Vino," ucap wanita itu yang di jawab gelengan oleh wanita hamil itu.


"Aku lebih suka dia jadi seorang pelayan restoran," jawab wanita itu dengan senyum hingga membuat wanita disisinya menggeleng.


"Terserah lu aja lah, Sha. Lagian tugas gue cuma jaga lu sama Baby. Kalau sampai lu kenapa napa gue juga nanti yang kena," jawab wanita itu mendudukkan bokongnya di kursi itu.


"Andai Dewi tahu kalau pacarnya bakal seperti ini, mungkin dia gak akan memberi izin Dewa buat balapan," gumam wanita itu.

__ADS_1


"Siapa Dewi?" tanya wanita itu.


"Tunangannya Dewa," jawab wanita hamil itu.


Sha? Apakah itu Shasa? Kalian yang pembaca sejak lama pasti tahu siapa Shasa kan? Yah Shasa adalah teman Dewa dan Dewi.


Ternyata dia adalah pacar dari Vino, musuh Dewa. Walau sudah Shasa peringatkan Vino agar tidak menuruti apa yang diinginkan oleh Langit tapi pacarnya itu tetap kekeuh.


Shasa bukan musuh dalam selimut, awalnya bertemu dengan Vino ia juga tak menyukai laki laki keras itu tapi sekarang sudah lain lagi ceritanya.


Shasa hanya ingin Vino lebih baik, walau usia mereka berjarak 5 tahun tapi tak membuat hubungan mereka ada jarak. Vino sangat dewasa dalam menghadapi Shasa yang masih berusia 19 tahun.


Wanita itu hamil, yah itu benar. Dan ayah dari anak yang dikandung adalah Vino. Mereka sudah lebih dari sekedar pacaran biasa tapi sangat lebih.


Shasa baik untuk Vino, dia pernah memberi nasihat pada Vino agar tidak terbawa nafsu saja. Ia tak mau teman temannya kena masalah karena Vino.


***


Disisi lain ketiga pembalap itu langsung merebutkan untuk menjadi yang pertama. Ketiganya memang tak pernah diragukan dalam balapan.


"Gue gak akan biarkan lu memang lagi dari gue Dewa," gumam Langit di balik helm full face miliknya.


"Astaghfirullah, fokus Dewa. Demi uang berobat adiknya Ozi," ucap Dewa dalam hati.


Menghiraukan Langit yang terus mengecoh ya, ia kini fokus ada Vino yang berada di depannya dengan motor kebanggaan Vino yang berwarna hitam putih itu.


Vino yang dengan santai mengendarai motor itu terkejut saat melihat Dewa sudah berada di dekatnya. Sebenarnya ia tahu kenapa Dewa ikut balapan ini tapi ia tak akan bilang pada langit.


Vino memberi sedikit pelajaran pada Dewa agar ia seperti sudah membuat konsentrasi Dewa pecah di mata Langit. Sedangkan tanpa Langit tahu Vino memberikan kesempatan Dewa untuk menang.


Dewa tahu jika Vino memberikan kode untuk mendahuluinya. Dewa tak tahu kenapa Vino yang selalu melayangkan tatapan permusuhan dengan dirinya itu tiba tiba baik dengannya.


"Woy lu apa apaan hah? Biarin dia duluan?" tanya Langit dengan marah.


Laki laki itu langsung melajukan motornya dengan kecepatan penuh agar bisa mengejar Dewa. Meninggalkan Vino yang ada disana.


"Aku sudah menepati janjiku sayang," ucap Vino menatap Shasa yang ada disana.


Shasa tersenyum dengan samar, kemudian ia mengeratkan jaket itu agar ia tak kedinginan.

__ADS_1


"Daddymu sangat baik," ucapnya kembali.


Kembali ke arena balap.


Garis finish sudah terlihat di depan sana, hanya tinggal berberapa meter lagi mereka sampai di garis finish.


Dewa memfokuskan pandangannya agar bisa sampai di garis finish. Tapi langit tak membiarkan hal itu terjadi, dia melajukan motor itu agar bisa mengejar Dewa.


Sayang sekali, Langit kalah 2 detik dari Dewa. Dewa terlebih dahulu mencetak kemenangan kembali. Laki laki yang berusia 19 tahun itu bisa membawa uang hadiah untuk sahabatnya nanti.


"Huuuu hidup Dewa," teriakan demi teriakan menggema di arena balap itu. Ada yang langsung menggenggam dan menyalami Dewa juga.


Teman teman Dewa yang melihat sahabatnya menang itu langsung menghampiri Dewa.


Sedangkan di tempat lain, Langit yang tidak terima dengan kekalahan itu. Menyalahkan Vino akan kekalahan mereka kali ini.


"Ini semua gara gara lu," marah Langit pada Vino yang baru saja sampai.


"Udahlah, memang ini kekalahan kita. Bukan gara gara aku," jawab Vino tak mau di salahkan.


"Black Lion, kita pakai cara yang ke dua," ucap Langit melepaskan helmnya.


Bersambung


What!!! Gimana nih? Ada cara yang kedua? Apa ya?


****


Hai hai jangan lupa mampir ke novel teman Tya yukkkk↓↓↓


Pernikahan Rahasia Anak SMA 2


Author: LichaLika


Zara Adelia, gadis cantik dan juga seorang Nona muda yang masih duduk di kelas 12 SMA, terpaksa menjalani pernikahan rahasia dengan seorang pria yang lebih dewasa darinya. Ia dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang pria dari kalangan sederhana, kedua orang tua Zara sangat yakin jika pria tersebut bisa membuat Zara bahagia. Pria tersebut tak lain adalah guru olahraga sekaligus guru BP nya di sekolah. Sedari dulu Zara sangat tidak menyukai guru olahraga nya itu.


Akankah Zara bisa hidup bahagia bersama pria yang bukan pilihannya? Nyatanya sehari-hari Zara harus berhadapan dengan suami sekaligus guru olahraga nya di sekolah. Mungkinkah cinta mulai bersemi di antara mereka?


__ADS_1


__ADS_2