
kemudian Shen Qi mengajak Lin Feng menuju tempat tinggalnya yang merupakan goa yang sangat kecil di pinggiran hutan tak jauh dari tempat itu , hanya saja tempat masuk menuju goa itu sudah di sembunyikan sedemikian rupa oleh Shen Qi agar tidak di ketahui oleh orang yang melewati tempat itu ,
"Apakah kakek selama ini tinggal di tempat ini .?" Lin Feng yang melihat goa di balik semak semak di hadapannya itu pun di buat takjub dengan ke adaan goa yang sangat rapi dan terawat , terlihat di depan goa itu terdapat tempat biasanya Shen Qi memasak buruan nya , karena masih ada sisa sisa pembakaran kayu bakar yang di gunakan untuk memuat api di sana ,
"Benar , setelah kabur dari istana setelah insiden itu aku terus berlari sejauh mungkin menjauhi kawasan istana yang sudah di kuasai oleh cucuku dan orang orang nya, mungkin aku bisa lolos sampai sejauh ini karena memang mereka tidak serius mengajar ku yang hanya mengandalkan kekuatan fisik tua ku saja untuk berlari , jika tidak saat ini aku sudah mati jika mereka berniat melakukan itu ," Shen Qi menjawab tanpa menoleh pada Lin feng , karena saat ini dirinya sibuk dengan urusan nya menyiapkan minum untuk mereka berdua dan juga menyimpan kayu bakar yang sudah ia kumpulkan sebelum nya
sementara Lin Feng Memilih untuk duduk santai di pintu goa sambil menunggu Shen Qi keluar dari dalam goa
"ini minum dulu , ya meskipun hanya air putih biasa setidak nya cukup untuk menghilang kan dahaga kita setelah berjalan sebelumnya " terlihat Shen Qi membawa dua tempat penyimpan an air kecil mirip gelas dari terbuat dari kayu yang sudah di bentuk seperti gelas , mungkin itu adalah gelas yang Shen Qi ciptakan untuk kebutuhan sehari harinya
Lin Feng hanya tersenyum dan mengambil salah satu tempat air itu dan langsung meminumnya untuk menghargai usaha Shen Qi yang sudah menyiapkan untuknya
"Baiklah kek, sebaiknya kita langsung mulai sekarang proses nya karena aku harus melanjutkan perjalanan ku di alam ini untuk mengerjakan sesuatu , " Lin Feng menatap Shen Qi yang juga sudah selesai meminum air sebelum nya sama seperti dirinya
"apa yang harus aku lakukan dalam peroses ini .?" karena memang Shen Qi tidak mengetahui apapun mengenai ini , jadi dia langsung menanyakan pada Lin Feng
__ADS_1
"kakek hanya perlu duduk di depanku , karena aku bisa membuka segel itu dengan cara yang sangat mudah dan tidak menyakiti mu , hanya dengan membiarkan telapak tangan ku menyentuh punggung kakek , sisanya serahkan padaku " Lin Feng menejelaskan apa yang harus di lakukan Shen Qi pada proses kali ini ,
meski bingung dengan apa yang Lin Feng jelaskan padanya , Shen Qi tetap menurutinya ,
"Bersiaplah kek , dan Segera tahan aura kakek jika sudah aku lepaskan segelnya , agar tidak menarik perhatian orang orang yang mungkin akan merasakan luapan energi dari tubuh kakek yang sudah lama tersegel "Lin Feng langsung menempel kan kedua telapak tangan nya pada punggung shen Qi dan langsung menggunakan kekuatan jiwanya untuk melihat segel yang ada di dantian milik shen Qi
"Ketemu , bersiaplah karena aku akan langsung membukanya kek "
setelah berhasil melihat dan menentukan cara membuka segel tersebut , lin Feng hanya perlu mengalirkan sedikit energi semesta miliknya untuk melemahkan dan menghancurkan segel itu dengan mudah
krak...
krak...
Setelah terdengar retakan seperti kaca yang mau pecah , tiba tiba ledakan besar di sertai luapan energi kekuatan dewa abadi puncak merembes luar dari tubuh Shen Qi membuat Shen Qi kesusahan untuk mengontrol kekuatan besar yang tiba tiba meluap luap dari tubuhnya , pasalnya sebelum nya kekuatannya hanya berada di ranah dewa abadi 🌟 5 sekarang naik 4 tahap menjadi 🌟 9 , menjadikan nya salah satu pemilik kekuatan puncak di alam ini , mungkin yang bisa menyaingi shen Qi saat ini hanya Dewa elemen yang ada di pusat alam dewa , karena keistimewaan tubuh nya dan juga bantuan dari semua elemen yang dia miliki membuat diri nya mampu melawan musuhnya yang mempunyai beberapa tahap di atas kultivasi nya
__ADS_1
sementara Lin Feng badannya sudah sangat berat seperti di timpa oleh ribuan gunung , karena jauhnya jarak kekuatan nya dengan Shen Qi beruntung tubuh dan garis darahnya tidak mengizinkan nya untuk berlutut , jika tidak mungkin saat ini Lin Feng sudah jatuh berlutut dan tak sadarkan diri
"cepat stabilkan kekuatan kakek , apa kakek mau membunuh ku "Lin Feng masih berdiri di belakang shen Qi, karena memang Lin Feng sebelum nya melakukan ritual itu dalam posisi berdiri , untuk mengantisipasi hal ini , agar dirinya tidak terlalu terkena dampak ledakan energi milik shen Qi jika segel itu sudah lepas
beberapa tarikan nafas berikutnya Shen Qi nampak sudah mulai bernafas dengan normal dan mulai bisa mengontrol kekuatan Itu , dan ia terkejut saat menoleh ke belakang , karena sosok pemuda tampan itu masih berdiri tegak di posisi nya bahkan setelah menerima semua ledakan energi yang di keluarkan tubuhnya yang sudah mencapai kekuatan paling puncak di alam ini
"Feng'er apakah kamu tidak apa apa " Shen Qi langsung bergerak cepat memeluk tubuh Lin Feng dan menyalurkan Qi miliknya agar membantu proses penyembuhan Lin Feng , tapi lagi lagi sesuatu hal yang ajaib terjadi , dimana energi yang dia kirimkan pada tubuh Lin Feng di tolak oleh tubuh Lin Feng dan langsung kembali ke tubuh Shen Qi , membuat Shen Qi kaget bukan main ,
sedangkan Lin Feng di pelukan nya sudah tertidur karena kelelahan , dan tubuhnya dengan cepat kembali sembuh seperti keadaan normal , dimana wajahnya yang sbelumnya nya pucat sudah menjadi normal , hanya saja mungkin Lin Feng sangat lelah karena kultivasi nya yang masih sangat rendah , untung saja tubuh dan darahnya bukan seperti mahluk yang lainnya , jika iya , mungkin Lin Feng sudah mati saat ledakan energi dari dalam tubuh Shen Qi sebelum nya , tapi tubuh dan jiwanya biasa saja hanya mengalami kelelahan tanpa terluka sedikitpun
Kemampuannya dalam penyembuhan di dapat dari tubuh Sanga ibu Qingzhu yang memiliki tubuh Dewi alam , sementara Tubun semesta dan darah nya di dapat dari Sang ayah yang merupakan pemilik tubuh dan garis darah paling tinggi di seluruh alam
"Siapa sebenernya feng'er ini , Jika itu aku terkena ledakan energi sebesar itu ,pasti aku sudah terluka parah atau bahkan mati di tempat , sedangkan anak ini yang bahkan tulang nya masih berusia 15 tahun , masih bisa berdiri dan tidak terluka sedikitpun oleh kejadian tersebut ,bahkan dia hanya tertidur setelah mengalami hal tersebut , sungguh sangat misterius anak ini ," Shen Qi masih memeluk tubuh Lin Feng dengan perasan campur aduk , khawatir , senang dan juga penasaran dengan siapa sebenarnya pemuda yang ada di pelukan nya ini
dia khawatir pemuda yang sudah ia anggap Cucunya ini kenapa napa karena menolongnya , meski setelah di cek tidak ada luka sedikitpun di tubuhnya , tetap saja Shen Qi masih syok dengan Lin Feng yang sbelumnya pucat dan tiba tiba tertidur di pelukan nya
__ADS_1