DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. Kedatangan Pengganggu Lainnya


__ADS_3

Setelah kepergian Cong san yang di gotong boleh empat anak buah nya , restoran itu kembali tenang dan nampak tatapan mata orang orang yang sbelumnya menyaksikan aksi Lin Feng saat memukuli tuan muda Cong san sebelum nya kini terarah pada sosok Lin Feng yang masih acuh di tempat nya , bahkan nampak Lin Feng tengah asik berbicara dengan Ling Ling seakan tidak pernah terjadi sesuatu sebelumnya , sedangkan orang orang yang ada di sana langsung menjauh dari Lin Feng karena Mereka yakin jika patriak Cong Li tidak akan diam saja saat mengetahui anak kesayangan nya di perlakuan seperti sebelumnya nya


"Rupanya ada Yang berniat menuntut balas pada Gege , apakah perlu aku yang turun tangan untuk mengurus orang yang akan segera sampai sebentar lagi .?" Ling Ling merasakan ada aura dengan membunuh yang sangat besar menuju ke tempat itu dan memberi tahukan pada Lin Feng


"Aku tau , tidak perlu kamu turun tangan hanya untuk mengurus sampah yang sebentar lagi tiba , kamu cukup duduk dan pesan kembali beberapa minuman dan cemilan untuk menemani mu selagi aku mengurus orang ini " Lin Feng menyerah kan satu cincin penyimpan yang berisikan jutaan batu roh pada Ling Ling untuk di gunakan


"Hehehe Gege memang yang terbaik " setelah mengambil cincin pemberian Lin Feng , Ling Ling langsung memanggil pelayan dan meminta beberapa hidangan untuknya kemudian dirinya mencari tempat duduk yang ada di pojok ruangan itu , agar bisa nyaman menikmati makan an dan minuman yang ia pesan tanpa takut terkena dampak oleh kekacauan yang sebentar lagi akan tiba


Brak....


Sosok pria berumur sekitar 40 tahun an masuk kedalam restoran dengan hawa membunuh yang tidak ia tahan sedikitpun membuat pengunjung di tempat itu merasa tidak nyaman


"Bisakah kau lebih tenang pak tua , lihatlah Orang orang di tempat ini tidak nyaman dengan kelakuan tidak masuk akal mu itu " Lin Feng di buat kesal dengan orang yang masuk ke dalam restoran dengan hawa membunuh yang meluap luap dari tubuh nya , orang ini lah yang sempat Lin Feng dan Ling Ling rasakan sebelumnya


Lin Feng mengibas kan tangan nya ke udara dan langsung menghilangkan aura yang di keluarkan oleh orang di depan nya itu membuat orang orang yang yang ada di sana bernafas lega , Sebab mereka mengetahui siapa laki kaki yang tiba tiba masuk ke restoran sebelum nya , dia adalah Cong Kak , paman dari Cong San yang sbelumnya Lin Feng hajar ,


Cong Kak sendiri sebelum nya bertemu dengan rombongan anak buah Cong san yang tengah menggotong tubuh keponakan nya yang nampak mengenaskan dengan kedua tangan patah dan kondisi tubuhnya sangat parah kemudian Cong Kak menanyakan pada mereka apa yang terjadi, hingga sampailah dia di restoran tempat keponakan nya di hajar sbelumnya


"Siapa kau , ?" Tanya Cong Kak waspada saat mengetahui hanya dengan lambaian tangan nya saja aura yang di keluarkan tubuhnya bisa dihilangkan dengan mudah oleh pemuda tampan di hadapan nya


"bukankah kau datang kemari untuk mecariku ، lalu kenapa kau malah bertanya siapa aku , benar benar bodoh " Lin Feng dengan malas menjawab pertanyaan yang di ajukan padanya dengan sedikit mengejek


Cong Kak tidak langsung marah dengan apa yang di katakan Lin Feng padanya , sebab dia tidak mau gegabah saat ini , karena pemuda didepan nya tidak mungkin orang sembarangan menurutnya dilihat dari usia nya yang masih sangat muda dan memiliki kekuatan yang tidak bisa ia lihat tapi jelas dengan apa yang di lakukan oleh pemuda tampan itu sbelumnya sudah cukup menjelaskan semuanya


"Anak muda apakah kamu yang memukul keponakan ku sbelumnya.?" Tanya Cong Kak dengan hati hati , membuat orang orang yang ada di tempat itu heran dengan sikap nya , pasalnya sebelumnya Cong kak sangat arogan tapi kenapa malah berubah menjadi lebih lembut saat berbicara dengan pemuda tampan itu

__ADS_1


"Tentu saja aku yang melakukan itu , bukankah aku sudah mengatakan padamu sbelumnya " Lin Feng mengangguk menjawab pertanyaan itu


"baiklah kita hentikan masalah ini sampai disini saja anak muda ، karena akan tidak baik baik bagi anda dan juga bagi kami jika ini diteruskan " Cong kak berniat menghentikan masalah ini di disini tapi kata katanya membuat Lin Feng tidak senang


"Bisakah kau mengatakan nya lagi apa yang kamu ucapkan sebelumnya paktua , apa maksud dari ucapan mu sbelumnya jika ini akan berakhir tidak baik untukku jika di teruskan.?" Lin Feng bertanya dengan sinis dengan senyum main main di bibirnya , bagaimana bisa orang bodoh ini mengancamnya


"Tentu saja anda akan menjadi musuh keluarga bangsawan Cong kami , dan perlu anda ketahui patriak kami sudah berada di ranah dewa langit 🌟 1 saat ini sama seperti tuan kota yang memimpin kota ini ,apakah anda sanggup menanggung kemarahan seorang dewa langit ?" Jawab Cong kak dengan senyum kemenangan di wajahnya karena ia mengira Lin Feng hanya berada di ranah dewa bumi sedikit lebih tinggi dari kultuvasinya yang juga sama berada di ranah itu


"Hanya Dewa langit bahkan brau saja naik ke tingkat itu berani mengancam ku , apakah kau pikir aku takut dengan omong kosong yang kamu ucapkan itu , bahkan jika seluruh orang yang ada di keluarga bangsawan Cong datang ke tempat ini , dengan senang hati aku akan memukul semuanya seperti yang aku lakukan pada keponakan bodoh mu sebelum nya " Lin Feng di buat kesal dengan orang yang mengancamnya menggunakan latar belakang keluarganya apalagi hanya keluraga kecil yang sama sekali tidak ia tempatkan di pandangan nya


"Nak, kau berani menghina keluarga bangsawan Cong , apakah kau pikir aku sebelumnya bersikap sopan padamu karena aku takut padamu , aku akan merobek mulutmu yang sudah tidak sopan pada keluarga terhormat seperti kami " Cong San langsung bergerak dengan cepat ,


Serangan itu langsung mengarah ke kepala Lin Feng , Cong san bertujuan untuk langsung mengalah kan Lin Feng dengan satu kali serangan untuk memperbaiki wajah klan nya yang sudah di permalu kan sebelum nya


Pelayan dan para pengunjung yang ada di sana di buat ketakutan dengan pertarungan yang terjadi di sana , apalagi salah satu pelayan itu baru saja kembali dari luar dan setelah durinya kembali ia sudah melihat hal yang ia khawatir kan benar benar terjadi


"Seperti nya klan bangsawan Cong mu memang harus di musnahkan " Terdengar suara dingin yang sangat menakutkan di tempat itu , bukan hanya itu saja Cong San yang sudah sangat dekat dengan Lin Feng langsung terlempar kembali ke tempat nya bahkan mengahncurkan meja meja yang ada di sekitar nya


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


...


.....

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2