
Perjalanan hanya memakan waktu dua jam dan kini mereka telah sampai di rumah sakit Singapore Medical Center, tempat Ibu Nurul akan di operasi.
"Dimana aku tinggal nanti ?" tanya Citra pada Roy.
"Aku sudah siapkan apartement. Aku akan menemanimu sampai suamimu datang !" ucap Roy.
"Hhm.. Apa aku boleh ke taman sebentar ?" tanya Citra.
"Jangan jauh-jauh nanti nyasar !!" ucap Roy.
"Iya, bawel !!" sentak Citra.
Citra pun pergi ke taman untuk mencari sedikit udara segar.
"Citra ?"
Citra menoleh ke arah asal suara.
Dan betapa terkejutnya dia melihat sosok pria tampan di hadapannya.
"Ricky??" Citra meyakinkan dirinya tidak salah.
"Ternyata benar kamu ! Sedang apa di rumah sakit ini, Cit ?" tanya Ricky.
"Ibuku akan menjalani operasi disini." jawab Citra.
"Ooh, jadi benar ya suamimu orang kaya !! Buktinya bisa bawa ibumu kesini."
Citra terkejut dengan penuturan Ricky.
"Kamu tahu aku sudah menikah ?"
__ADS_1
"Ya tahu, lah !! Mami Rachel bilang ke semua ladiest dan karyawan di Club kalau kamu berhenti dari Club karena sudah menikah dengan pria kelas kakap !! Bahkan kata mami, saking tajirnya, suami kamu kasih ganti rugi ke Mami Rachel." cerita Ricky.
"Ganti rugi ? Maksud kamu ganti rugi gimana ? Kayaknya ada yang gak beres deh !!" ucap Citra.
"Husst !! Jangan berpikiran macam-macam. Nikmatin aja kehidupan kamu yang sekarang !!"
"Iya sih, betul juga !!" jawab Citra.
Dari kejauhan ada sepasang mata yang sedang memperhatikan Citra.
Roy yang penasaran dengan siapa Citra berbicara pun menghampiri Citra.
"Cit..." panggil Roy.
Citra menoleh diikuti juga oleh Ricky.
"Iya, Mas !" jawab Citra.
"Roy ? Ricky ?" ucap Roy dan Ricky bersamaan.
"Kalian saling kenal ?" tanya Citra pada kedua laki-laki itu.
"Oh iya sayang, Ricky ini sepupunya sahabat aku !!" ucap Roy sedikit lembut.
"Kamu kenal kan sama Aksa ? Sahabat aku itu lho, yang dokter spesialis jantung !!" sambung Roy tanpa memberi kesempatan Citra berbicara karena dia tahu Citra pasti tidak suka dengan panggilannya kepada Citra tadi.
Mendengar itu, Citra pun mulai paham dengan kondisinya.
"Jadi Lo yang nikahin Citra ?" tanya Ricky.
"Iya, gue yang nikahin dia. Kenapa emangnya ?" tanya Roy balik.
__ADS_1
"Gak apa-apa, Lo beruntung aja !!"
"Terus Lo ngapain disini, Ki ?" tanya Roy.
"Gue abis jenguk bokap." jawab Ricky.
"Jadi Om Hardi dirawat disini ??" tanya Roy dijawab dengan anggukan oleh Ricky.
"Ya udah, gue pamit ya. Masih ada janji sama yang lain." pamit Ricky.
Ricky pun pergi meninggalkan Citra dan Roy.
"Kenapa ngaku-ngaku suami aku ??? Kalau mas Aksa dengar, bisa marah besar dia !!" kesal Citra.
"Gak akan marah !! Malah senang dia, udah aku selamatin. Ricky itu sepupu Aksa. Kalau aku bilang kamu istrinya Aksa, bisa ada perang badai !!" jelas Roy.
"Iya, tapi gak usah ngaku suami aku juga !!" protes Citra.
"Hhmm.. sepertinya seru ya kalau selama disini aku jadi suami Bohongan kamu aja !!" canda Roy mendapatkan tatajam tajam setajam silet dari Citra.
"Gak deh, bercanda !! Terus, aku harus ngaku siapa kamu donh?" tanya Roy.
"Hhmm... teman mungkin ?" jawab Citra setelah sebelumnya berpikir.
"Teman ?? Usia kita beda 10 tahun, Citra !! Gak cocok jadi teman !!" jawab Roy.
"Masa sih gak cocok ?!"
"Ya ampun Aksa... Lo yang punya istri dua, kenapa gue yang pusing !!" tangis Roy dalam hati.
"Udah gak usah dipikirin !! Ayo makan dulu di kantin, setelah itu kita lihat keadaan ibumu !!" ajak Roy menarik paksa tangan Citra.
__ADS_1
"Ishh... sakit tahu !! Gak usah pakek narik-narik juga dong !!"
Bersambung,