
Melihat kaisar Han Chu hanya diam saja di tempat nya , Patriak Feng Hu mengirimkan telepati kepada tiga orang yang sudah bersiap untuk mengepung tempat ini ,
"Kalian bertiga bisa lakukan sesuatu untukku .?" ucap kaisar Han Chu menoleh ke pada tiga patriak u belakang nya
"Apapun itu katakan saja yang muilia , asal kami bisa membantu " ucap patriak Fan Yeru
"Baiklah , karena kekacauan sudah tidak bisa di hindari lagi , kalian aku perintah kan untuk melindungi semua orang yang ada di tempat ini , untuk mereka berdua kalian bisa menyerahkan nya pada ku " Kisar Han Chu menjelaskan Rencananya
"Tidak ada bantahan , cepat lakukan karena waktu kita sudah tidak banyak " melihat ke enggan an dari ketiga patriak tersebut , kaisar Han Chu langsung menatap mereka dengan serius
"Baiklah yang mulia , " kemudian ketiganya langsung bergegas mengamankan orang orang yang ada di sana , di bantu oleh kelompok Pengeran Han Dong dan yang lainnya
"Ku akui kau sangat pemberani kaisar , tapi apakah kau mengira dengan kau mengorbankan dirimu , mereka yang ada di tempat ini akan selamat , hahahaha naif " Patriak Feng Hu mencibir dan menertawakan apa yang di lakukan oleh kaisar Han Chu
pasukan dengan pakaian serba hitam tiba tiba mengepung tempat itu , dan yang membuat orang orang di sana semakin ketakutan adalah tiga orang yang merupakan orang dari pihak mereka sendiri yang nampak memimpin pasukan pemberontak itu , siapa lagi kalau bukan Han Zhong adik dari kaisar Han Chu , Duan Hong ,tetua sakte pilar suci , Chen Du tetua sakte Awan biru ,
ketiganya tertawa puas melihat situasi memihak ke pada mereka
"Bagaimana saudara Feng , apakah sesuai rencana.?" Tanya Han Zhong lantang , tanpa menyembunyikan lagi persekongkolan mereka dari orang orang yang ada di sana
"Bisa di bilang begitu , tapi aku nanti akan membunuh semua kelompok yang keluar dengan selamat dari situs sebelumnya , karena anak kami tidak ada yang selamat dari tempat itu , apakah kamu keberatan saudara Zhong , mengingat ada keponakanmu Han Dong di sana .?" jawab patriak Feng Hu
"Tentu saja tidak , kau bisa membunuh siapapun setelah ini , dan kita bisa memiliki situs kuno dan juga kekaisaran ini di tangan kita " Han Zhong tidak peduli dengan keluarga , yang ada di pikiran nya saat ini adalah kekuasaan
" Apakah sudah selesai berdiskusi nya.?" ucap kaisar Han Chu mengentikan obrolan mereka , tapi tetap dengan ekspresi datar nya
"Bagaimana mungkin kakak masih bisa berdiri , saudara Feng , apakah mereka tidak meminum racun itu .?" tanya Han Zhong baru sadar jika baik kaisar Han Chu dan ketiga patriak lainnya masih sehat sehat saja tanpa melemah sedikit pun
"Benar juga , dari tadi aku tidak memperlihatkan ini karena terbawa emosi atas kematian anak ku , tapi apa bedanya , dengan perbedaan kekuatan di antara kita dan dengan pasukan yang sudah mengepung Mereke di tempat ini , akhir dari cerita ini akan tetap sama yaitu pembantai an " Patriak Feng Hu tidak ambil pusing dengan rencana nya yang meleset , karena menurut nya dengan kekuatan mereka yang sudah melampaui orang orang yang ada di sini itu sudah cukup untuk menghapus keberadaan kaisar Han Chu dan yang lainnya
"Dong'er apakah kamu bisa membantu ketiga patriak itu untuk menjaga para penduduk dari kelompok pemberontak itu .?" tanpa memperdulikan para pemberontak di hadapan nya , kaisar Han Chu justru menoleh ke arah sang anak yang nampak tenang tenang saja di tempat nya
"Tentu saja ayah , " setelah mengetakan itu tiba tiba aura kekuatan Pengeran Han Dong melonjak naik dari yang awalnya pendekar langit 🌟 1 terus melonjak hingga berhenti di pendekar Surgawi 🌟 1 , membuat tempat itu gempar dengan kekuatan yang di miliki oleh Pengeran Han Dong
"Patriak sekalian mohon kerjasamanya " pangeran Han Dong menangkupkan kedua tangan nya saat sudah berada di dekat ketiganya
" Pangeran Anda.?" ketiga patriak itu masih tidak percaya dengan kekuatan yang di miliki Pangean Han Dong yang saat ini setara dengan mereka bertiga
"Kita bisa bahas ini nanti patriak , karena yang lebih penting untuk saat ini adalah , membunuh semua penghianat ini, " pangeran Han Dong tersenyum menatap ke arah kaisar Han Chu yang saat ini sudah merubah ekspresi nya menjadi tersenyum saat melihat para penghianat di hadapan nya ini kaget dengan kekuatan yang di miliki pangeran Han Dong
__ADS_1
"Apakah kalian penasaran dengan kejadian sebelumnya , jika ia kenapa kalian tidak bertanya padaku , ?" kaisar Han Chu menaikkan satu alisnya menatap ke arah adiknya dan juga dua patriak dari sakte aliran hitam di depan nya
"kakak , sejak kapan Dong'er Memiliki kekuatan sebesar itu , dan kenapa aku tidak tau .?" ucap Han Zhong yang sudah sangat penasaran langsung mengajukan pertanyaan pada kaisar Han Chu
"sebelum aku menjawab pertanyaan mu , sebaiknya kau jangan panggil aku kakak lagi bajingan , karena mulai detik ini kau dan para penghianat ini akan menjadi musuh Kekaisaran yang artinya kau dan yang lainnya sudah di takdir kan untuk mati hari ini " setelah mengatakan itu
aura Pendekar Dewa 🌟 1 meledak dari tubuh kaisar Han Chu membuat , lima orang yang ada di hadapan nya langsung jatuh dari ketinggian akibat tidak kuat menahan tekanan dari kekutan yang di keluarkan oleh kaisar Han Chu
"Bagaimana mungkin , sialan " patriak Feng Hu langsung berubah jelek ekspresi nya saat di jatuhkan dari ketinggian oleh aura Kisar Han Chu , bahkan raut wajahnya nampak lebih tua beberapa tahun , akibat kaget, syok , dan juga ketakutan melanda setiap pikiran mereka yang sebelum nya sudah merasa di atas angin
"Hidup yang mulia kaisar "
di keheningan itu , tiba tiba muncul suara dari patriak Fan Yeru meneriakkan kata kata yang membuat orang orang di tempat itu mengikuti nya
"Terimakasih , tapi urusan kita belum selesai , kita bunuh semua penghianat ini dan setelah itu kalian bisa lanjutkan apa yang kalian tadi teriakkan " kaisar Han Chu menoleh ke arah orang orang yang menyemangati nya sebelumnya dan menyampaikan jika masih belum saat nya untuk merayakan
"kalian semua , bunuh semua penghianat ini " suara kaisar Han Chu menggelegar di tempat itu menyulut semangat mereka
"Hurrraaaaaaaaaaaa"
ark....
tolong ....
jeritan kematian menggema di tempat itu , sebab pergerakan kelompok aliran hitam sudah di kunci oleh aura kekuatan kaisar Han Chu , jadi mereka hanya tinggal membantai mereka semua dengan mudah
hanya membutuhkan dua puluh menit untuk membunuh orang orang orang dari aliran hitam yang sebelumnya mengepung tempat itu , hanya menyisakan lima orang yang menjadi otak kudeta kali ini , yaitu Han Zhong , patriak Feng Hu , patriak Wang peng , Duan Hong dan juga Chen Du , yang nampak sudah pasrah menerima nasib mereka , setelah melihat pasukan yang mereka siapkan sudah habis di bantai di depan mata mereka sendiri
"Dong'er , pimpin beberapa orang yang bisa ikut bersama mu untuk menghancurkan dua sakte aliran hitam yang berniat memberontak sebelum nya , jangan sisakan satupun orang dari pihak mereka , bunuh semuanya , agar menjadi contoh bagi yang lainnya , " kaisar Han Chu menoleh ke arah Pangeran Han Dong yang berdiri tak jauh dari posisi nya
"Izinkan kami ikut pangeran " ketiga patriak sakte aliran putih mengajukan diri untuk ikut dalam pembersihan kedua sakte itu
"kami juga pangeran" kali ini dari kelompok Lin Feng yang di pimpin oleh Bo gang dan Ni kung yang mengejutkan diri
" kami juga " dan pada akhirnya semua kelompok utu ingin berpartisipasi dalam pembasmian ini
"Baiklah kalian bisa ikut semua nya agar lebih cepat , dan cepatlah kembali agar kita bisa segera mengeksekusi ke lima penghianat ini "
kaisar Han Chu menyetujui permintaan mereka semua untuk mengikuti pangeran Han Dong,
__ADS_1
"sisanya , bersihkan kekacauan ini dan bakar semua mayat mayat ini agar tidak menjadi penyakit , sementara untuk kelima orang ini , biarkan mereka di tanah , karena saat ini mereka sudah tidak bisa berbuat apa apa lagi "
"Siap yang mulia "
Tek.. Tek....Tek....
kaisar Han dong berjalan mendekat ke arah lima orang yang tengah meringis setelah kultivasi nya di hancurkan sbelumnya
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
. Bersambung