Dihamili Adik Kelas

Dihamili Adik Kelas
Kesempatan Berlibur


__ADS_3

***


"Ah, apaan si gue?" Laura terbangun dari lamunan setelah lebih dari setengah jam berhalusinasi, kira-kira itulah yang terjadi pada dirinya dan Arga kalau Laura sampai mengaku dirinya hamil.


Semua adegan direkam sedemikian rupa. Sampai Laura bisa tahu poin off view Arga dan dirinya sendiri.


Memang sangat sepele, tapi damagenya cukup besar bagi dirinya.


"Bangun Ra. Ngehayal yang begituan gak ada gunanya. Sekarang lo harus bisa ngadepin kenyataan. Terutama perkara dari apa yang udah lo pilih sendiri," batin Laura.


*


*


*


Beberapa Hari Berlalu.

__ADS_1


Seluruh siswa SMA purnama mendapat libur satu Minggu, ini adalah libur pengganti karena program pemerintah menggeser libur tahun baru lalu ke bulan berikutnya. Dan hal ini dimanfaatkan oleh Arga untuk berlibur ke Bali. Kebetulan itu adalah acara reuninya bersama teman geng pas di jaman SD, teman-temannya juga sudah sepakat ingin pergi ke sana.


Ah, ya!


Satu hal yang membuat Arga serasa ingin mendengkus, kali ini ia berlibur bersama Laura. Sang Ayah memaksa anak itu untuk membawa Laura berlibur juga. Arga yang sudah membeli tiket dengan jam keberangkatan yang sama dengan teman-temannya, terpaksa harus mengundur jam keberangkatannya karena harus pergi bersama Laura.


Sementara di Bali teman-teman SD Arga telah sampai terlebih dahulu di Bandara .


"Si Arga kemana sih,?" umpat Robin yang mulai gusar dan bosan menunggu kedatangan Arga .


"Gila ya si Arga ! udah tau kita cowo semua, begonya malah bawa sepupu cewe, belum apa-apa udah ribet gini!" pungkas Ridwan ikutan tidak terima dengan kelakuan Arga yang seenaknya.


"Kalo tau gitu mah, gue juga mau bawa pacar gue! Dia maksa pengin ikut aja gue larang karena nggak enak sama kalian, Ini malah Arga ngabarin bawa adeknya." Deni menimpali sekali lagi, tetap masih sibuk dengan game ular di tangan.


Sementara Jack si laki-laki paling pendiam di antara semuanya, hanya memperhatikan ketiga temanya yang sibuk mengumpat.


Dua jam kemudian, Arga tiba di Bandara bersama Laura.

__ADS_1


"Sorry gue telat, guys!" Melihat wajah semua temanya yang sudah ditekuk lecek, Arga jadi tambah tidak enak lagi.


Sontak semua kaget melihat sosok wanita yang bersembunyi di balik punggung Arga . Mereka tak menyangka, adik sepupu yang Arga maksud itu adalah si cantik Laura , The Queen Karatekan di padepokan milik ayah Arga. Wajah mereka mendadak sumringah seketika termasuk Jack si pendiam.


Arga menarik pergelangan tangan Laura yang masih bersembunyi di balik punggungnya.


"Kenalin, ini semua temen-temen SD gue, yang ini Robin, Deni, Ridwan sama Jack." Arga menunjuk mereka satu-persatu.


"Hai Ra!!" Mereka semua menyapa serentak.


Ada yang aneh, Arga bahkan belum memperkenalkan Laura pada temannya. Dari mana mereka tau nama Laura?


"Ko kalian bisa kenal aku?" Pertanyaan Laura mewakili rasa penasaran Arga.


"Ah, kebetulan kita satu kejuruan di tempat karate, kita itu junior kamu, siapa sih yang nggak kenal prestasi kamu di sana? Kita seneng banget loh, bisa punya kesempatan libur bareng kamu hehehe," ungkap Robin dengan perkataan yang lemah lembut pada Laura.


***

__ADS_1


__ADS_2