DKYB: SEPASANG PEMBANTAI

DKYB: SEPASANG PEMBANTAI
S2. 4 Vs 1 | Bergabung Ke Dalam Pesta


__ADS_3

Empat orang prajurit yang memiliki Kultivasi Semi abadi 🌟 1 yang sebelumnya nampak ketakutan , kini nampak bernafas lega setelah melihat 4 orang yang baru saja tiba itu , bukan hanya empat orang itu saja yang merasakan hal tersebut , ratusan prajurit yang masih tersisa juga merasakan hal yang sama


Sementara di tempat Ling Ling berada ,


Lima orang yang berada di sisinya melongo setelah melihat kecepatan yang di tunjukkan oleh Lin Feng sbelumnya, bahkan prajurit terkuat mereka yang berada di ranah semi abadi di jatuhkan begitu saja tanpa bisa mengelak apalagi melawan


"Saudari Ling , bisakah kita lebih dekat lagi , kami sangat penasaran dengan apa yang akan ayah dan ketiga paman saat ini lakukan, setelah melihat prajurit nya di lumpuhkan begitu saja , juga aku sangat penasaran dengan tindakan selanjutnya yang akan di lakukan oleh saudara Feng , " Fan Zhu meminta Ling Ling untuk memperdekat posisi nya ke arah mansion , agar bisa melihat lebih jelas dan juga agar bisa mendengar apa yang di bicarakan di sana saat ini


"Tentu saja bisa saudara Zhu , ini hanya urusan mudah , baiklah ayo kita mendekat ke sana " Ling Ling langsung menggerakkan tangannya untuk menggerakkan formasi yang mengurung mereka bergerak menuju mansion


Kembali ke Lin Feng


"Apakah di antara kalian berempat ada yang bernama Zen Yan.?" tanya Lin Feng pada empat orang yang berdiri di depan nya itu


'apakah di antara kalian ada yang mengetahui siapa orang ini , dan juga alasan apa sehingga orang ini datang ke tempat ini mencari saudara pertama .?' Zen Fan mengirimkan telepati pada ketiga suadara nya , yang berada di samping nya , mengabaikan pestanya an Lin Feng sbelumnya


'Maaf saudara kedua , kami tidak ada yang mengetahuinya , lalu apakah kita perlu memanggil suadara pertama dari sakte agar datang ke tempat ini atau tidak , karena orang yang ada di depan kita ini tidak sederhana , tidak ada fakultasi energi dari tubuhnya tapi meskipun begitu , orang ini bisa menemukan keberadaan kita sbelumnya meski kita sudah bersembunyi di balik ilusi ,' Zen Ho menjawab pertanyaan Zen Fan mengunakan telepati mewakili yang lainnya , karena memang Meraka tidak mengetahui nya ,


Note:


Zen Yan sauadra pertama sakligus patriak klan Zen dan juga sakte 2 naga, Zen Fan saudara kedua , Zen Yun saudara ketiga, Zen Hun ke empat , dan terakhir Zen Ho saudara ke lima , yang merupakan lima murid yang di latih secara khusus oleh long Ti dulu , dan semenjak saat itulah mereka mengambil marga Zen di awal nama mereka , karena setelah kepergian Zentian dan Xhuhan dari alam ini , klan dan sakte di serahkan pada mereka berlima dan yang terkuat dari kelima orang itu tentu saja Zen Yan dengan kekuatan Abadi 🌟 9 nya , di susul oleh ke empatnya yang berada di ranah abadi 🌟 7

__ADS_1


"Apakah sudah selesai diskusinya , jika sudah tolong panggilkan patriak Zen Yan untuk menemuiku di sini , karena di lihat dari gelagat kalian , aku tebak jika patriak Zen Yan tidak ada di antara kalian , jadi cepat lah kalian panggil kemari sebelum aku benar benar membuat kekacauan yang lebih parah di tempat ini " Lin Feng mengeluarkan salah satu koleksi pedang miliknya , yang memiliki kualitas satu tingkat di bawah pedang favorit nya ,


Srek....


Ujung pedang tersebut menggores tanah hingga menciptakan lubang Sepanjang 60 -70 Cm di sana


"Se se njata tingkat tinggi , " ke empat orang itu langsung berkata dengan serempak , terlihat raut keterkejutan dari Mereka karena pedang yang mereka lihat saat ini memancarkan aura yang sangat kuat , siapapun yang melihat nya akan sangat mudah untuk mengetahui jika pedang tersebut bukanlah pedang biasa


"Keluar kan senjata kalian , karena jika tidak , aku tidak bisa menjamin kedepannya tubuh kalian masih baik baik saja , " Lin Feng mengangkat pedangnya ke arah empat orang di depan nya untuk memprovokasi mereka


"Sudah cukup , ayo kita tangkap orang ini " Zen Fan menjadi orang pertama yang mengeluarkan pedang nya , dan langsung menerjang ke arah Lin Feng


Trang.....


Trang....


"Bersiaplah kami juga akan maju , jangan bilang ini telah tak adil , karena kau sendiri yang memintanya " Zen Ho dan yang lainnya juga ikut mengeluarkan Pedang nya masing masing untuk menyerang Lin Feng , karena Mereka merasa sosok Lin Feng yang menggunakan topeng bukanlah lawan yang bisa di hadapi oleh Zen Fan seorang diri


melihat ada tiga orang lagi bergabung ke dalam Pertarungan bukannya menghindari ketiganya justru Lin Feng mengalihkan serangan yang awalnya di tujukan pada Zen Fan justru di belokkan ke arah tiga orang yang ingin bergabung tersebut'


"Selamat Datang "

__ADS_1


swush...


Trang....


Sambutan untuk bergabung nya mereka bertiga langsung ke dalam pertarungan adalah ucapan selamat datang yang di iringi oleh serangan yang sangat cepat Menuju ketiganya , bahkan serangan tersebut membutuhkan pertahanan yang membutuhkan tiga pedang untuk menahan serangan tersebut


swush...


"Lagi"


tidak berhenti di serangan pertama Lin Feng kini mulai mengeksekusi jurus berpedang lainnya , dan mengeluarkan 1 pedang lainnya dari cincinnya , saat ini Lin Feng menggunakan dua pedang di kedua tangan nya ,


"ayo kita serang dari berbagai arah , buat dia bingung " Zen Fan memberikan komando pada ketiga saudaranya agar bisa menyulitkan Lin Feng


tap...tap....tap...tap....


empat orang tersebut langsung mengurung Lin Feng , posisi mereka berada di empat arah mata angin , sementara Lin Feng berada di tengah tengah mereka berempat , dengan meletakkan kedua pedang nya di pundak ,Lin Feng memasang pose yang sangat keren bagi siapa saja yang melihat nya kecuali empat orang yang mengelilingi nya , sebab pose yang di lakukan oleh Lin Feng seperti meremehkan mereka berempat ,


empat orang tersebut langusng berniat menyerang Lin Feng , tapi sebelum itu mereka merasakan aura orang lain mendekati tempat mereka


Dimana ada seseorang tengah mendekati tempat petarungan dengan berjalan kaki menuju tempat mereka , tidak ada yang mengetahui siapa orang itu kecuali Lin Feng , karena sosok tersebut menggunakan Pakaian berwarna putih dan menggunakan Topeng hitam , dengan pedang di punggungnya ,

__ADS_1


"Apakah aku boleh bergabung dengan kalian .?" setelah posisi orang itu cukup dekat Terdengar suara merdu yang keluar dari sosok berpakaian putih dengan topeng tersebut , yang mana itu adalah Ling Ling yang juga sudah gatel untuk merenggangkan otot ototnya yang Saudah lama tidak ia gerakkan, dia memutuskan untuk bergabung dengan Lin Feng dan meninggal kan Zen bersaudara di dalam aray formasi sebelum nya


__ADS_2