
Deg!
Jantung Citra rasanya ingin keluar dari dlm tubuhnya saat mendengar suara Aksa.
Citra merasa tidak enak dengan Aksa suaminya karena menerima tamu malam hari, apalagi tamu tersebut adalah Ricky.
Berbeda dengan Ricky yang lebih tenang menghadapi Aksa.
"Mas... kamu pulang kesini ?" tanya Citra gugup.
"Tentu saja sayang !! Kamu adalah rumahku !!" jawab Aksa.
"Baiklah ... Citra, karena suamimu sudah pulang, aku pamit dulu !" pamit Ricky.
"Iya, hati-hati Rick !!" sahut Citra.
Ricky dan Aksa saling tatap, membuat Citra sedikit panik karena dia tahu sifat suaminya yang sangat pencemburu.
"Gak nyangka gue, hebat juga Lo bisa dapatin Citra !!" ucap Ricky pada Aksa.
"Oh iya, Lo juga.. gue gak nyangka ternyata lebih bejat dari yang gue kira !!" sindir Aksa sambil memandang remeh.
"Lo pria yang beruntung, Sa !! Tapi gue cuma mau bilang, gak selamanya Dewi Fortuna ada di pihak Lo !!" balas Ricky sambil berlalu pergi.
"Brengsek !!!" umpat Aksa memandang kepergian Ricky.
"Mas... udah ! Jangan emosi. Masuk aja yuk, udah malam." ajak Citra.
"Ngapain sih dia datang malam-malam begini ?" tanya Aksa dengan wajah kesal.
"Sstt... udah nanti aja kita bahas di dalam !!" jawab Citra.
Mereka pun masuk.
Sebenarnya Citra sudah sangat lelah, tapi dia tetap harus melayani suaminya.
__ADS_1
Citra menyiapkan Aksa air hangat untuk mandi. Karena ia tidak punya hot water automatic di kamar mandinya, Citra memasak air dulu di panci untu Aksa mandi.
Setelah siap semua, Citra memanggil Aksa untuk mandi.
"Terima kasih ya sayang, aku benar-benar merasa memiliki seorang istri jika di perlakukan seperti ini." ucap Aksa tersenyum.
"Hhm.. iya Mas, kan aku memang istri kamu !! Udah sana mandi dulu, nanti airnya keburu dingin loh !!" ucap Citra sambil sedikit mendorong tubuh Aksa ke arah kamar mandi.
Aksa pun langsung mandi, sementara Citra menyiapkan kaos oblong miliknya yang agak besar dan celana training miliknya yang lingkar pinggang nya terbuat dari bahan karet, jadi Citra bisa memastikan celana itu muat jika di pakai oleh Aksa.
Citra sengaja menyiapkan pakaiannya untuk baju ganti Aksa, karena di rumah ini tidak ada pakaian laki-laki, dan Aksa pun tidak membawa pakaian ganti untuknya menginap malam ini.
Setelah selesai menyiapkan pakaian untuk Aksa, tak lupa Citra juga membuatkan teh hangat untuk Aksa.
Meskipu ln lelah, ia ingin tetap menjalankan tugasnya sebagai seorang istri.
"Mas, maaf ya... rumahku jelek !! Gas sebagus rumahmu !! Jauh banget malah !!" ucap Citra saat Aksa sudah selesai mandi dan keluar dari kamar sudah memakai pakaian yang ia siapkan tadi.
"Gak masalah buat aku, yang penting ada kamu !!" jawab Aksa tersenyum sambil duduk di samping Citra.
Citra menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
"Makasih ya sayang !!"
"Sama-sama, Mas !!"
Aksa pun meminum teh hangat yang di buatkan Citra untuknya dan setelah itu mereka segera menuju ke kamar Citra.
Di dalam kamar, Citra tersenyum sambil melihat Aksa. Aksa yang merasa di perhatikan oleh Citra pun langsung menatap istrinya dengan heran.
"Kenapa ?" tanya Aksa.
"Gak apa-apa kok !! Ternyata suamiku sangat tampan !" puji Citra.
"Selama ini kemana aja ? Baru sadar sekarang, punya suami setampan ini !!" sahut Aksa.
__ADS_1
Mereka pun berbaring di atas ranjang yang ukurannya tidak begitu besar, namun terasa sangat nyaman dengan posisi Aksa yang tidur memeluk Citra.
"Mas..."
"Iya sayang, kenapa ?" sahut Aksa.
"Terima kasih ya..."
Dahi Aksa berkerut.
"Terima kasih untuk apa ?" tanya Aksa.
"Terima kasih karena kamu sudah hadir di hidup aku. Setidaknya aku tidak kesepian di saat ibu pergi meninggalkan aku selamanya !!" ucap Citra dalam pelukan Aksa.
"Semua yang terjadi sudah takdir Tuhan, sayang !! Tuhan telah mengahdirkan aku dan anak kita untuk menemanimu sebelum ibu pergi." jawab Aksa.
"Kamu benar, Mas !! Setidaknya masih ada yang bisa aku syukuri, yaitu kamu dan anak kita." sahut Citra sambil memegang perutnya yang masih rata.
"Cit... Besok kita pindah ke apartemen ku, ya !! Aku tidak ingin Ricky menemuimu lagi disini, di saat aku tidak ada !! Lagi pula aku sudah mendengar semua dari Roy, kalau Amanda tadi datang kesini dan menyakitimu !!" pinta Aksa tiba-tiba raut wajahnya berubah saat mengingat Amanda yang sudah berani menampar istri kesayangannya.
"Apartemen kamu, Mas ?" tanya Citra lagi.
"Iya sayang... mau ya ? Sekalian besok kita belanja kebutuhan kamu, seperti susu ibu hamil dan pakaian hamil agar kamu nyaman. Gimana ? Mau kan ?!" pinta Aksa.
"Hhm... Ya udah Mas, aku ngikut kamu aja deh !! Gimana baiknya.." balas Citra.
"Bagus !! Istri kesayanganku sangat penurut !!" timpal Aksa kemudian mengecup kening Citra dan mereka pun tidur.
.
.
.
Bersambung,
__ADS_1