
"kau matilah, berkorbanlah untuk seniormu "ucap murid elite itu yang kini sudah memegang batang leher murid dalam yang saat ini juga melakukan hal yang sama , Karena Meraka memang sudah tidak memiliki Kultivasi lagi saat ini , karena Lin Feng sudah mengahncurkan nya , jadi mereka hanya bisa saling cekik seperti saat ini , berguling guling di lantai tanpa perduli pada cairan bening yang berada di lantai itu yang merupakan cairan yang mereka keluarkan sebelum nya
"maaf senior , aku tidak bisa melakukan nya karena aku juga ingin hidup" setelah mengatakan itu murid dalam tersebut juga mulai mengeraskan Cengkraman nya di leher murid elite tersebut.
melihat perkelahian dua orang di lantai yang berada di hadapan nya itu , Lin Feng hanya diam hanya menyaksikan saja tanpa bereaksi apa apa , sepuluh menit kemudian salah satu di antara mereka sudah tidak lagi menggerakkan tubuhnya , karena sudah kehabisan nafas akibat cekikan dari lawan nya , murid yang mati adalah murid dalam yang pada akhirnya kalah tenaga pada muride elite yang memiliki kekuatan fisik lebih unggul darinya ,
melihat itu , Lin Feng langsung melakukan seperti sebelumnya , melepaskan api hitam kecil dari ujung jarinya , tapi kali ini api itu langsung membakar habist mayat murid dalam ini dalam sekali jalan , bahkan mungkin tidak sampai 3 detik mayat itu sudah habis tanpa sisa , bahkan bekas cairan yang berada di tempat mayat itupun juga ikut lenyap ,
"Sekarang saatnya kau bicara , karena aku sudah cukup lama menunggumu untuk bicara , jangan buat aku menunggu lebih lama lagi " Lin Feng saat berbicara menurunkan sedikit kepala nya agak condong ke bawah pada murid elite yang terkapar dengan nafas yang masih tersengal akibat pertarungan sebelum nya , juga karena rasa takut yang tengah melanda tubuhnya saat ini
"Ba baik tuan" kemudian dengan tubuh yang masih bergetar murid itu mulai menjelaskan semuanya pada Lin Feng ,
yang bermula dari naik nya Dong Jin , putra dari kaisar Dong Lian yang sudah tewas di tangan Xhuhan saat itu , dengan sengaja menyambutnya dengan hawa membunuh yang di lepaskan untuk menyambut Xhuhan dan Qingzhu di istana, setelah itu Dong Fu Sang adik naik tahta mengantikan sang kakak yang sudah tewas , tapi tak lama ke adaan itu bertahan karena Dong Fu bersama leluhur kekaisaran tiba tiba menghilang dalam waktu yang bersamaan , yang di duga mereka berdua telah naik ke alam yang lebih tinggi , karena semua orang di Istana tau jika keduanya memiliki pil Kultivasi dan buah buahan pemberian Xhuhan sebelumnya,
__ADS_1
dan semenjak saat itulah , Dong Jin Putra tunggal kaisar Dong Lian naik tahta , yang sebelumnya ia berada di sakte Bulan suci di wilayah Utara ,
sejak saat itu wilayah timur yang merupakan wilayah kekaisaran di alam agung ini berubah di bawah pemimpinan nya , pajak naik dan keadaan rakyat nya menderita , dan puncaknya Dong Jin berniat membalaskan dendam Sang ayah yang di bunuh oleh Xhuhan dulu , dengan cara mengajak wilayah Utara dan Selatan untuk bekerja sama , untuk wilayah Utara , kedua sakte besar yang ada di sana langsung setuju karena bagaimana pun selain Dong Jin sudah jadi kaisar di alam ini ia juga mantan murid sakte Bulan suci dan untuk sakte pedang Bulan yang juga berada di wilayah utara mereka mau bergabung karena di iming imingi harta jarahan yang akan di peroleh nantinya jika berhasil menaklukkan wilayah barat yang merupakan kekuasaan sakte 2 naga dan juga sakte tombak matahari , yang merupakan sakte yang berada di bawah naungan klan Zen , yang merupakan dalang di balik kematian sang ayah ,
adapun untuk wilayah selatan yang merupakan kekuasan 2 sakte besar seperti sakte petir abadi dan sakte Cahaya langit , masih belum mengonfirmasi apakah sakte itu akan ikut atau tidak dalam rencana ini ,tapi menurut murid elite tersebut 75 persen kedua sakte di wilayah selatan itu juga akan bergabung mengingat sumberdaya yang di miliki sakte 2 naga dan klan Zen , siapa pun pasti akan tergiur untuk memiliki nya ,
dari sanalah rencana penyusupan murid sakte pun di mulai , dimana mereka bertiga di susupkan dari sakte Bulan suci yang berada di wilayah Utara tempat kaisar Dong Jin pernah menimba ilmu , tugas mereka untuk mencari tau jumlah murid yang ada di sakte 2 naga , kekuatan yang di miliki dari setiap wilayah , baik di wilayah luar, dalam dan elite , begitu juga dengan kekuatan para tetua nya , sejauh ini mereka sudah mengirimkan semua Informasi itu pada Sakte nya , dan ketiga nya akan langsung pergi dari sakte karena tugas mereka sudah selesai, tapi naas bagi ketiganya karena mereka sebelum pergi malah kedatangan Lin Feng yang memasang sudah mengendus keberadaan mereka hingga sampai terjadi seperti ini , dan kemungkinan penyerangan dari gabungan kekaisaran dan dua wilayah lainnya itu akan di lakukan 6 bulan setelah kepulangan Meraka bertiga dari sake 2 naga , tapi seperti nya hal itu tidak bisa terjadi lagi karena saat ini dari mereka bertiga hanya tersisa dirinya saja ,
"Apakah sudah semua nya .?" tanya Lin Feng , masih dengan nada datarnya , meskipun sudah mengetahui maksud dari penyusupan itu
"Saudara Zi , apakah sauadara tidak ingin bermain dengan orang ini .?" tanya Lin Feng menoleh ke arah Yan Zi yang nampak sangat marah setelah mendengar pengakuan sebelumnya, begitu juga dengan yang lainnya yang nampak mengepalkan tangannya dengan kuat , jika saja mereka tidak menggunakan topeng saat ini bisa bisa murid elite yang menjadi penyusup ini akan ketakutan melihat tatapan ganas kelima orang itu , hanya Lin Feng dan Ling Ling yang masih tenang saat ini , karena bagi mereka semua ini sudah ada dalam Rencana nya , jadi mereka tidak terkejut sama sekali
ucapan Lin Feng itu langsung membuat tubuh murid itu menggigil ketakutan sebab ia samar samar merasakan hawa membunuh yang sengaja di lepaskan ke arahnya , itupun bukan dari satu orang melainkan lima orang , dalam pikiran nya kini hanya bisa pasrah , mengingat satu orang bertopeng di depan nya ini saja sudah sangat sekejam itu , lalu bagaimana dengan mereka berlima ,
__ADS_1
andai saja ia tau jika di antara mereka bertujuh hanya 2 orang lah yang paling kejam jika di suruh menyiksa , mungkin ia tidak akan mempunyai pikiran seperti sbelumnya , apalagi Ling Ling yang memang hobinya menyiksa seseorang yang tidak ia sukai seperti para anggota topeng malam sebelum nya saat berada di alam dewa
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung