
Yan Zi langusng menoleh ke arah Zhang Lin yang nampak gugup karena serangan diam diam yang ia lepaskan bisa dengan mudah di tahan oleh Yan Zi , bahkan tanpa melihat ke arah datangnya serangan itu , dan yang paling menakutkan adalah serangan itu di tahan hanya dengan dua jarinya
"Rupanya kau sudah tidak sabar untuk mati patriak Lin , sebelum nya aku ingin sedikit bermain dengan kalian berdua tapi itu nanti, tapi kau malah menggunakan cara licik untuk mebunuh ku , bahkan kau sampai memberi racun tingkat tinggi di belati itu , maka dari itu sudah ku putuskan jika kau akan menjadi orang pertama yang akan bermain dengan ku di sini " setelah mengatakan ini , Yan Zi langsung menghilang dari tempat nya , kemudian muncul di depan Zhang Lin dan langusng mencengkram leher nya ,
Booommm..Booommm...Booommm
Yan Zi muncul di ketinggian dan melemparkan tubuh Zhang Lin yang berada di Cengkraman nya ke bawah hingga menimbulkan ledakan setelah tubuh itu menghantam tanah , tapi apakah Yan Zi akan berhenti hanya sampai di sana , tentu saja tidak , Yan Zi terus mengulanginya sampai beberapa kali membuat semua mata yang melihat itu bergidik ngeri , pasalnya suara patah tulang terdengar sangat nyaring di telinga mereka selama peristiwa itu , sementara sosok yang di buat mainan oleh Yan Zi saat ini sudah tergelatak tak berdaya di dalam kawah kecil di tempat itu , hanya Matanya yang masih bisa bergerak ke kiri dan ke kanan saat ini , sementara untuk Anggota tubuhnya yang lain jangan di tanya lagi , semuanya hampir remuk tanpa bisa di kenali lagi , tapi tidak Sampai kehilangan nyawanya karena Yan Zi masih belum puas jika membunuhnya secara langsung ,
"Kalian lumpuhkan mereka semua yang berani melawan, bunuh semua kecuali tiga orang ini , karena aku masih belum puas bermain dengan mereka " Yan Zi memberikan perintah pada pasukan Yin-Yang untuk bergerak melumpuhkan ratusan ribu orang yang merupakan tiga pasukan gabungan dari ketiga orang yang kini sudah tergelatak tak berdaya di depan nya di dengan kondisi patriak Zhang Lin yang paling parah di Antara mereka bertiga
"Baik kakak ketiga "
dengan perintah itu mereka langsung bergerak tanpa bisa di deteksi oleh para pasukan musuh yang masih bengong di tempat nya , hanya para tetua sakte dan para petinggi istana saja yang masih sanggup memberikan perlawanan, tapi tidak bertahan lama setelah itu mereka hanya menjadi bulan bulanan dari pasukan Yin-Yang
__ADS_1
"Tolong jangan bunuh kami , kami menyerah " ribuan pasukan yang memiliki Kultivasi paling rendah dan berada di barisan paling belakang langusung kehilangan semangat bertarung nya setelah melihat para senior nya yang ada di barisan depan di bantai tanpa ampun oleh pasukan Yin-Yang yang bergerak dengan kecepatan yang tidak bisa di lihat oleh mata telanjang
mereka langsung menjatuhkan senjata mereka masing masing dan tubuhnya ikut berlutut di tanah dengan pandangan mata yang kosong saat ini ,
melihat itu , salah satu dari mereka bertanya pada Yan Zi mengenai ribuan orang yang menyerah itu , dan Yang Zi pun menyuruh nya untuk membiarkan mereka karena dirinya memiliki rencana nantinya pada ribuan orang itu , sebaliknya Untuk yang masih keras kepala melawan maka harus di bunuh
jeritan keputus asaan terdengar di tempat itu setelah mereka gagal untuk melarikan diri dari sana , karena Ada sesuatu yang mengahlangi mereka untuk bisa pergi dari tempat itu
puluhan tetua dan Para petinggi istana ssmuanya sudah di bantai habis oleh pasukan Yin , sedangkan yang lainnya di urus oleh pasukan Yang , membuat pembersihan itu berjalan dengan sangat cepat , bahkan saat ini hanya ada kesunyian ditempat itu , tidak ada yang berani mengeluarkan suara sedikit pun , apalagi ribuan orang yang menyerah sebelumnya
sementara ketiga orang yang menjadi otak dari penyerangan ini hanya bisa menangis dalam diam , dan yang paling menyesal adalah Patriak Zhang Lin yang sudah terbujuk rayuan dari Dong Jin dan Zhu Tian , akibatnya saat ini para pasukan saktenya habis di bantai tanpa sisa , menyisakan dirinya dan murid lemahnya yang sudah memilih menyerah dari awal
"Bakar mayat mayat itu dan kumpul kan mereka yang menyerah menjadi satu kemudian suruh mereka untuk bersumpah setia pada kita , jika tidak langsung bunuh seperti yang lainnya " Yan Zi memberikan perintah pada pasukan Yin-Yang miliknya, kemudian kembali ke sisi empat Saudara saudarinya yang dari tadi hanya menjadi penonton saja
__ADS_1
"apakah kalian tidak ingin bermain juga .?" ucap Yan Zi saat tiba di dekat mereka
"Cihhh, kau bicara seakan akan kita memiliki kesempatan untuk itu , padahal sudah jelas jika semuanya sudah kau urus bersama mereka " Fan Zhu mendengus mendengar pertanyaan itu, karena ketiga orang yang seharusnya menjadi bagian mereka berlima kini sudah tergeletak tak berdaya di tanah , lalu apa yang harus Mereka mainkan jika sudah begini
"Tenanglah, kalian juga akan memiliki kesempatan yang sama setelah ini jika memang kalian mau , tinggal berikan pil pemulihan pada ketiga nya , setelah itu kalian bebas bermain sesuka hati dengan mereka , tapi kalau bisa jangan sampai mati karena aku ingin rakyat nya sendiri yang membunuh mereka , karena hanya dengan begitu wilayah mereka sebelumnya akan menjadi contoh bagi wilayah lainnya di masa depan agar tidak mempunyai pemikiran seperti mereka bertiga lagi " Yan Zi dengan Santai mengatakan ini bahkan suara nya cukup jelas di telinga Ketiga nya , membuat tubuh mereka menegang ketakutan , terlebih Dong Jin yang sudah menyengsarakan rakyat wilayah timur yang manjadi kekuasan nya
"Tidak Terimakasih, lebih baik kita langusng bawa saja ketiga bajingan ini ke wilayah timur , kemudian langusng gantung di depan gerbang istana , lalu umumkan pada samua penduduk di sana jika waktu pembalasan sudah tiba , aku yakin cara ini akan lebih menarik dari pada menyiksa nya di sini " Fan Zhu menggelengkan kepala nya tidak mau tapi mengusul kan cara lain untuk berusrusan dengan mereka bertiga
"Baiklah sudah di putuskan , kalian bertiga akan kami serahkan pada rakyat yang sudah kalian sengsarakan selama ini , "
Setelah mengatakan itu Yan Zi menoleh ke arah ribuan orang yang sudah bersumpah setia sebelum nya
"Kalian pergi ke wilayah Utara dan Wilayah Timur , sampaikan berita yang aku katakan sebelumnya pada mereka , dan besok pagi suruh mereka untuk berkumpul di depan istana kekaisaran wilayah timur , ingat jangan lupa untuk menyampaikan siapapun yang memiliki dendam dengan ketiga orang itu langsung datang besok pagi , karena mereka bisa membalas nya di sana "
__ADS_1
"Dan yang paling penting , ini tugas untuk patriak Kang dan juga patriak Li , kalian aku tugaskan untuk menghancurkan kedua sakte milik Zhang Lin dan milik Zhu Tian ini , bunuh semua nya dan ambil harta yang ada di sana kemudian bagikan pada rakyat wilayah Utara tanpa terkecuali , terlebih bagi mereka yang kekurangan "
Yan Zi melihat ke arah mereka bergantian , kemudian pandangan nya di alihkan ke tempat Zhong Li dan Mang Kang yang berada tak jauh dari posisi ribuan pasukan yang menyerah sebelum nya