DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
.Pulang ke Klan


__ADS_3

seharian Xhuhan hanya menemani kedua wanita berbeda usia ini jalan jalan , nampak jelas jika kedua wanita itu sangat bahagia dengan aktifitas mereka saat ini ,


"Gege , ayo kembali kasian Ling Ling sudah tertidur mungkin dia sangat capek setelah berkeliling sehari an "ucap Qingzhu menghampiri Xhuhan yang tengah mengawasinya tak jauh dari dirinya


"Baiklah , ayo kita kembali " Xhuhan langsung membawa mereka berpindah ke penginapan dan kebetulan disana semua orang sudah berkumpul


"Ibu Yun , ini "ucap Xhuhan menunjuk Ling Ling kecil yang tengah pulas tertidur di gendongan nya


Yun'er langsung membawa Ling Ling ke kamar untuk di tidurkan , setelah itu mereka kembali mengobrol


"Bagaimana ayah , apakah tadi berjalan dengan lancar.?"tanya Xhuhan setelah duduk di sana


"bisa di bilang begitu , lagian disana ada paman paman mu yang menemani ayah , bagaimana tidak lancar kalau saudara Ti selalu menggertak mereka "ucap Zen Tian tersenyum kecut , karena menurut nya long Ti sangat bar bar


"Apakah benar begitu paman.?"tanya Xhuhan melihat ke arah long Ti


"ah , tentu saja tidak tuan muda , mereka memang sudah tunduk sebelum nya pada tuan muda , jadi mereka langsung menerimanya tanpa pikir panjang "ucap long Ti dengan gelagapan


"syukurlah jika begitu " Xhuhan tidak mempermasalahkan apa yang di lakukan long Ti asal tidak berlebihan


"oh iya, bagaimana dengan ibu dan bibi , apakah sudah mendapatkan semua belanjaan yang di inginkan .?"tanya Xhuhan melihat ke arah para wanita yang tengah berkumpul di sampingnya


"Tentu saja sudah Han'er , tapi bukan bibi yang puas berbelanja , melainkan kedua saudari kamu itu "ucap long Xia menunjuk long Jia dan long Yu yang menunduk malu


"hahahaha ,tidak apa bi , lalu bagaimana selanjutnya , apakah akan langsung menikah atau bagaimana.?"tanya Xhuhan lagi


"kalau itu bibi terserah Han'er saja , lagi pula ini semua memang rencana mu kan.?"ucap long Xia tersenyum kecut ,mengingat memang pernikahan nya memang xhuhan yang mengatur nya


"baiklah ,sudah di putuskan nanti kalian akan menikah di klan Zen , sekalian aku ingin melihat kediaman keluarga kita "ucap Xhuhan tersenyum


.....


keesokan harinya rombongan Zentian dan yang lainnya pulang dan meninggalkan penginapan langsung menuju klan Zen


sesampai nya di sana , terlihat bangunan mewah dan besar , dengan beberapa penjaga di setiap penjuru nya , tapi di dalam nya hanya berisikan lima orang penghuni ,


Zentian dan keluarga beserta kakek dan nenek , cukup sedikit memang untuk ukuran mansion yang sangat besar dan megah seperti milik klan Zen ini , tapi Zentian sengaja melakukan itu untuk menjaga ke nyamanan keluarga nya , karena Jiak dia menambahkan anggota baru , takut terjadi hal hal yang tidak diinginkan jika dirinya lagi tidak ada di klan


"kakek , nenek , Ling Ling pulang " ucap Ling Ling kecil berlarian turun dari gendong an ibunya saat tiba di depan mansion besar itu , sementara yang lain menunggu si kecil dari kejauhan


dari dalam muncul pasangan yang sudah berumur tersenyum ke arah si kecil ,


"bagaimana jalan jalannya sama ayah ,apakah Ling Ling senang.? tanya nenek mei menggendong si kecil


"tentu saja nenek , Ling Ling sangat senang karena di sana ada kakak tampan dan kakak cantik ling Ling dan ada bibi dan paman Ling Ling "ucap bocah kecil itu dengan semangat menjelaskan semuanya pada sang nenek

__ADS_1


"tunggu sebentar sayang , tadi Ling Ling bilang ada kakak kamu dan bibi bibi kamu, maksudmu siapa itu sayang.?"tanya nenek mei penasaran


"tentu saja kakak Ling Ling nek , " jawabnya polos


"siapa nama kakak mu sayang .?"terlihat jelas jika sang nenek penasaran dengan siapa yang di ceritakan cucunya itu


"em itu , sebentar Ling Ling ingat ingat dulu nek " dengan pose imutnya Ling Ling meletakkan jari telunjuk nya di dahinya , seperti orang sedang berpikir , sehingga membuat dua orang tua itu tersenyum


"kakak Ling Ling namanya adalah , kakak Han , kakak Zhu , kakak Jia , kakak Yu "ucap Ling Ling setelah sekian lama diam


"jadi kakak mu sudah pulang , dimana kakak mu sekarang sayang.?"ucap nenek mei karena tidak melihat mereka


"tidak tau Nek, tadi kakak dengan yang lainnya bersama ayah dan ibu , tapi sekarang mereka malah menghilang , awas aja nanti , biar Ling Ling pukul kakak jika ada "ucap si kecil dengan mulut manyun


"hahahaha, ayo Ling Ling masuk dulu , mungkin kakak mu masih ada urusan dengan ayahmu "ucap sang nenek membawa si kecil ke dalam


sementara tak jauh dari tempat Mereke mengobrol Xhuhan dan yang lainnya di buat tertawa setelah mendengar jika Ling Ling akan memukul Xhuhan nantinya


"hahahaha tuan muda , tampaknya kamu akan terkena marah oleh putri kecil "ucap long Ti sambil menutup mulut nya agar tidak tertawa keras


"diam paman , "ucap Xhuhan kesal dengan long ti yang dari tadi terus menertawakan dirinya


"ayo masuk , maaf jika tempat nya kecil "ucap Zentian mengajak mereka semua untuk masuk


"kakek , nenek kami pulang "ucap Yun'er dari luar


kemudian mereka masuk ke dalam , tapi langkah kaki mereka berhenti karena di cegat oleh sosok mungil tangah berdecak pinggang sambil memanyunkan bibirnya ke arah mereka


"ada apa dengan adik kakak yang cantik ini "Xhuhan menyapa si kecil dan berusaha menyembunyikan senyumnya agar si kecil tidak makin marah


"Hump"


wajah si kecil mendengus dan memalingkan wajahnya ke samping


"dari mana kakak , kenapa baru tiba ?"akhirnya si kecil angkat bicara setelah lama diam


"sebenarnya kakak lama karena mencari hadiah buat adik kecil kakak , ini "ucap Xhuhan merayu si kecil


"Benarkah, lalu mana.?"ucap nya dengan masih dengan wajah ngambek nya


"kalau mau , sini cium kakak"ucap Xhuhan duduk mendekatkan pipinya pada si kecil


"kakak janji ya" ancamnya masih belum bergerak dari tempatnya


"tentu saja "

__ADS_1


setelah mendengar ucapan Xhuhan ,si kecil langsung mencium pipi Xhuhan , dan langsung menadahkan tangannya untuk meminta hadiah tersebut


xhuhan mengeluarkan kalung dengan permata hijau , kalung tersebut mengeluarkan cahaya menyilaukan sebelum kemudian redup ,


sebenarnya kalung tersebut Xhuhan tempa untuk sang istri , tapi Xhuhan urungkan untuk di berikan pada Qingzhu , karena kini si kecil lebih membutuhkan nya , karena di permata kalung itu terdapat formasi tingkat tinggi yang akan melindungi pemilik nya , dan juga agar bisa terhubung dengan Xhuhan , karena xhuhan meninggal kan sedikit kesadaran nya di permata itu


"Woahh , apakah kalung itu untuk Ling Ling.?"ucap si kecil dengan mata berbinar


"tergantung , jika adik kakak ini tidak marah lagi sama kakak , maka kakak akan memberikan ini pada adik kakak "ucap Xhuhan


"Tidak Tidak ,Ling Ling tidak akan mrah lagi sama kakak , Ling Ling janji "ucapnya dengan polos , semntara matanya berkedip kedip se akan mengatakan jika dirinya sangat menginginkan kalung itu


tanpa lama lama Xhuhan langsung memasangkan kalung itu pada si kecil , sehingga membuat si kecil tertawa bahagia sambil memegang kalung nya ,


sementara orang orang yang menyaksikan drama antara kakak dan adik itu hanya geleng geleng kepala , pasalnya ke-dua nya mempunya cara masing masing untuk menunjukkan kasih sayangnya pada Saudara nya


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


. Bersambung

__ADS_1


__ADS_2