
Setelah mereka menemukan ruangan b202 Mereka pun masuk tapi tidak dengan Lusi karena Lusi ingin ke kamar mandi terlebih dahulu.
"Pa...Ma lusi ke kamar mandi dulu ya" izin Lusi sebelum pergi ke kamar mandi
Mama dan papa hanya mengangguk, di perjalanan ke arah kamar mandi Lusi tidak sengaja menabrak seorang sampai handphone Lusi terjatuh,Tapi orang yang menabrak Lusi hanya meminta maaf sambil terus berjalan
Sementara itu
~di ruangan b202~
"Gimana kabarmu Mukhlis?"tanya Pak Santoso kepada kerabatnya
Pak Mukhlis adalah sahabat Pak Santoso sejak SMP ia mengalami kanker otak yang sudah stadium 4 karena itu ia harus menjalani pengobatan agar kanker secepatnya hilang
"seperti yang kamu lihat Santoso...hmm Santoso aku takut jika ajal menjemputku sebelum anakku menikah, aku ingin anakku menikah dengan anakmu sepertinya mereka cocok"
"tapi Anakku masih berumur 18 tahun dan belum lulus SMA Muklis, apa kamu bercanda?"
"Tidak apa Santoso anakmu tetap akan sekolah sampai lulus dan kuliah di kampus yang ia inginkan"
__ADS_1
"Tapi di..." sebelum Santoso menyelesaikan perkataannya Muklis langsung melanjutkan bicaranya agak memohon
"Ayolah untuk kali ini Kamu turuti permintaanku ya" ucapan Muklis memohon
Pak Santoso hanya bisa menghela nafas kasar sambil berkata "Baiklah nanti aku usahakan berbicara kepada anakku"
Tidak lama merekapun pulang ke rumah sebelum maghrib
sesampainya di rumah Pak Santoso,Bu Rosa dan Lusi menunaikan salat Maghrib terlebih dahulu sebelum makan malam
Makan malam pun dimulai dan Pak Santoso berniat ingin membicarakan soal Perjodohan Lusi dengan anak pak Muklis kerabat dekat Pak Santoso
"Iya Pa Ada apa bicara aja Kok pakai izin segala" jawab Lusi sambil senyum
"Papa berniat ingin menjodohkan kamu dengan anaknya Pak Muklis"
seketika senyum Lusi berubah menjadi muka masam
"Apa Pah? Papa bercanda kan? aku kan masih berumur 18 tahun aku juga belum lulus SMA pa" Jawab lusi kebingungan
__ADS_1
"Papa tidak mau mengecewakan pak Muklis dan kamu juga tidak mau mengecewakan papa kan? jadi kamu harus menikah dengan anak Pak Muklis, lagian kan kamu sudah mengenali Pak Muklis dia dari keluarga baik dan pastinya anaknya juga baik dan tampan" bujuk Pak Santoso
"Mama Lusi enggak mau mah Bantuin lusi ngomong ke Papa" meminta bantuan kepada mamanya agar mamanya berbicara kepada Papanya supaya tidak menikahi dia
"apa tidak terlalu cepat pa? kan lusi masih sekolah dan Memang sih kelulusannya sebentar lagi tapi kan ini terlalu cepat Lusi juga harus merasakan gimana rasanya cari uang dan mencari pengalaman pa" Bu Rosa mencoba berbicara kepada Pak Santoso agar tidak menikahi Lusi secepatnya
"sudah sudah Papa tidak mau mendengar alasan apa-apa lagi jadi 3 minggu lagi Kamu harus menikah dengan anak dari teman Papa tidak ada bantahan!"
" kok papa gitu sih Papa Melarang Lusi untuk berpacaran tapi kenapa tiba-tiba sekarang papa menjodohkan Lusi dengan anak temen Papa maksud Papa Pa?" Lusi meminta penjelasan kepada Papanya karena memang lusi tidak diperbolehkan Papanya untuk berpacaran terlebih dahulu sebelum lulus SMA
Selamat membaca...
dan jangan lupa beri jempolnya👍🏻 biar banyak ya sahabat..
jangan lupa beri Vote kalian untuk mendukung karyaku ini💪🏻.
Maaf jika ada typo yang bertebaran🙏🏻
Maaf telat Soalnya autornya lagi sibuk di sekolah:)
__ADS_1