DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
.Saudara Lainnya


__ADS_3

.....Wush......


Dewa sejati putih puncak merembes keluar dari tubuh Long Zen dan menekan semua orang yang ada di tempat itu , bahkan kaisar Zi Liyan yang awalnya sangat yakin bisa menekan dengan Kultivasi nya yang sudah berada di ranah Dewa sejati putih tingkat awal pun langsung jatuh tersungkur di lantai ruangan nya


karena memang Long zen sengaja menyerang ruangan itu dengan sedikit lebih spesial dari pada ruangan lain nya , sebab kaisar sialan itu yang dari tadi bersitegang dengan tuan mudanya


banyak sekali peserta yang tidak sanggup lagi dan akhirnya pingsan , bahkan kaisar Zi Liyan dan orang orang yang ada di ruangan itu kini dalam kondisi menyedihkan


"A -ku mengaku kalah tuan muda "ucap kaisar Zi Liyan terbata bata , bahkan darah terus keluar dari mulut nya


"Cukup paman, "ucap Xhuhan tersenyum seteleh mendengar apa yang di ucapkan kaisar Zi Liyan sebelum nya


"Bagiamana kaisar yang terhormat , apakah masih ingin bermain lagi , dan untuk yang lainnya ini peringatan terakhir dari ku , Jika kalian masih keras kepala ikut campur dengan urusanku dengan kaisar sialan itu, bersiaplah karena Dewa ini akan bertamu ke tempat kalian "ucap Xhuhan mengeluarkan aura agung dari tubuhnya , bahkan semua peserta yang sebelumnya bernafas lega karena long Zen mengehentikan penekan an nya , kini kembali merasakan aura agung menerpa tubuh mereka , meski tidak terlalu berdampak fatal seperti aura milik long Zen , tapi aura Xhuhan mengandung keagungan yang membuat siapapun akan menunduk dengan aura itu


"ini , "pria paruh baya yang sebelumnya mengamati jalannya lelang dari dalam ruangan nya pun di buat kaget dengan kemunculan aura agung yang merembes keluar di paviliun nya, tak membuang waktu ,pria paruh baya tersebut Langsung menghilang dari tempatnya dan muncul di panggung


"Cukup anak muda , bisakah kau mengentikan semua ini untukku "ucap pria paruh baya tersebut menatap ke arah ruangan Xhuhan


"Tuan muda dia" ucap Long Zen gugup sambil menunjuk pria paruh baya yang tiba tiba muncul itu


"Ada apa paman , apakah paman mengenal pak tua itu .?"tanya Xhuhan pemasaran karena melihat gelagat aneh dari long Zen


"Tentu saja tuan muda , orang itu adalah Saudara Long Tu, dari klan naga petir "ucap long Zen dengan mata berkaca kaca karena bisa melihat saudaranya lagi


"apakah paman tidak salah .?"tanya Xhuhan


"Tidak tuan muda , itu benar benar suadara Tu ,"ucap Long Zen yakin


"Baiklah paman , kita temui nanti setelah selesai acara lelang ini "ucap Xhuhan pada long Zen


sementara saat ini lelang dalam keadaan hening setelah kemunculan long tu di sana , bahkan mereka sangat yakin jika pria paruh baya tersebut sangat kuat , karena sebelum nya dia tidak tertekan dengan aura yang menimpa mereka semua ,


bagaimana aura agung tersebut dapat menekan Long Tu , bahkan aura agung yang di keluarkan Xhuhan sangat menenangkan bagi ras raga seperti dirinya , berbeda jika pada musuh musuhnya , oleh karena itu Ling Tu langsung muncul di panggung untuk memastikan apa yang ia rasakan sebelumnya

__ADS_1


"Saudara Tu, senang melihatmu baik baik saja , saat ini aku ada di ruangan nomor satu bersama tuan muda , pewaris panguasa Long Wang, dan aura yang kau rasakan sebelumnya adalah milik tuan muda , jadi bersikaplah seperti biasanya , karena tuan muda ingin bermain dengan mereka dulu, dan temui kami nanti setelah lelang selesai "tiba tiba muncul suara Long Zen di kepala long Tu , yang membuat tubuhnya bergetar dan langsung membuat matanya berkaca kaca dan langsung menatap ke arah raungan nomor 1 dengan tatapan kerinduan yang terlihat jelas di Matanya, apalagi di sana ada Sang pewaris yang sudah lama dia tunggu tunggu, tapi karena dia mendengar apa yang di ucapkan Ling Zen sebelum nya , dia langsung bersikap tenang seolah tidak terjadi apa apa ,


"Baiklah , kali ini saya sendiri yang akan memandu lelang puncak ini, apakah ada yang keberatan.?"tanya Long Tu mengitari pandangannya ke seluruh peserta lelang yang ada di sana


karena tidak ada yang menjawab dia langsung berbicara lagi


"Baiklah silahkan tawar , karena aku sendiri yang bertugas di sini ,maka aku sendiri yang akan menjamin ke amanan siapapun yang memenangkan item di sesi kali ini dan jangan menggunakan kekuatan di empat ini , silahkan mulai "ucap Long Tu


"21 juta "ucap ruangan nomor nomor 2 membuka suara


"22 juta " ruangan nomor 4


"23 juta" kali ini ruangan nomor 6 yang juga ikut menawar


"25 juta "ucap kaisar Zi Liyan yang juga ikut menawar , karena dirinya sangat membutuhkan buah buahan itu


kembali pelelangan hidup dengan saut sautan suara dari para peserta lelang yang mengajukan tawaran harga


tapi hanya satu ruangan yang sampai saat ini tidak ikut menawar , yaitu rumahan nomor 10 tempat Xhuhan


andai dia tau jika Long Tu sangat menghormati Xhuhan , apakah kaisar Zi Liyan masih berani berkata seperti itu


"apakah kau ingin bersaing dengan ku pak tua.?"tanya Xhuhan mengejek sang kaisar


"Tentu saja, mari kita lihat siapa yang akan menang kali ini"ucap kaisar Zi Liyan angkuh, sebab dia yakin jika xhuhan sudah miskin karena membeli dua barang sebelum nya dan juga dirinya mendapat kan bantuan dari komandan dan jendral yang ada di sampingnya, makanya dia berani terang terangan menantang Xhuhan


"Baiklah ,35 juta "ucap Xhuhan tersenyum ke arah ruangan nomor 1


"Bajingan ini, 40 juta "ucap kaisar Zi Liyan


"50 juta " ucap Xhuhan dengan tenang


'sial, aku tidak percaya jika uang bocah itu sebanyak itu, coba kita lihat seberapa kaya kau bocah 'ucap nya dalam hati

__ADS_1


"60 juta " setelah kata ini keluar dari mulut kaisar Zi Liyan , keadaan lelang langsung riuh , karena buah yang awalnya berharga 15 juta kini naik beberapa kali lipat dan mereka semua kembali menoleh kan arah pandang mereka pada ruangan nomor 10 milik Xhuhan untuk melihat apakah pemuda itu akan merespon dengan tawaran kaisar sebelum nya


tapi beberapa lama mereaka menunggu tidak ada tawaran yang di ajukan oleh Xhuhan , sehingga membuat wajah dari kaisar Zi Liyan gelap karena marah , sebab dia sadar jika dirinya hanya di permainkan oleh bocah tersebut


"Kurang ajar"ucap kaisar Zi Liyan , karena emosi sampai sampai dia tidak sadar jika dirinya kini mengeluarkan aura nya dan mengakibatkan para peserta yang ada di bawah susah nafas.,


"Kaisar Zi Liyan, apakah kau tidak mendengar kan apa yang aku ucapkan sebelumnya, apakah kau pikir ucapan ku sebelum nya hanya bualan"ucap long Tu menatap tajam ke arah ruangan nomor 1 di sertai aura kuat yang sengaja di tujukan pada sang kaisar


"ukg..."kaisar Zi Liyan langsung mengeluarkan darah segar dari mulutnya setelah mendapat penekanan dari Long Tu


"Maaf kan saya tuan , mohon tarik aura anda "ucap kaisar Zi Liyan yang kini mulai pucat wajahnya


"ini peringatan terakhir untukmu , jangan karena kau kaisar bisa berbuat se enaknya di sini, dan ini juga berlaku pada yang lainnya , "ucap Long Tu tajam


"Baik , Apel langit di menangkan oleh ruangan nomor 1 dengan harga 60 juta batu roh tingkat tinggi "ucap Pembawa acara sebelum nya yang kini berdiri di belakang Long Tu


.


.


.


.


.


.


Bersambung



Terimakasih Dukungan nya , maaf jika sebelumnya cuma bisa up satu chapter , karena lagi ada kesibukan di real life ,

__ADS_1


..........


__ADS_2