Di Kejar Cinta Om Dokter

Di Kejar Cinta Om Dokter
Istri Kesayangan


__ADS_3

Setelah segala urusan di kantor polisi selesai, Citra dan Aksa kembali ke rumah sakit.


Citra kembali menemani ibunya sementara Aksa langsung melaksanakan pekerjaannya.


Setelah selesai dengan pasien-pasiennya, Aksa pun berkunjung ke kamar Ibu Nurul untuk mengecek kondisi calon mertuanya.


"Gimana keadaan ibu ?" tanya Aksa saat masuk dan mendapati Citra sedang duduk di samping ibunya yang belum sadarkan diri.


"Masih belum sadarkan diri, aku khawatir !! Kapan ibu akan dibawa ke Singapura?" tanya Citra.


"Sebenarnya aku sudah mengatur rencana pernikahan kita besok. Tapi mengingat kondisi ibumu, sepertinya besok kita akan terbangkan ibumu ke Singapura."


"Syukurlah... lebih cepat lebih baik. Kalau bisa malam ini, juga gak apa-apa kita berangkat ke Singapura." ucap Citra.


"Enak saja malam ini !! Malam ini adalah malam pernikahan kita !! Sesuai ucapanmu, kita akan ke Singapura setelah kita menikah !" timpal Aksa.


"Hah ?! Malam ini ?? T-tapi aku belum ada persiapan sama sekali." balas Citra terkejut.


"Kamu gak perlu siapin apa-apa! Aku sudah siapin semuanya. Dan maaf untuk saat ini aku hanya bisa menikahi mu secara Agama. Karena aku belum bisa menceraikan istri pertama ku." ucap Aksa.


Citra sedikit sedih mendengar penuturan Aksa. Tapi untuk apa ? Bukankah dia juga sudah tahu hal itu dan ini sudah jadi keputusannya. Jadi untuk apa dia bersedih ? Setidaknya menikah secara Agama sah di mata Sang Pencipta.


"Belum bisa ? Apa kamu berniat menceraikan istri pertama mu ?" selidik Citra.


"Ya ! Dan aku harap itu bisa secepatnya terjadi !!"

__ADS_1


"Sebelumnya maaf kala aku lancang bertanya seperti ini. Tapi apa benar hubungan mu degan istrimu sedang ada masalah ?" tanyanya lagi.


Aksa tersenyum kecut mendengar pertanyaan Citra.


"Kenapa kamu bisa bertanya seperti itu ?"


"Hanya tanya saja !! Gak dijawab juga gak apa-apa !!" timpal Citra.


"Aku akan menceritakan semuanya setelah kita sampai Singapura. Aku tidak ingin punya rahasia dengan istri kesayanganku !!" jawab Aksa lembut sambil mengusap rambut Citra.


Degh !


"Istri Kesayangan ??!"


Benarkah dirinya akan menjadi istri Kesayangan pria di hadapannya ini ? Tapi kenapa ? Kenapa dirinya yang menjadi istri Kesayangan !! Dan... ada apa dengan perasaan nya saat ini ? Kenapa Citra sangat suka dengan perlakuan lembut Aksa terhadap dirinya ?


"Hei, wajah kamu memerah !! Ada apa ?! Jangan bilang sedang berpikir yang tidak-tidak ! Atau apa kamu sedang memikirkan malam pertama kita ?! Oops,, salah !! Malam kedua maksudku !!" ledek Aksa.


"Aku bukan kamu yang selalu berpikiran mesum !!" kesal Citra dan langsung memegangi kedua pipinya.


"Hahaha .... wajar kan aku berpikiran mesum dengan calon istriku sendiri !! Lagipula, aku ini laki-laki normal. Dan berhubungan **** itu juga salah satu olahraga untuk kesehatan tubuh kita." jawab Aksa.


"Huh !! Alasan aja !! Dasar Dokter mesum !!" umpat Citra.


Aksa kembali tertawa.

__ADS_1


"Ternyata selain cantik, kamu juga sangat imut. Untung Roy menjebak ku denganmu !! Sepertinya aku harus memberikannya hadiah, karena berkat dirinya aku bisa mengenalmu !!" ucap Aksa terkekeh.


"Justru aku benci temanmu itu !!" sahut Citra.


"Nanti malam Roy akan menjadi wali nikah ku di pernikahan kita. Dan untuk wali mu, aku sudah meminta adik almarhum ayah kamu untuk menjadi wali nikah kamu."


Tentu saja Citra terkejut mendengar hal ini.


"Hah ?! M-maksud kamu Om Rusdi ?"


Aksa mengangguk.


"T-tapi bukannya Om Rusdi sedang jadi di TKI di Arab Saudi ???"


"Kamu harus tahu siapa calon suamimu ini, Citra !! Sekedar memulangkan seorang TKI saja tidak sulit bagiku !!" jawab Aksa dengan gaya sombongnya.


"Hhh... Sombong !!" gerutu Citra.


"Bukan sombong, hanya menunjukkan sedikit kehebatan ku. Karena ada kalanya kita harus menunjukkan sedikit kehebatan kita pada seseorang !!" ucap Aksa.


"Suka-suka kamu lah, Mas !!" ucap Citra malas.


"Apa !!"


Bersambung,

__ADS_1


__ADS_2