
pusaran angin itu perlahan menghilang dan menampilkan sesuatu yang membuat Zhu Tian kaget , begitu juga dengan Zhang Lin yang nampak terlihat sangat syok saat ini setelah melihat apa yang ada di hadapan nya kini setelah pusaran angin itu menghilang
Bagaimana ke-dua nya tidak syok , saat ini Yan Zi dan ke empat saudara Saudari nya sudah berdiri dengan gagah di sana , dan ini adalah pertama kalinya Yan Zi melepaskan Topeng nya di luar setelah sekian lama , bukan hanya pasukan musuh yang terpana dengan pemandangan itu , bahkan para anggota Yin-Yang yang ada di belakang nya pun sama, dimana mereka selama ini belum pernah melihat wajah Yan Zi versi ini karena memang Yan Zi tidak pernah menunjuk kan nya pada mereka ,
Meski hanya Yan Zi seorang yang melepaskan Topeng nya saat ini , Zhang Lin dan Zhu Tian mengetahui jika empat orang lainnya adalah jenius dari klan Zen yang lain selain Yan Zi yang mamang sangat terkenal di seluruh alam agung ini , apalagi di wilayah barat
"Bagiamana orang tua, apakah kejutan yang orang orangku berikan sebelumnya sudah cukup atau masih kurang , jika masih belum aku tidak keberatan memerintahkan mereka untuk bermain dengan mu lagi " Yan Zi tersenyum main main ke arah Zhu Tian yang nampak pucat saat ini karena mengetahui pihak yang mempermalukan dirinya tadi adalah orang orang dari Yan Zi yang merupakan target yang akan ia hancurkan saat ini , tapi apa sekarang , bahkan hanya dengan dua anggota nya saja Zhu Tian sudah di buat seperti ini , membuatnya linglung untuk sementara waktu karena tidak bisa mencerna informasi ini di kepala nya
"Oh ada Yang mulia Kaisar rupa nya di sini , aku tidak menyadari sebelum nya , maafkan pemuda dari klan kecil ini jika tidak memberikan hormat sebelumnya, tapi bisakah yang mulai bangun dulu , bagaimana aku bisa berdiri disini jika anda tidur di tanah seperti ini " Yan Zi menoleh ke arah Dong Jin yang tergelatak tak jauh dari posisi nomor 1 dan nomor 31 , dengan ke adaan yang sangat memprihatinkan dimana tangan kanannya patah dan jari hatinya remuk , bukan hanya itu saja bahkan saat ini wajahnya sudah sangat memprihatikan dengan ke-dua pipinya bengkak berwarna kebiruan dengan darah yang masih mengalir dari hidung dan ke-dua sudut bibirnya
"Pfttttt"
Nomor 1 dan nomor 31 yang paling dekat dengan Yan Zi hampir saja kelepasan untuk tertawa saat mendengar ucapan Yan Zi ini ,dan lagi ekspresi nya yang terlihat seperti orang yang benar benar merasa bersalah karena tidak menyapa Dong Jin , tapi jika di lihat dengan seksama ada senyum mengejek di bibirnya membuat mereka berdua tidak bisa untuk tidak menggigit lidah mereka saat ini agar tidak tertawa , begitu juga dengan anggotanya pasukan Yin-Yang lainnya , yang saat ini juga tengah menahan tawa sambil melihat ke arah Dong Jin yang nampak seperti Menahan malu dan amarahnya saat ini , meski begitu tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut nya , justru Saat ini Dong Jin nampak berusaha menjauh dari Yan Zi dengan menggeser tubuhnya perlahan menuju tempat Zhu Tian yang berada lumayan dekat dari posisi nya
"Apakah tidak ada yang mau menjawab pertanyaan dari saudaraku ini , apakah memang orang orang yang ada di sini mendadak Memiliki penyakit tuli setelah mendapatkan kejutan sebelum nya , jika begitu bukankah kalian sangat konyol dengan kondisi kalian ini ingin menyerang wilayah barat, pantas saja kalian dengan kekuatan seperti ini sangat percaya diri sekali untuk menyerang kami , rupanya kalian sudah menderita penyakit tuli ini dari lama , tak heran kalian tidak mendengar berita tentang kekuatan kami , ternyata ini alasan nya " Fan Zhu yang dari tadi diam akhirnya angkat bicara juga karena mulut nya sudah gatal untuk berbicara dari tadi , mengingat biasanya dirinya yang selalu banyak bicara di antara mereka berlima ,
dan saat mengatakan kalimat itu Fan Zhu terlihat sangat santai seperti memang mengasihani mereka bahkan nadanya tidak terdengar seperti orang mengejek sama sekali tapi seperti orang yang berfikir dan baru saja mengetahui informasi yang berharga
"Pfffttttt"
"Hahahahha"
Kali ini samua pasukan Yin-Yang tidak lagi bisa menahan mulut nya Untuk tidak tertawa setelah mendengar ucapan nyeleneh dari Fan Zhu sebelum nya
yang mengatakan jika Dong Jin dan kelompok nya sebagai kumpulan orang orang konyol karena bagaimana mungkin sekumpulan orang tuli bisa mempunyai niat untuk menyerang wilayah barat , kalimat inilah yang membuat mereka tidak bisa Menahan tawanya , bahkan ada beberapa dari mereka yang sampai memegangi perut nya
"Ka kau..."
__ADS_1
sambil menggertak kan giginya Zhu Tian ingin mengatakan sesuatu dari mulutnya ,dan melupakan emosinya yang dari awal sudah ia tampung
tapi mulut nya seakan terkunci , setelah melihat tatapan mata Yan Zi yang sangat dingin ke arahnya
"Ada apa patriak Tian , apakah selain tuli kau saat ini juga memiliki penyakit gagap , mengapa kau terlihat sulit begitu untuk berbicara , " Yan Zi tersenyum main main ke arah Zhu Tian , padahal ia sendiri yang sengaja melepaskan tekanan ke arah Zhu Tian sebelumnya, untuk menekan nya agar tidak berbicara lebih banyak
'Sial , apa yang terjadi pada tubuhku , mengapa aku tidak bisa mengontrol nya setelah di tatap oleh bocah itu , tidak mungkin ini pasti hanya karena kegugupan ku itulah mengapa aku bisa seperti itu sebelumnya , ya itu alasan nya '
Zhu Tian menggertak kan giginya dengan keras sambil berbicara dalam hatinya , terlintas di pikiran nya jika yang terjadi padanya tadi merupakan ulah Yan Zi , tapi dirinya langusng membuang jauh jauh pikirannya itu karena ia masih tidak percaya jika Yan Zi memiliki kekuatan seperti itu , ia masih menganggap Yan Zi dan ke empat orang lainnya hanyalah tuan muda dan nona muda yang di utus oleh Zen Yan , dan pasukan yang berada di belakang nya itu merupakan pasukan khusus yang di tugaskan untuk menjaga mereka berlima ,
Dirinya masih tidak mempercayai pikiran sebelum nya yang sempat merasa kelima orang itu lebih kuat dari 60 orang pasukan yang ada di Belakangnya , yang sebelumnya dua di antara mereka dengan mudah mengalahkan dan mempermalukan nya
"Syuttt"
di saat semuanya sibuk memandangi Zhu Tian yang nampak gugup saat ini , tiba tiba terdengar suara desiran angin yang sangat cepat seperti bunyi lesatan anak panah yang tengah di lepaskan
Yan Zi hanya mengangkat kedua jarinya sejajar dengan kepalanya, dan terlihat sesuatu seperti jarum ataupun belati kecil terselip di kedua jarinya ,
terlihat benda kecil itu mengkilap karena ada cairan yang melapisi nya , yang merupakan racun yang sengaja di oleskan pada benda itu
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung