
"kalian tentu sudah mengetahui Dari paman Yan jika tujuan ku untuk merekrut kalian adalah untuk menjadikan kalian pasukan pribadiku bersama istriku, yang nantinya kalian akan berada di bawah pengaturan kelima saudara saudariku , tapi sebelum itu , Kalian akan aku latih dengan keras di sini sampai kalian setidaknya setara dengan kelima saudaraku ini atau paling lemah setara dengan tetua sakte Kita yang berada di ranah abadi , tapi jika kalian mampu bertahan dan bisa menyelesaikan semua latihan yang telah aku siapkan di sini , aku pastikan jika kalian semua akan memiliki kekuatan yang sangat besar nanti nya tapi ini tidak semudah seperti yang aku bicarakan , jadi apa keputusan kalian ,?" Lin Feng menjelaskan kepada 60 anggota pasukan nya itu dan juga ia ingin menanyakan lagi keseriusan mereka semua untuk berlatih di bawah bimbingan nya nanti
"Kami Siap kakak Pertama ," ucap mereka semua mantab tanpa keraguan , karena mereka memang dari awal sudah menyerahkan hidup mereka semua nya pada Lin Feng dan Ling Ling , saat pertama kali di beritahu oleh Zen Yan mengenai pembentukan pasukan yang nantinya akan selalu bersama keduanya
"Baiklah , jika begitu latihan kalian akan di mulai dari sekarang , sekarang ikut aku " kemudian Lin Feng melayang memimpin mereka semua menuju Padang rumput yang tak kalah luasnya dengan tempat sbelumnya , dimana itu merupakan tempat biasanya Lin Feng berlatih jurus jika tengah berada di dunia jiwa ,
Sesampainya di sana Lin Feng langsung membuat segel tangan yang lumayan rumit sehingga dari kedua tangan nya mengeluarkan cahaya keemasan yang berbetuk simbol simbol kuno dan melemparkannya ke depan , yang kemudian simbol simbol tersebut pecah dan membentuk kubah emas yang sangat luas menutupi tempat itu , dimana formasi itu adalah formasi yang di buat bertujuan untuk melatih fisik 60 anggota nya itu , yang mana itu merupakan formasi gravitasi , tapi Lin Feng sedikit memodifikasi nya dengan menambahkan elemen cahaya pada formasi itu , agar mereka tidak perlu khawatir dengan tubuh mereka nantinya saat latihan , karena elemen cahaya itu akan secara otomatis akan menyembuhkan mereka , jadi mereka hanya perlu fokus dengan menempa tubuh mereka tanpa memikirkan yang lainnya
"Kalian bertahanlah di dalam formasi gravitasi ini , jangan pernah melawan nya karena akan percuma , sebaliknya Kalian biasakan diri kalian dengan tekanan gravitasi yang nanti aku atur untuk kalian , jika kalian sudah bisa berlari di dalam formasi ini , aku akan kembali lagi untuk melihat kalian , jadi semangat dan buktikan ucapan kalian sebelum nya pada kami " Lin Feng menjelaskan apa yang harus mereka lakukan dan memberikan semangat pada mereka , setelah itu dirinya bersama yang lainnya langsung keluar dari frormasi itu
"Wush"
"Brugh"
Tubuh mereka tiba tiba seperti di timpa beberapa gunung sekaligus , setelah kepergian Lin Feng sebelum nya , jadi mereka tau jika ini yang di maksud oleh Lin Feng mengenai latihan fisik yang di katakan sebelumnya,
Mereka kini tengah berbaring di rerumputan tanpa bisa menggerakkan satu jari pun , tapi meski begitu tidak ada kata kata keluhan yang keluar dari mulut 60 orang itu , yang menunjukkan jika Meraka benar benar serius dengan ucapan sebelum nya ,
Di tempat lain yang tak jauh dari tempat sebelumnya, Lin Feng dan yang lainnya tengah bersembunyi di balik ilusi yang Lin Feng ciptakan untuk memantau mereka dari kejauhan ,
"Tekad mereka untuk menjadi kuat memang bukan omong kosong, jadi kalian berlima sebagai orang yang akan memimpin mereka nantinya , kalian juga Harus berlatih lagi agar bisa membimbing mereka nantinya , maka dari itu , kalian pelajari lah kedua kitab ini , ingat pelajari satu satu , setelah kalian yakin benar benar paham baru ganti ke kitab ke dua , " setelah mengatakan itu Lin Feng mengeluarkan 2 kitab ciptaan nya , yang merupakan kitab yang ia ciptakan saat dulu belajar dari sang ayah Xhuhan , kitab itu adalah Kitab Dewa Malam dan juga kitab formasi ,
"Kami akan berusaha saudara" ucap mereka serempak , kemudian Yan Zi mengambil kedua kitab itu dan langsung pergi bersama yang lainnya untuk mempelajari kedua kitab itu ,
•Kitab Dewa Malam
__ADS_1
memiliki satu jurus saja yaitu
"Menyatu dengan Alam"
yang terbagi menjadi 3 bagian
-Cara Menyembunyikan diri
-Cara Mengintai/mencari informasi
-Cara eksekusi
•Kitab Formasi
terdiri dari tiga bagian
-Formasi serangan
-Formasi ilusi
dengan kedua kitab itu Lin Feng ingin menciptakan pasukan yang bisa di andalkan dalam kedua situasi itu , dan Lin Feng tidak membatasi pasukan nya untuk mempelajari satu kitab saja untuk satu pasukan , karena Lin Feng ingin kedua kelompok pasukan nya bisa menguasai kedua kitab itu ,baik itu kelompok Yin milik Ling Ling dan kelompok Yang miliknya , agar nantinya bisa fleksibel dan bisa di atur sesuai kondisinya ,
karena Lin Feng sangat terinspirasi dari kisah kedua orang tuanya dulu yang mempu membantai semua musuhnya hanya dengan mereka berdua , dan keduanya hanya membutuhkan pedang di tangan mereka masing masing untuk mengurus musuh musuh nya ,
dengan itu Lin Feng juga bertekad akan melakukan hal yang sama bersama Ling Ling , tapi bedanya dirinya akan menggunakan pasukan yang dia bentuk sendiri , berbeda dengan Xhuhan dan Qingzhu dulu yang bergerak hanya berdua dan pada akhirnya juga di bantu oleh klan Long yang pada akhir nya bergabung dengan keduanya
__ADS_1
______________________
saat ini Lin Feng dan Ling Ling tengah bersantai di dunia jiwanya tepatnya di taman di belakang istana tempat mereka tinggal , dimana taman itu mirip dengan taman yang berada di Dunia jiwa milik Xhuhan ,yang menjadi tempat favorit Xhuhan dan Qingzhu saat berada di dalam dunia jiwanya , dan Lin Feng juga menciptakan tempat itu di dalam dunia jiwanya agar jika ia rindu dengan kedua orang tuanya dia bisa bersantai di taman itu,
dan kini ia di temani Ling Ling , sungguh seperti Dejavu dengan keadaan nya saat ini tapi itulah yang membuat Lin Feng dan Ling Ling juga menjadikan Taman itu sebagai tempat favorit mereka berdua seperti Xhuhan dan Qingzhu dulu
"Menurut Gege , berapa lama mereka akan bisa beradaptasi dengan tekanan Itu.?" tanya Ling Ling pada Lin Feng yang kini dirinya tengah menyandarkan kepala nya pada bahu Lin Feng yang tengah bersandar di pohon besar yang ada di taman itu
"Entahlah , aku harap mereka bisa bertahan dengan itu , mau selama apapun tidak masalah , karena Gege sudah mengatur di dalam formasi itu jauh berbeda waktunya dengan yang ada di luar , " jawab Lin Feng yang kini tangan kanannya memegang apel yang sudah sisa separuh, sementara tangan kirinya mengelus pucuk kepala Ling Ling yang ada di bahunya ,.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung