Di Kejar Cinta Om Dokter

Di Kejar Cinta Om Dokter
Kerja Sama


__ADS_3

Langkah Aksa terhenti karena seseorang yang cukup menarik perhatiannya.


"Apa kabar ?" Sapa Aksa terlebih dahulu.


"Waaw ... suatu kebanggaan seorang Dokter hebat seperti anda menyapa saya terlebih dahulu !! Harusnya saya yang menyapa anda !!" ucap seseorang yang menarik perhatian Aksa.


Aksa tersenyum penuh kepalsuan.


"Tidak perlu berlebihan !! Apakah ada hal yang sangat penting sampai-sampai anda harus datang ke rumah sakit ini ?" tanya Aksa.


"Ya, seperti janji saya. Jika saya mempunyai hak yang penting, tentu saja saya sendiri yang akan mendatangi anda. Dan tentunya itu tidak gratis !!" ucap Mami Rachel dengan elegan.


"Ikut saya ke ruangan saya ! Kita bisa membuat kesepakatan lagi disana !!"


"Dengan senang hati." ucap Mami Rachel mengikuti langkah Aksa.


Saat pertemuan terakhir Aksa dan Mami Rachel di Club waktu lalu, Aksa memang memberi sedikit tugas pada Mami Rachel.


Aksa meminta Rachel untuk memberikan informasi tentang Ricky yang bekerja sebagai DJ freelance di Club milik Mami Rachel.


Mereka sudah tiba di ruangan Aksa, dan Mami Rachel duduk dengan elegannya di sofa yang memang di khusus kan untuk tamu-tamu Aksa.


"Maaf jika kedatangan saya mengganggu anda, Pak Dokter !!" ucap Mami Rachel.


"Tidak akan mengganggu jika anda memberikan kabar baik untuk saya." ucap Aksa.

__ADS_1


"Tentu !! Rachel tidak suka dengan berita kelas receh !!" jawabnya.


Rachel memberikan Aksa sebuah amplop berwarna coklat. Aksa menerimanya dan langsung membuka amplop tersebut. Dia kemudian mengeluarkan beberapa lembar foto dan langsung berseringai.


"Saya suka dengan kabar ini !!" ucap Aksa.


"Jangan terlalu terburu-buru. Ingat, Rachel selalu memberikan pelayanan yang maksimal. Pak dokter bisa melihatnya terlebih dahulu. ucap Rachel sambil menyodorkan ponsel miliknya.


Aksa meraih ponsel itu dan memutar sebuah video yang ada di ponsel Mami Rachel.


Aksa terlihat sangat geram dan marah, dia melempar ponsel Mami Rachel ke arah dinding hingga ponsel tersebut hancur dan rusak.


Bukannya panik atau marah karena ponselnya hancur akibat ulah Aksa, Mami Rachel malah tersenyum.


Aksa bangkit dan mengambil sebuah cek, menandatangani nya dan memberikan cek tersebut kepada Rachel.


"Waaw... Amazing !! Mami sangat suka berbisnis dengan anda, Pak Dokter !!" ucap Rachel saat melihat angka 100 juta tertera di cek yang sudah berada di tangannya.


"Pergilah dari sini !! Dan jangan lupa kirim file asli dan semua salinan video tersebut ke nomor ponsel saya !!' ucap Aksa masih menahan kemarahannya.


"Baiklah !! Saya permisi !" jawab Mami Rachel dan langsung pergi dari ruangan Aksa.


"Brengsek !!! Mau bermain-main di belakangku ?! Kita lihat siapa yang lebih pintar !!" umpat Aksa.


***

__ADS_1


Sementara di Singapura, Citra tengah sibuk merapihkan pakaiannya di dalam lemari.


Saat ini dia berada di sebuah apartemen yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah sakit SMC.


Setelah selesai, Citra pun mengecek ponselnya karena sudah diberitahu Roy sebelumnya bahwa Aksa menyuruhnya untuk segera menelepon Aksa. Ada beberapa pesan dari suaminya. Dan saat dia membuka satu per satu pesan tersebut, Citra sudah seperti orang gila yang sedang tertawa sendiri.


*Dokter Aksa : Bagus, dihubunginya susah !! Kamu lagi apa ??


Dokter Aksa : Lagi ngapain sih ?


Dokter Aksa : Udah lupa kalau udah punya suami ?


Dokter Aksa : Ingat Citra, jangan baper kalau di gombali Roy !


Dokter Aksa : Jangan jatuh cinta sama Roy !! Kamu cuma milik aku !!


Dokter Aksa : Telpon aku langsung kalau udah lihat chat dari aku* !!


Baru saja Citra ingin menelepon suaminya, ponselnya tiba-tiba berdering.


Citra sedikit mengerutkan dahinya sebelum mengangkat panggilan tersebut.


"Hallo..."


Bersambung,

__ADS_1


__ADS_2