
Waktu menunjukkan pukul setengah tujuh pagi saat Aksa dan Citra selesai melakukan olahraga.
Karena hari sudah pagi, Aksa memutuskan untuk pergi ke kantin membeli sarapan untuknya dan Citra.
Namun begitu Aksa kembali, dia mendapati Citra sedang tertidur di sofa.
Aksa meletakkan makanan yang dia bawa di atas meja dan berjalan menghampiri Citra.
Aksa menatap wajah Citra yang terlihat sangat lelah, yang sudah pasti disebabkan olehnya.
Ada sedikit rasa bersalah karena terlalu menuntut Citra untuk melayaninya disaat seperti ini.
Tapi Aksa juga tidak bisa menahan hasratnya yang sudah menggebu-gebu. Apalagi Citra adalah pasangan halalnya.
Aksa mengecup kening Citra dan sedikit membenarkan posisi tidurnya agar lebih nyaman.
Tapi Citra malah membuka matanya.
"Mas..."
"Ya.. bangun ! Aku cuma mau membenarkan posisimu, biar kamu tidurnya lebih nyaman. Maaf ya.." ucap Aksa.
"Gak apa-apa, Mas. Nanti lanjut tidur di apartemen aja." jawab Citra.
"Yes !!!"
"Kok yes ?" tanya Citra.
"Kalau tidur di apartemen kan kita bisa bebas, sayang !!"
"Bebas ?"
"Bebas mengekspresikan diri dengan banyak gaya !!"
__ADS_1
"Mas !!! Baru juga aku kasih tadi, masa udah nambah lagi ? Kelihatan banget kejar setorannya." Protes Citra.
"Hahaha .... Maksudnya bebas mengekspresikan diri dalam gaya tidur, sayang !!"
"Kayaknya yang pikirannya mesum bukan cuma aku aja deh !! Kamu juga ?" lanjut Aksa meledek Citra.
"Suka-suka kamu lah, Mas !!" jawab Citra kesal.
"Aku memang suka kamu, bukan wanita lain !!" balas Aksa dan langsung mendapat tatapan tajam dari Citra.
"Ya sudah, makan dulu ya !! Aku udah beliin kamu sarapan." pinta Aksa.
***
Sementara itu di suatu tempat seorang wanita cantik di sebuah hotel, mendapatkan seorang tamu di kamar hotelnya.
"Kamu yakin Aksa akan setia sama kamu ?" tanyanya.
"Aksa tidak akan pernah bisa menceraikan ku !!" jawabnya setelah meneguk sedikit wine dari gelas yang sedang di pegangnya.
"Aku juga tidak peduli dia dengan wanita lain. Toh, pernikahan kami hanya di atas kertas. Sekedar saling memberi keuntungan." jawab Amanda.
"Benarkah?? Apa kamu yakin siap jika Aksa menduakan mu ?!"
"Hei, Ricky !! Kamu ini datang kesini untuk bersenang-senang atau mau bahas sepupu mu yang sombong itu !!" protes Amanda.
"Tentu saja bersenang-senang denganmu !!" jawab Ricky.
"Kalau begitu jangan bahas dia !!"
"Baiklah,"
"Aku dengar Om Hardi jantungnya kumat ? Kamu gak jenguk papamu ?" tanya Amanda.
__ADS_1
"Dia gak butuh aku !! Cukup dengan kehadiran Aksa dan Raka !!" balas Ricky merebut gelas Amanda.
"Kasihan, anak yang terbuang." cibir Amanda.
Ricky menatap nyalang ke arah Amanda, sedikit marah dengan ucapan Amanda yang mengatakan dirinya anak yang terbuang.
Riko meletakkan gelas yang diambilnya dari tangan Amanda dan tanpa basa basi langsung ******* bibir Amanda dengan kasar.
"Hey Babes, calm down !!"
"Aku tidak suka membiarkan bibir ini terlalu banyak bicara !!" jawab Ricky.
Dengan kehausan hasrat birahi mereka, terjadilah pertempuran panas antara Ricky dan Amanda di dalam kamar hotel itu.
Setelah selesai dengan permainan mereka, Amanda tertidur, sementara Ricky langsung bangun dan mengambil pakaiannya lalu berjalan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Ricky keluar dan melihat Amanda masih tertidur pulas.
Ricky memandangi wajah Amanda sambil berdiri dihadapan Amanda yang tertidur.
"Dasar wanita ular !!" Maki Ricky.
Baru saja Ricky ingin keluar dari kamar hotel, kedua matanya tidak sengaja melihat sebuah map yang berlogo sebuah rumah sakit.
Penasaran, Ricky mengambil map itu sambil sesekali melirik ke arah Amanda untuk memastikan dirinya masih tertidur.
Ricky terkejut saat ia membuka map tersebut dan membacanya.
"Sialan kamu Amanda !!" Maki Ricky saat melihat isi map yang berlogo rumah sakit itu.
Ricky mengeluarkan ponselnya. Ia memotret 3 lembar kertas yang ada di dalam map tersebut, dan meletakkan kembali map tersebut pada tempatnya semula.
Setelah itu, barulah Ricky pergi meninggalkan Amanda sendirian.
__ADS_1
Bersambung,