
Saat ini Qiao Yi dan patriak Jin Kun tengah berhadapan di aula latihan sakte lembah salju,
Di sana juga sudah banyak murid sakte yang hadir untuk menyaksikan pertarunagn nona mudanya tersebut'
tapi dari sekian banyak yang melihat, matriak Qiao Ying lah yang nampak khawatir pada keselamatan sang putri, sebab dia masih belum tau sekuat apa anaknya itu,
"nona Yi , sungguh miris nasib mu saat ini, apakah mereka tidak tau setinggi apa gunung di hadapan mu ini, atau memang mereka tidak menganggap ke beradaan mu"ucap jin Kun tertawa mengejek, untuk memancing amarah Qiao Yi
"sudah bicaranya, jika sudah mulailah , aku sudah bosan mendengar ocehan sampahmu itu"ucap Qiao Yi , di sertai letupan energi kuat dari dalam tubuhnya
" se semi abadi, kau , sejak kapan kau menjadi sekuat ini"ucap patriak Jin Kun dengan tubuh bergetar ,bahkan tubuhnya saat ini tidak bisa lagi tegak berdiri
"tidak udah bertanya sesuatu yang tidak harus kau ketahui paktua, persiapkan lehermu, aku akan mulai ritual persembahan darahmu untuk kebangkitan Sakte Lembah salju ini"ucap Qiao Yi yang saat ini ditangan kanan nya sudah memegang pedang ,yang sudah siap menebas musuhnya
"matilah" Qiao Yi berpindah tempat dengan cepat dan tiba tiba sudah berada di samping jin Kun dan bersiap untuk memenggal kepala oak tua tersebut
"Tidak"
kata itu yang hanya terucap sebelum kepala jatuh menggelinding di lantai arena
sontak kejdian itu langsung di sambut
Sorai Sorai murid murid yang menyaksikan pertarungan sebelum nya , apalagi mereka sempat mendengar ucapan jin Kun yang mengatakan jika nona muda mereka sudah berada di ranah abadi
matriak Qiao Ying langsung bergerak memeluk sang putri dan masih terlihat raut wajah khawatir disana
"Yi'er , apakah kamu memang berada di ranah semi abadi .?"tanya Qiao Ying penasaran
tanpa menjawab Qiao Yi langsung melepaskan auranya sebenarnya dari Kekutan nya , dan langsung menjawab pertanyaan sang ibunda
"sayang , sejak kapan kamu sekuat ini, apakah kedua saudarimu juga ?"tanya matriak penasaran, pasalnya xhuhan sebelumnya dengan percaya diri menyuruh jin kun untuk memilih lawan di antara mereka bertiga
"Benar ibunda, dan ini semua karena saudara Han ,"ucap Qiao Yi menjawab pertanyaan sang ibu
"kalian semuanya, kembali ke tempat masing masing, dan bersihkan Kekacauan ini"ucap matriak pada murid yang ada disana
__ADS_1
kemudian matriak menghampiri Xhuhan dan yang lainnya
"nak Han, bisakah kita bicara sebentar.?"ucap matriak pada Xhuhan
"Tentu saja matriak, kebetulan saudaraku juga ada yang ingin di bicarakan dengan matriak"ucap Xhuhan
"oh apa itu, baiklah ayo kita ke ruanganku"kemudian mereka semua mengikuti matriak menuju tempat nya
"terimakasih atas bantuan nak Han untuk kami, lebih khususnya untuk ketiga putriku ini "ucap matriak Ying , yang memang menganggap kedua saudari Yang selelu bersama anaknya itu anak sendiri, tapi keduanya lebih milih memanggil dirinya bibi meski di suruh memanggil ibu olehnya
"Tidak apa matriak, ini sudah kewajiban ku untuk membantu saudari iparku"ucap Xhuhan tersenyum
tapi berbeda dengan matriak yang nampak bingung dengan ucapan Xhuhan itu, kemudian dia menoleh ke arah ketiga gadis cantik itu, tapi mereka hanya menunduk dan terlihat jelas Rona merah di pipi mereka
"maksud nak han.?"tanya matriak pemasaran
"Begini matriak, ketiga saudaraku ini menyukai ketiga putrimu, dan mereka juga sama sama sAling menyukai ,, yah selebihnya matriak bisa bertanya pada saudaraku atau pada ketiga putri matriak sendiri "ucap Xhuhan mengakhiri ceritanya
"apakah itu benar .?"tanya matriak melihat ke arah ketiga Putri nya itu
"Benar ibunda , benar bibi"ucap ketiganya masih menundukkan kepalanya
Dilang yang di tatap seperti itu langsung meminta kedua saudaranya untuk membuka topengnya dan memperkenalkan dirinya
"Maaf sebelumnya tidak memberi tahu matriak, Aku Di lang tuan muda dari sakte awan putih meminta izin untuk menikahi Qiao Yi , mohon matriak menerima niat baik ini"ucap Di Lang berdiri dan menangkupkan tangan nya
"Saya Hu Qi ,murid dari sakte awan putih meminta izin untuk menikahi nona Meng Yu , mohon matriak menerima niat baik ini" ucap nya sama seperti Dilang
"Saya Hu An , murid dari sakte awan putih , meminta izin untuk menikahi nona Wei Lian , mohon matriak menerima niat baik ini"ucap ketiganya secara bergantian mengutarakan niatnya
ketiga wanita yang di sebut namanya langsung menundundukkan kepalanya karena ini pertama kali nya mereka berhubungan dengan pria , dan saat ini ketiga pria itu langsung meminta izin langsung kepada sang ibunda
matriak tidak langsung menjawab meski dirinya senang mendapat menanti yang sangat tampan dan juga mereka merupakan jenius dari sakte yang beberapa hari lalu menggemparkan alam ini
kemudian matriak melihat ke arah ketiga gadis itu,
__ADS_1
"Bagaimana dengan jawaban kalian , apakah ibunda harus menolak mereka bertiga "ucap matriak Ying sengaja menggoda ketiga wanita tersebut
"jangan bunda , kami menerima"ucap Qiao Yi gelapapan
yang langsung di sambut tawa oleh matriak Ying dan juga Xhuhan dan Qingzhu yang ada di sana
kemudian mereka mengobrol disana mengakrabkan diri , dan juga matriak Ying juga meminta xhuhan dan Qingzhu untuk membuka penutup wajah mereka, dan reaksi matriak Ying sama dengan Qiao Yi sebelum nya karena ketan dan kecantikan rupa kedua orang tersebut
"Baiklah matriak, Terimalah hadiah kecil dariku, dan gunakan itu untuk kemajuan sakte ini''ucao Xhuhan menyerahkan cincin penyimpanan yang didalam nya berisi ribuan buah buahan abadi yang sukses membuat matriak Ying kaget dan menjatuhkan cincin tersebut dari tangannya
"Nak Han, apakah ini tidak terlalu berlebihan.?"ucap nya tidak enak pada Xhuhan
"tentu saja tidak matriak, aku harap itu bisa membantu sakte ini berkembang "ucap Xhuhan , meskipun sudah jelas jawaban nya jika sakte ini tidak akan lama lagi untuk bisa bersaing dengan sakte besar yang ada di wilayah selatan tempat sakte awan putih berada
"Terimakasih nak Han, aku akan menggunakan ini dengan baik, kami tidak akan mengecewakan mu"ucap matriak Ying
"Baiklah matriak, kami harus kembali dulu ke sakte, aku takut patriak Rui mencari kami, nanti kami akan kembali lagi ke tempat ini, dan satu lagi , matriak bisa pindah ke lokasi sakte gagak hitam sebelum nya, karena disana sudah tidak ada penghuni nya dan aku sudah membuat Aray formasi untuk melindungi wilayah tersebut, jadi matriak bisa tenang saat tinggal di sana"ucap Xhuhan menatap matriak Ying
"Baiklah nak Han dan kalian semua, segeralah kembali ke tempat ini, jemput ketiga putriku ini , karena saat ini mereka nampak tidak rela kalian tinggalkan"ucap matriak Ying menggoda ke tiga wanita cantik itu
"ibunda , apakah yang kamu katakan,"ucap Qiao Yi malu atas ucapan bundanya sementara kedua wanita yang lain hanya menundukkan kepalanya di samping Qiao Yi
"dan untuk sakte gagak hitam, kami akan pindah ke tempat itu nak Han, dan menjadikan sakte itu kediaman baru kami, dan kami akan mengejutkan kalian jika kalian kembali lagi ke tempat ini"ucap matriak Ying pada Xhuhan cs
"Tentu saja matriak, aku menantikan hati itu, kami mohon pamit matriak dan saudari sekalian , nanti kami akan kembali lagi ke tempat ini"ucap Xhuhan berdiri dari tempat nya di ikuti oleh yang lain
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.