DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Interogasi


__ADS_3

"Jika masalah itu, sebenarnya aku sudah menghapus semua ingatan para murid yang ada di tempat kejadian , kecuali para tetua dan juga paman dan bibi yang saat ini juga melakukan kultivasi di sana bersama para murid " ucap Lin Feng menjelaskan


"Pantas saja , saat ini di luar nampak tenang tenang saja seakan tidak pernah terjadi apa apa" Fan Zhu manggut-manggut , walaupun ia penasaran bagaimana cara Lin Feng melakukan itu semua , ia tidak bertanya lebih jauh lagi


"Lalu apa yang akan kita lakukan setelah ini sauadara Feng .?" tanya Yun Ning


"Apalagi , tentu saja mengintrogasi mereka bertiga , yah walaupun aku bisa saja langsung menyerap ingatan mereka , tapi aku tidak mau melakukan itu karena itu akan langsung membuat mereka mati , jikapun masih selamat maka paling beruntung hanya gila ," setelah mengatakan itu , Lin Feng langsung menyiramkan air pada ketiga murid yang tergelatak di depan nya itu,


"uhuk"


ketiga nya langsung membuka matanya dengan berat , sambil menahan sakit yang teramat di dada mereka saat ini


ketiganya masih belum sadar jika saat ini tengah dalam pengawasan seseorang , karena mereka masih sibuk untuk berusaha menyembuhkan luka di Jiwanya yang saat ini masih mereka rasakan, tapi sekuat apapun Meraka mencoba tidak ada yang terjadi pada tubuh mereka membuat mereka ketakutan karena tidak lagi merasakan kekuatan berada di dalam diri mereka masing masing , mereka bertiga masih termenung dengan pikiran mereka masing masing


"Apakah kalian masih ingin seperti itu dan membiarkan kami menunggu seperti ini .?" ucap Lin Feng pelan , tapi bagi ketiga nya suara itu terdengar sangat dingin , sehingga membuat ketiga nya langsung menatap ke asal suara , dan menemuka Seseorang dengan pakaian serba hitam serta topeng yang menutupi seluruh wajah nya , membuat penampilan orang tersebut sangat menakutkan bagi ketiga nya , tapi tak sampai di sana , ketiganya juga menemukan 3orang dengan pakaian yang sama berada di samping nya , dan 3 orang berpakaian serba putih yang kini kini tengah duduk juga menatap ke arahnya


"Si siapa kalian , mengapa kami bisa berada di sini. ?" murid yang memakai pakaian murid elite sakte dengan gugup bertanya , meski kini tubuhnya dan yang lainnya kini nampak bergetar karena samar samar mereka merasakan hawa membunuh sengaja di lepas kan oleh orang bertopeng di hadapan nya itu , yang tak lain adalah Lin Feng yang memang sudah jengkel pada ketiga nya sebab ia di cuekin sebelum nya saat mereka asik pada diri mereka sendiri tadi


"Dugh"


Lin Feng meletakan kursi di dekat ketiga orang itu , kemudian ia langsung duduk dan menatap ke arah tiga orang itu yang nampak memaksakan diri mereka untuk menjauh dari posisi Lin Feng , dengan menyeret tubuh nya

__ADS_1


"apakah ada di antara kalian yang ingin bermain bersamaku di sini.?" tanya Lin Feng menoleh ke arah tiga saudara nya yang berada di Belakang nya


"Sepertinya tidak saudara , kami lebih baik melihat dari sini saja " Yan Zi menggelengkan kepala nya begitu pula dengan kedua saudara nya , karena mereka ingin melihat bagaimana cara Lin Feng untuk mengurus masalah ini


"Bagaimana dengan kalian.?" Lin Feng menoleh ke arah para wanita yang tengah asik dengan dunia nya , bahkan mereka terkesan cuek dengan situasi saat ini


ketiganya langsung menoleh ke arah Lin Feng dan menggeleng kan kepala nya bersama , kemudian melanjutkan obrolan nya kembali


"Baiklah saatnya kalian bicara , jelaskan padaku dari sakte atau dari kekuatan mana kalian di utus, sebaiknya kalian jujur karena aku tidak akan berbicara dua kali , silahkan jawab " setelah mengatakan itu Lin Feng menjentikkan jarinya yang kemudian muncullah api hitam melayang beberapa centi di atas jarinya


"glug"


ketiga murid itu langsung menelan ludahnya dengan kasar , karena jika mereka jujur mereka akan di bunuh oleh orang yang menyuruh mereka , tapi jika menolak untuk bicara , mereka di hadapkan dengan sosok mengerikan dengan api hitam di tangan nya saat ini


"Arrrkkk"


"Tolong cukup, bunuh saja aku , bunuh saja aku " murid yang kini kakinya sudah di lahap separuhnya itu terlihat meronta ronta seperti orang gila , membuat dua orang lain'nya bergidik ketakutan , bahkan salah satu dari mereka sudah membasahi celana nya dengan air yang keluar dari pipa paralon yang terbuat dari kulit keriput itu


jeritan minta tolong dari Murid itu tidak Lin Feng hiraukan , membuat Yan Zi dan yang lainnya bergidik ngeri melihat cara Lin Feng menyiksa murid itu


10 menit kemudian murid yang di bakar oleh api hitam milik Lin Feng sebelumnya kini sudah tidak ada suara lagi karena sudah habis terbakar tanpa sisa baik itu darah ataupun yang lainnya , seperti tanpa ada kejadian apa apa sebelumnya,

__ADS_1


"Apakah kalian masih tidak mau bicara sekarang.?" tanya Lin Feng pada dua murid yang tersisa


"Ja jangan bunuh aku , biarkan aku yang menjelaskan nya "ucap murid yang mengenakan seragam murid dalam , dengan suara gemetar , bahkan cairan kuning sudah sangat menyengat tercium di bagian bawah badan nya ,


"Tidak , biar aku saja yang bicara , tolong jangan bunuh aku " murid yang menggunakan pakaian elite sakte langsung bergetar ketakutan setelah mendengar ucapan murid sebelumnya , yang terkesan akan menjadikan nya tumbal untuk keselamatan nya


Yan Zi dan yang lainnya hanya terpaku menatap ke adaan kedua murid itu yang nampak sangat menyedihkan saat ini , karena metode yang Lin Feng lakukan untuk mengintrogasi mereka benar benar sangat kejam , siapapun akan langsung bicara jika di hadapkan dengan penyiksa an seperti sebelumnya , yang mana penyiksaan itu membunuh dengan cara perlahan dan sangat menyakitkan tentunya , bayangkan saja , di bakar dari mulai ujung kaki secara perlahan oleh api hitam yang tidak bisa padam , hingga sampai kepala , siapa yang bisa tahan dengan siksaan seperti itu


untuk ketiga wanita yang juga berada di sana , mereka terkesan biasa saja bahkan reaksinya lebih biasa dari pada ketiga saudara laki-laki nya , apalagi Ling Ling yang memang sudah terbiasa menyiksa musuhnya dulu di alam Dewa


"karena kalian sudah bersedia untuk bicara sekarang , maka salah satu di antara kalian berdua akan aku bunuh , jadi silahkan pilih sendiri siapa yang mau mendaftar sebagai korban nya "


"Tik"


Lin Feng menjentikkan jarinya sekali lagi , kemudian muncul api hitam seperti sebelumnya , membuat dua murid yang berada di hadapan nya menatap kosong ke arah api tersebut , tapi setelah Mereka sadar kembali dari keterkejutan nya , Mereka langsung merangkak saling mendekat untuk saling bunuh karena Lin Feng sbelumnya sudah mengatakan untuk membiarkan 1 orang saja untuk bicara ,


.


.


.

__ADS_1


.


. Bersambung


__ADS_2