Di Ujung Sayap Rindu

Di Ujung Sayap Rindu
Lelucon Apalagi Ini?


__ADS_3

Puan Sri maju selangkah seraya mengulurkan tangannya.


"Saya Puan Sri Latifah, mertua Naya", ujarnya dengan menekankan kata 'mertua'.


Netra hitam Naya membulat utuh demi mendengar perkataan sang mama mertua. Tanpa sadar tangannya mencengkram kuat lengan Afifah, sang kakak ipar yang tepat berada di samping kirinya.


Afifah menganggukan kepala seraya tersenyum kecil melirik Naya sambil melepaskan cengkraman Naya di lengannya. Sejurus kemudian ia mengenggam erat tangan itu. Terlihat jelas ia sedang berusaha menenangkan Naya.


"Really?! What a surprise! Ini baru berita! Naya, kamu berhutang cerita sama aku, nih."


Nadia tersenyum lebar sambil menatap Naya sejenak, kemudian istri ke dua Kei itu pun maju satu langkah dan menyambut uluran tangan Puan Sri.


"Perkenalkan Puan Sri, saya Nadia, teman Alexa dari Jakarta. Senang bisa berkenalan dengan pebisnis hebat seperti anda." Nadia menjabat erat tangan Puan Sri masih dengan senyum yang tak lepas dari bibirnya.


"Saya juga senang bisa bertemu dengan anda nona Nadia ...?" Puan Sri seperti sengaja mengantung kalimatnya dengan tidak menyebutkan nama belakang Nadia.


"Nadia Jefferson, Puan Sri. Jefferson itu nama ayah saya", terang Nadia sambil melepaskan tangannya dari Puan Sri.

__ADS_1


"Oh, I see. By the way, perkenalkan juga ini putri saya, Afifah" ujar Puan Sri dengan melirik Afifah sekilas.


Afifah hanya tersenyum dengan menganggukan kepalanya. Tangan kanannya masih mengenggam tangan Naya dengan erat. Tangan yang mulai berpeluh dingin.


"Well, I have to leave you all. I need to say hello to my friends there", ujar Nadia dan mengarahkan pandangannya pada sekumpulan wanita cantik, teman sesamanya di dunia modelling.


"And ... Naya, jangan lupa nanti kenalkan juga suaminya, ya?" Nadia kembali menatap Naya, kali ini sedikit lebih lama.


"Insyaa Allah, mbak. Kapan-kapan, ya?" Naya balas tersenyum dari balik niqabnya sambil menganggukan kepalanya.


"No! Sooner is better! Ya, soon! Kami sedang merencanakan resepsi pernikahannya. Mudah-mudahan segera terlaksana. Mohon doanya juga nona Nadia", ujar Puan Sri meningkahi ucapan Naya.


Perempuan cantik separuh baya itu tersenyum tipis saat menangkap rona keterkejutan Nadia. Senyum yang teramat tipis hingga tiada sesiapapun diantara mereka berlima yang menyadari senyum itu kecuali dirinya.


"Congratulation, then!" Nadia mengulurkan tangannya sekarang pada Naya.


"Aku tahu, pasti aku bukan orang yang pertama mengucapkan selamat atas pernikahan kamu, Naya. Tapi kalo untuk menyelamati resepsi pernikahan kamu, pastinya aku yang pertama, kan?" Nadia berucap dengan sedikit menepuk punggung tangan Naya.

__ADS_1


"Don't forget for the invitation, okay? I will come with my hubby", pungkas Nadia.


Naya menghela nafas panjang. Ia sekarang yang melepaskan genggapan Afifah di tangan kirinya. Gadis itu tersenyum getir dari balik niqabnya.


Ya Rabb. Lelucon macam apa ini? Kenapa hidup sebegitu bercandanya denganku? Naya membatin lirih.


Sekali lagi Naya menghela nafasnya. Sekarang sedikit lebih panjang dan berat. Ia tidak tahu pasti apakah niqab masih bisa menyamarkan kegetiran di wajahnya.


"No need to be worry, nona Nadia. Saya yang akan mengirim langsung undangan itu kepada anda. So, just wait for it!" Puan Sri meluruskan tatapannya pada Nadia. Tatapan yang tajam, tepat di manik biru milik Nadia. Beberapa saat mereka saling mengunci tatapan.


"Well, Nadia. Senang bertemu anda. Please enjoy the party. Kami hendak menemui Mak Lung kami dulu." Afifah menengahi keheningan yang sejenak tercipta di antara mereka.


"Oh, silahkan. Saya juga akan menemui beberapa teman saya di sana", ujar Nadia dengan kembali mengarahkan pandangan matanya kepada kumpulan teman-temanya.


Puan Sri, Naya dan Afifah lebih dulu melangkahkan kaki mereka dengan posisi Naya yang berada di tengah, di antara ibu dan anak itu. Mereka berjalan sambil mengandeng Naya, seperti ingin menunjukan kepada Nadia seperti apa posisi Naya bagi mereka.


________ *** _________

__ADS_1


To be continued


Mohon berkenan untuk memberikan like, vote, comment dan gift ya, biar authornya tambah semangat untuk update tiap hari...😊😊😊 Love you all.


__ADS_2